Bagi Genduk yg gak merasa sebagai owner Islam yo gak masalah mau turun mau naik acuh aja.Misal Genduk sebagai kacung disuatu Toko,karena bukan owner mau pengunjung banyak atau dikit gak terpengaruh opo2 bahkan malah bersungut sungut karena banyak kerjaan.Beda dg anak pemilik toko dia owner pasti amat senang kalau pengunjung toko tsb banyak.Jelas Mus.
Tawangalun. --- In [email protected], Muskitawati <muskitawati@...> wrote: > > Setiap orang di Amerika bebas keluar masuk agama apa saja, sehingga populasi > umat masing2 agama di Amerika selalu naik turun, selalu ber-ubah2, selalu > tidak mungkin menetap, dan serinkali seseorang menganut dua atau tiga agama > yang berbeda sekali gus sehingga jumlah populasi umat tidak bisa dihitung > dari jumlah umatnya saja tanpa memeriksa populasi yang double ini. > > Teman saya wanita katolik dan suaminya Islam, kalo hari Minggu bersama > suaminya berdua ke Gereja Katolik, tapi hari Jum'at hanya suaminya yang ke > Mesjid, tapi dalam pengajian dirumah sering si isteri jadi penyelenggara > mengundang orang2 Indonesia lain ke pengajian. > > Ini cuma satu contoh saja kalo me-rangkap2 dalam menganut agama terutama > dalam hubungan kekeluargaan suami isteri dan anak bisa ber-beda2 agamanya > tapi bukan artinya harus ter-pisah2 melainkan malah mereka saling menambah > kegiatannya beragama dari agama lain yang bukan agamanya. > > Teman saya selatihan Kempo, suaminya adalah black American, tapi isterinya > orang Jepang, keduanya menikah di Tokyo ketika berkenalan di Universitas > disana sewaktu sang suami mengejar gelar masternya untuk Japanese Culture. > Kedua suami isteri ini menyandang Dan 2 Kempo. Suaminya Kristen fanatic, si > isteri penganut shinto, tapi sang suami lebih sering terlihat mempelajari > agama dan ajaran Buddhis meskipun keduanya tetap merupakan aktivis Shinto > Temple dan Baptist Church. > > Masalah populasi dalam beragama sudah tidak penting sama sekali, karena > dizaman dulu nabi Muhammad selalu berusaha meningkatkan jumlah populasi > karena merasa tidak aman, karena merasa musuh2nya menjadi ancaman agamanya. > Tapi di Amerika sekarang, semua umat beragama sama2 dilindungi, tidak > dibedakan, tidak ada agama yang superior, tidak ada agama yang paling mulia, > tidak ada agama yang aseli atau agama yang palsu, tidak ada agama yang dari > Allah dan agama lain yang dari bukan Allah, SEMUANYA SAMA, diperlakukan sama > dan dilindunginya juga sama. > > Lalu buat apa membicarakan populasi ???? Stupid bukan ???? > > Jadi yang paling meng-gebu2 memaksakan peningkatan populasi hanyalah Islam, > akibatnya kehidupan dalam komunitas Islam jadi terbelenggu, umatnya saling > mencurigai satu sama lain dicurigai murtad, dicurigai pindah agama, dicurigai > musuh Islam, akibatnya kita sama2 tahu, mereka cuma saling membantai, bahkan > terbukti banyak umat Islam merasakan kedamaiannya kalo hidup di negara2 > non-Islam. Tapi hal ini tidak pernah mereka expressikan kepada umat sesama > agamanya dengan mereka, hanya berusaha saling menjauh saja apabila mereka > menyadari temannya diracuni oleh fanatisme. > > Dan ini juga terjadi di Indonesia, partai2 Islam yang ngotot memaksa umatnya > untuk hanya memilih partai2 Islam saja ternyata mengecewakan, meskipun sama2 > Islam mereka tidak mau memberi kesempatan ulama2 Islam menduduki legislatif > atau terpilih sebagai presidennya. > > Contoh saja kita lihat, Jokowi dan Ahok itu sama2 tidak terkenal, tidak ada > yang tahu siapa orang2 ini, tetapi semuanya tahu Foke dan Fausi itu adalah > orang NU, semua orang tahu kedua orang ini tokoh2 Islam yang memang ajarannya > bikin rusuh, bikin harga2 naik, bikin hidup tidak tentram. Maka yang > dipilihnya adalah Jokowi dan Ahok yang mereka tidak tahu atau tidak kenal, > sedangkan yang sudah mereka tahu pemimpin Islam tidak disukainya. Yang > penting bukan Islam, siapapun boleh dipilih. Kira2 begitulah sikap para > pemilih di Indonesia termasuk mereka yang muslimin. Contohnya saja, umat > Islam Ahmadiah yang sudah babak belum dianiaya sesama Islam mana mungkin > masih mempercayakan pemerintahannya dipimpin oleh umat yang islam juga ???? > > Demikianlah di Amerika populasi umat tidak penting, bahkan agamanya itu > sendiri juga sama sekali tidak penting, apalagi memang dilarang untuk > disebarkan di sekolah2 seperti di Indonesia yang menjadi kacau dan > pendidikannya ambruk. > > Ny. Muslim binti Muskitawati. > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
