> "Tawangalun" <tawangalun@...> wrote: > Gak malu apa Mus tentara Amerika > yg hanya lawan Vietcong aja kalah, > mau nyelamatkan sandra Amerika yg > ditawan Khomeini gagal total. > Sekarang karena gak kuat lagi nglawan > Taliban juga minggat dari Afghan. > Yg dilaporkan katanya gur 2000 > tentara AS yg pulang tinggal nama.
Amerika itu bukanlah manusia tapi system sebuah negara bukan kekuasaan satu orang atau satu kelompok orang. Jadi tidak punya perasaan sombong, malu, dendam, sakit hati, atau beriman kepada... Sama yaaa... kalo sekarang bekas2 Vietcong itu banyak yang jadi warganegara Amerika pun enggak usah malu, biarpun ternyata Vietnam Utara itu kalah, juga tidak perlu malu negaranya jadi boneka Amerika. Jadi menang atau kalah sering kali kabur, bisa diputer balik, yang kalah mengaku menang, dan yang menang pura2 kalah. Tapi untuk jadi boneka atau dijadikan boneka ekonomi Amerika tentunya enggak bisa ber-pura2 khan ??? Amerika tidak bakalan mau investasi di Vietnam kalo bukan boneka-nya. Sandera Amerika yang ditawan Khomeini semuanya dilepaskan sendiri oleh Khomeini. Karena Khomeini sendiri adalah kuda hitam-nya Amerika bukan musuh bener2an musuh tapi hanya untuk mengecoh musuh2 Amerika sebenarnya. Sedangkan Taliban terlalu banyak yang dibunuh atau terbunuh bahkan jumlahnya jutaan bukan ribuan. Dan hal ini harus dirahasiakan karena bisa diprotest HAM. Jadi Amerika selalu mem-besar2kan korban dipihaknya sehingga tidak ada yang menanyakan korban dipihak Taliban. Jadi kalo ada tentara Amerika mati sebanyak 2000 orang, bisalah dibayangin berapa yang mati dibunuh oleh 2000 orang tentara Amerika yang mati ini dengan senjata2 otomatis. Perang itu tetap pasti ada korban, karena korban yang jatuh tertimpa pohon saja pun bisa merupakan korban dalam peperangan. Jadi orang2 Di Amerika pun enggak berdemo untuk menarik tentaranya dari Afghanistant, tentara hanya ditarik setelah tugas selesai. Dan Obama berhasil menyelesaikan tugas ini yang antara lain mendirikan negara boneka yang berpihak kepada Amerika, dan juga membangun kepolisian untuk mengamankan negaranya. Jadi meskipun sekarang masih ada bomb2 bunuh diri, tetapi sudah bukan ancaman negara karena sudah bisa ditangani pemerintahan-nya sendiri dan Amerika sudah boleh menarik diri. Apakah anda maksud Amerika yang menarik diri sekarang ini memalukan ??? Tentunya tidak, karena masih banyak tugas tentara Amerika untuk menegakkan HAM dimuka bumi ini antara lain menumpas Syariah Islam yang menyebabkan sesama Islam saling membunuh di Syria, Turki, Yaman, Tunisia, Palestina dan di Arab Saudia. Tentara Amerika selalu mengemban tugas2 mulia kemanusiaan, jadi tidak perlu malu dalam membela umat manusia. Yang memalukan dan selalu disembunyikan adalah sesama penegak Syariah Islam saling membantai karena tafsir Syariahnya ber-beda2 sehingga sewaktu sesama muslimin saling membantai, mereka malu menyebutkan sebab2 apa mereka membantai sesama muslimin. Sekarang semua negara2 Islam ber-teriak2 meminta tolong bantuan Amerika untuk mencegah perang saling membantai antara sesama muslimin, padahal tadinya mereka menyatakan Amerika tidak boleh campur tangan. Begitulah yang bisa anda saksikan, Turki me-ngemis2 meminta bantuan Amerika untuk memerangi Syria, tapi Amerika memang welas asih dan bijaksana, hanya mau membantu dengan makanan, obat2an, dan kebutuhan hidup saja bukan senjata2 pembunuh. Ny. Muslim binti Muskitawati. > > --- In [email protected], Muskitawati <muskitawati@> wrote: > > > > G30S PKI sudah jelas dan pasti merupakan serangan langsung dari Amerika > > dengan bekerja sama Inggris. Jadi bukan masalah internal Angkatan