Antara las-lasan uplik & yayasan Ibrahim ini 
terdapat kekaguman yang sama terhadap Desmond Tutu 
tetapi dengan harga yang berlainan (bukan berbeda), 

http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2012/10/121004_tutu_penghargaan.shtml

Kalau dibanding bacotan si bleki kelainannya juga nyata. 

Ini yang ngasih jelas. 
Jumlahnya jelas. 
Yang dikasih pun ada. 


--- "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@...> wrote:

> FYI..
> 
> http://www.guardian.co.uk/politics/2012/sep/02/tony-blair-iraq-war-desmond-tutu
> 
> 
> --- Harry Adinegara <sans_culotte_30@...> wrote:
>
> > Perlu disimak disini, soal :betapa percumanya nyawa orang2 
> > Amerika yang dikorbankan  oleh sang presiden, presiden  Bush yang 
> > selain dia adalah seorang Christian fundamentalist juga ber-sama2 
> > para kapitalis yang ingin meraih keuntungan ...at all 
> > cost...dengan menyerang Iraq dengan ....false assumption bahwa 
> > Iraq punya weapons of mass destruction. 
> > 
> > Setelah korban nyawa sebanyak 4 ribu lebih serdadu Amerika , 
> > mereka akan hengkang dan meninggalkan Afghanistan   dan 
> > meninggalkan  kekacauan baru, dimana perang saudara, antara Shiah 
> > dan Sunni akan membikin negara ini kocar kacir, berantak-an.
> >  
> > Pikir2 perang era sekarang ini bisa dirasakan sebagai bentuk 
> > perang yang primitip, tapi sangat bisa  diandalkan. Anggapan ini: 
> > terutama ,bila kita tilik perang agresi yang dilakukan oleh 
> > imperialis US dan yang meng-"hasil"kan suatu perang yang unik 
> > bentuknya. Perang ini sudah tidak punya ciri2 perang "modern" 
> > dimana demarkasi, lini2, perbatasan bisa di-lihat. Bentuk perang 
> > di Iraq dan Afghansitan adalah perang tanpa ...front line..tanpa 
> > bisa dilihat batas, lini, antara musuh dan bukan musuh. Musuh 
> > tidak pakai pakaian seragam ,mereka ber-gerak di tengah2 rakyat 
> > (orang sipil). Bagaimana bisa kita tahu mana musuh mana bukan. 
> > Yang dikatakan musuh itu boso bule-nya sudah ....intermingled, 
> > membaur dalam masyarakat.
> > Tidak heran kalau sejak dari zaman baheula dan era zaman sekarang 
> > mulai dari invasi Rusia sampai sekutu (US dan Nato) di 
> > Afghanistan dan Iraq tidak akan bisa ada penuntasan-nya ,kecuali 
> > para agresor lari hengkang pulang kandang.
> > Dari sebab inilah para tentara ,setelah tugas dari kedua medan 
> > perang ini mengalami ganguan mental  berat, yang dinamakan
> > PTSD(Post Traumatic Stress Disorder). Banyak yang bunuh diri, 
> > puluhan ribu tentara US yang luka2. Betapa tidak! Bertugas di 
> > medan perang di kedua negara ini ibaratnya kita selalu diganggu 
> > mental kita, chawatir....jangan2 orang yang manis2 disampingku 
> > itu adalah seorang Taliban, yang setiap saat akan digunakan oleh 
> > mereka untuk membunuh.
> > 
> > Sepertinya US dan sekutu2nya itu "kualat" kena hukum karma. 
> > Menjahili orang tanpa ada sebab/alasan, kecuali mau menggarong! 
> > 
> > Harry Adinegara 
> >  
> >  
> > 
> > ________________________________ 
> > 
> > 
> > Weapons of Mass Distraction
> > by Dennis Kucinich
> > 
> > 
> > http://www.informationclearinghouse.info/article32706.htm 
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke