11.30 WIB. Saat orang kebanyakan siap - siap istirahat makan siang di kantornya 
masing - masing, sayamah baru bangun tidur. Sebagian temen temen sudah meluncur 
ke Ancol, temen yang lain lagi handle customer di Jakarta Selatan, Saya sendiri 
masih di rumah. Ya, baru bangun tidur .

Yang pertama disentuh tentu saja tablet. lihat ada berapa email yang masuk, 
sms, whatsapp, ... ngeloyor dulu ke kamar mandi, ke dapur ambil kopi, ambil 
beberapa cemilan, baringan lagi di sofa bed, nyalain netbook, nyalain rokok. 
Udud .

...

Beberapa temen kampung petar yang tinggal di negeri orang tentu gondok banget 
kalau inget tidur siang, atawa inget tanah air. Pasti ada rasa rindu. kangen. 
Nddak mungkin nddak ada rasa itu. Hujan emas di negeri orang, hujan batu di 
negeri sendiri. Pegimanapun rasa rindu pada ibu pertiwi itu pasti ada.

HABE misalnya, pernah pan die kepikir betapa sunyinya suasana rumah yang nddak 
ada siapa -siapa ... sampai sempet habe melamun ... jika saja di ruangan 
"mewah" itu hadir temen - temen nya yang   tertawa cekikikan sambil 
menceritakan kemiskinan ... ah ... betapa manisnya :-)

Temen saya yang lama tinggal di amrik dan kini menetap di bandung cerita ... 
"Kalau di lihat dari sini, kayaknya emang asyik tinggal di amrik .... saya 
pernah hidup bertahun tahun di sana dalam keadaan sejahtera, tinggal di 
apartemen bagus ... tapi tetep aja akhirnya saya rindu pulang ... saya kangen 
suasana Bandung ... saya kangen suasana Dago di waktu malam ... saya kangen 
suasana lembang ...saya rindu berkumpul dengan keluarga dan banyak teman dengan 
segala dan semua kesederhanaan yang ada di sini ..."

Yup !
Di Singapore saya mosti berjuang Xtra keras untuk bisa menyantap nasi putih, 
dibalut daun pisang dengan lauk pauk sambel terasi, jengkol goreng kecap, 
lalap, dan ikan asin merah yang dikucuri jeruk "purut" ... itu makanan sangat 
mewah dan sangat susah yang bisa di dapatkan di sana ! Yup ! Hidup sekian lama 
di sana sangatlah kering kerontang ... di mana mana orang jalan serba cepet, 
ngobrol serba cepet dan ringkes. Nddak bisa nemu warung kopi dimana 
pengunjungnya asyik sarungan dengan menu singkong rebus dan kopi tubruk dengan 
suasana udara yang sejuk .

Bagaimanapun saya sangat mencintai tanah air saya, Indonesia. Bukan sunda, 
bukan jawa, bukan islam, bukan kresten, tapi Indonesia.

Saya kangen kumpul sama anak-anak asuhan saya sambil makan mpek-mpek pak raden 
di palembang ... kangen makan duren pinggir jalan di kota Medan...kangen konvoy 
naek motor malem - malem ke Brastagi ...kangen bermain di dusun kecil yang 
bernama Bungo Tanjuang" di padang pariaman sambil main mainin pasir di pinggir 
pantai ... kangen masa-masa SMA yang sering bolak-bali ke pelabuhan ratu, tidur 
di pinggir pantai dan kumpul sama temen temen dan orang tua angkat, kangen 
dengan pasir putih pangandaran... kangen dengan hamparan kebun teh di garut 
selatan...kangen dengan anyer...kangen dengan ketan bakar di puncak pass... 
kangen dengan aliraan sungai yang sangat amat jernih yang ada di lembang ... 
dan semua itu tentu tidak ada di Singapore ! Di pinggiran kota tasik, saya bisa 
hidup tengtrem di rumah bambu di atas kolam ikan, makan ikan yang ada di kolam, 
makan nasi yang pedinya memang ditanam sendiri, metik "leunca" dan lalap serta 
cabe di pekarangan, dan makan apa adanya dengan seneng ati lapang dada ... 
damai.

Bagaimanapun ... ini negeri yang saya cintai, Indonesia.

(Jadi...kalau ada monyet busuk anak haramjadah yang merasa jumawa karena 
tinggal di leiden dan mengatakan bahwa indonesia harus belajar dari scandinavia 
... itu adalah manusia dungu yang menjijikan. kerak kenistaan. Karena Indonesia 
adalah Indonesia. )




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke