Dia kagak kapiran.....mana ada orang kapir yang konsekwen diProl

dia itu anutan nya sama dengan VOC,sama2 bajingan.


________________________________
 From: Dimas H. Pamungkas <[email protected]>
To: N.D. Hutabarat <[email protected]>; "[email protected]" 
<[email protected]>; "[email protected]" 
<[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; 
"[email protected]" <[email protected]>; 
"[email protected]" <[email protected]>; 
"[email protected]" <[email protected]>; 
"[email protected]" <[email protected]>; 
"[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" 
<[email protected]>; *AleXander* <[email protected]>; Abbas Amin 
<[email protected]>; Abdullatif <[email protected]>; Alde baran 
(NSSP/B) <[email protected]>; Alexander Edbert 
<[email protected]>; baswati <[email protected]>; 
"[email protected]" 
<[email protected]>; Dwi Santoso 
<[email protected]>; Gabriella Rantau <[email protected]>; Iman K.
 <[email protected]>; "[email protected]" 
<[email protected]>; Islam Kristen 
<[email protected]>; item abu <[email protected]>; Jhonny Research 
<[email protected]>; Kabarmu Kutunggu 
<[email protected]>; Musik hari Ini <[email protected]>; 
"[email protected]" <[email protected]>; Richan S 
<[email protected]>; Roman Proteus <[email protected]>; Slamet 
<[email protected]>; Tawangalun <[email protected]>; yudiantogimin 
<[email protected]> 
Sent: Tuesday, November 6, 2012 2:38 AM
Subject: Re: [MURTADIN_KAFIRUN] Syiah maupun kafir sama saja bagi Islam
 

Sialan.
Sekarang tamanbaru pake nama syiah.

Apa sih maunya org kafir yg satu ini!!

Powered by Telkomsel BlackBerry®
________________________________

From:  "N.D. Hutabarat" <[email protected]> 
Date: Tue, 6 Nov 2012 07:26:06 +0000 (GMT)
To: [email protected]<[email protected]>; 
[email protected]<[email protected]>; 
[email protected]<[email protected]>; 
[email protected]<[email protected]>; 
[email protected]<[email protected]>; 
[email protected]<[email protected]>; 
[email protected]<[email protected]>; 
[email protected]<[email protected]>; 
[email protected]<[email protected]>; *AleXander*<[email protected]>; 
Abbas Amin<[email protected]>; Abdullatif<[email protected]>; Alde 
baran \(NSSP/B\)<[email protected]>; Alexander 
Edbert<[email protected]>; baswati<[email protected]>; 
[email protected]<[email protected]>;
 Dimas H. Pamungkas<[email protected]>; Dwi Santoso<[email protected]>; 
Gabriella Rantau<[email protected]>; Iman K.<[email protected]>;
 [email protected]<[email protected]>; Islam 
Kristen<[email protected]>; item abu<[email protected]>; Jhonny 
Research<[email protected]>; Kabarmu 
Kutunggu<[email protected]>; Musik hari 
Ini<[email protected]>; 
[email protected]<[email protected]>; Richan 
S<[email protected]>; Roman Proteus<[email protected]>; 
Slamet<[email protected]>; Tawangalun<[email protected]>; 
yudiantogimin<[email protected]>
ReplyTo:  "N.D. Hutabarat" <[email protected]> 
Subject: Re: [MURTADIN_KAFIRUN] Syiah maupun kafir sama saja bagi Islam

NDH
6 11 2012

QUALITAS JURISDIKSI NKRI

1.Kini NKRI Pembangunan Jilid II 1995/2045, ORREF Murni.
2.Kelompok Ekstrim harus sadar masuki Supremasihukum NKRI.
3.Jumlah 50 Polisi vs 30 Demonstran Ekstrimis hendaknya
  sanggup melerai memberi kesadaran pada Ekstrimis.
4.Pakar Ilmu Pengetahuan bertalian dan global sudi beri
  ketegasan pemahamannya !