Darat, > > juga bukan masalah konflik antara AD dan PKI, juga bukan gerakan kudeta > > oleh PKI karena tanpa kudeta pun oleh Sukarno negeri ini sudah diwariskan > > kepada PKI dengan syarat PKI mendukung Sukarno menjadi presiden seumur > > hidup. > > > > Indonesia termasuk blok Amerika meskipun Sukarno ber-pura2 menyatakan > > negeri ini sebagai non-blok. Sukarno dan RI sendiri sebetulnya boneka > > Amerika, sejak berdirinya negara ini sudah ditopang Amerika, hanya karena > > vested interest Sukarno yang ingin terus2an jadi presiden itulah yang > > menyebabkan kekhawatiran Amerika. Semua jendral2 Indonesia adalah didikan > > Amerika dan juga setia kepada Amerika. > > > > Jadi persoalan besar bagi Amerika adalah PERANG VIETNAM yang betul2 > > mengancam superioritas Amerika dimuka bumi ini. Secara militer, Amerika > > digempur habis2an oleh pihak komunis Cina, oleh karena itu para ahli > > strategis di Amerika sudah satu pendapat, bahwa kalo Amerika ingin > > memenangkannya dengan cara2 militer maka akan mengakibatkan pelanggaran HAM > > yang justru didukungnya sendiri yang tentu akan ditentang oleh mayoritas > > rakyat Amerika itu sendiri. > > > > Atas dasar itulah keputusan presiden Amerika waktu itu Lyndon Johnson, > > adalah mengkombinasikan perang Vietnam ini bukan sekedar hanya dengan > > tentara, tetapi juga dengan perang Intelejens dimana Amerika jauh lebih > > unggul. Hasilnya antara lain bukan cuma Indonesia yang jatuh kedalam > > kekuasaan Amerika tapi juga Vietnam sendiri, Cina dan seluruh Asia Tenggara. > > > > Jadi setelah urusan 1965 dibereskan, menyusul urusan di Timur Tengah juga > > dibereskan dengan menjebak negara2 Arab untuk menyerang Israel yang > > akhirnya kalah total hanya dalam 6 hari. > > > > Jadi kalo dalam urusan G30S Suharto berhasil menculik, menguasai, dan > > mendikte Sukarno hanya dalam dua hari yaitu malam tanggal 30 Sept, hingga > > pagi tanggal 2 Oktober 1965, maka Israel hanya dalam 6 hari berhasil > > menguasai negara2 Arab. > > > > Memang untuk urusan penanganan dan pengaturan lebih lanjut masih memerlukan > > waktu2 tambahan seperti Suharto perlu waktu hingga 11 Maret 1966, tapi > > Israel masih harus menambahnya hingga tahun 1973 untuk membantai sisa2 > > pengikut Gamal Abdul Nasser dalam rekayasa perang yang bertujuan > > membersihkan semua sisa2 militer yang mendukung Gamal Abdul Nasser. > > > > Jadi sekali lagi, G30S itu bukanlah perang lokal, tapi merupakan satu > > butiran kerikil dari perang global menghancurkan komunisme yang menterror > > dunia bebas. Jadi setelah komunisme hancur lebur, maka Amerika masih harus > > menghimpun kekuatan untuk mempertahankan superioritas dan supremasinya > > diseluruh dunia, untuk itulah harus ada target baru yaitu "terrorisme > > Jihad". > > > > Perang terhadap terrorisme jihad ini tidaklah se-berbahaya komunisme, > > karena jihad Islam itu buta teknologi, mereka hantam kromo sehingga gampang > > diadu saling bantai sesama mereka sendiri, para pelakunya bukanlah orang2 > > cerdas, bukan orang2 berpendidikan melainkan orang2 terkebelakang yang > > diracuni keimanan Islam yang percaya kepada kekuatan Allah yang tidak > > pernah ada. Jadi terorisme jihad Islamiah ini bisa dipertahankan untuk > > waktu yang lama tanpa mengancam dunia bebas, karena bisa dilokasi hanya > > dalam satu negara Islam saja, tetapi juga bila perlu bisa dieksport kesemua > > negara2 didunia dengan tujuan subversi yang bisa mudah dikontrol masa > > berlakunya kapan boleh berjaya dan kapan waktunya harus ditumpas. > > > > Ny. Muslim binti Muskitawati. > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