________________________________
 From: Syiah <[email protected]>
To: [email protected]; [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; [email protected]; 
*AleXander* <[email protected]>; Abbas Amin <[email protected]>; 
Abdullatif <[email protected]>; Alde baran (NSSP/B) 
<[email protected]>; Alexander Edbert <[email protected]>; 
baswati <[email protected]>; "[email protected]" 
<[email protected]>; Dimas H. Pamungkas 
<[email protected]>; Dwi Santoso <[email protected]>; Gabriella Rantau 
<[email protected]>; Iman K. <[email protected]>; 
"[email protected]" <[email protected]>; Islam 
Kristen <[email protected]>; item abu <[email protected]>; Jhonny 
Research <[email protected]>; Kabarmu Kutunggu 
<[email protected]>;
 "[email protected]" <[email protected]>; Musik 
hari Ini <[email protected]>; "[email protected]" 
<[email protected]>; Richan S <[email protected]>; Roman 
Proteus <[email protected]>; Slamet <[email protected]>; Tawangalun 
<[email protected]>; yudiantogimin <[email protected]> 
Sent: Tuesday, November 6, 2012 2:23 AM
Subject: [MURTADIN_KAFIRUN] Syiah maupun kafir sama saja bagi Islam
 

  
Kelompok intoleran gagalkan ibadah jemaat HKBP Filadelfia

Sekelompok massa muslim radikal menghalang-halangi jemaat gereja HKBP Fildelfia 
di Bekasi, Jawa Barat kemarin ketika jemaat hendak mengadakan kebaktian di 
halaman depan gereja yang masih disegel oleh pemerintah daerah kota Bekasi.

“Massa sudah berada di tempat pukul 08.00 WIB, sejam sebelum kebaktian dimulai. 
Mereka membawa pengeras suara dan menyetel musik dengan keras sambil 
mengeluarkan nada-nada ancaman kepada kami”, demikian kata Pendeta Palti 
Panjaitan, pimpinan jemaat HKBP Fildelfia kepada ucanews.com.

Ia menjelaskan, sempat terjadi negosiasi dengan 30-an massa yang juga terdiri 
dari ibuibu dan anak-anak dan menyebut diri dari Forum Komunikasi Umat Muslim 
tersebut. Namun, tidak ada kata sepakat setelah Pendeta Panjaitan berupaya 
berdialog dengan Ustadz Naimun, pimpinan massa.

“Mereka tetap saja menolak ketika kami meminta agar dibolehkan beribadah di 
situ”.

Menurut Pendeta Panjaitan, di tempat kejadian terdapat sekitar 50-an polisi dan 
Satpol PP yang berjaga. Saat massa terus mengancam, aparat keamanan malah ikut 
meminta jemaat untuk membatalkan ibadah.

“Mereka bilang, jangan sampai terjadi aksi kekerasan”.

Ia mengaku kecewa lantaran aparat keamanan bukannya melindungi jemaat yang mau 
beribadah.

“Aparat justeru mencari aman dengan mengevakuasi dan melanggar hak 
konstitusional kami sebagai warga negara”, tegasnya.

Theophilus Bela, sekertaris jenderal Indonesian Commitee on Religion for Peace 
mengatakan, kelompok radikal Muslim masih saja menjadi kekuatan yang mampu 
mengalahkan hukum dan aparat keamanan.

“Mereka sudah berkuasa di negeri ini. Dan, sialnya, pemerintah lebih tunduk 
pada desakan mereka daripada menaati hukum”.

Bela menjelaskan, tidak ada jalan lain bagi penyelesaian konflik jemaat HKBP 
Fildelfia, selain ketegasan sikap pemerintah dalam menaati hukum.

“Kalau pemerintah masih saja kalah berhadapan dengan kelompok radikal, jangan 
harap kasus ini selesai”.

Sudah 5 tahun jemaat HKBP Fildelfia menghadapi persoalan yang menimpa gereja 
mereka.

Pada Desember 2009 Walikota Bekasi mengeluarkan surat yang membatalkan 
pembangunan gereja. Meski pada Juli 2011 lalu, Mahkamah Agung membatalkan surat 
walikota tersebut, namun mereka tetap saja tidak mendapat restu untuk 
mendirikan gereja.

Bulan Mei lalu, mereka sempat diserang dan dilempari batu dan urin oleh Muslim 
radikal, yang memaksa mereka membatalkan ibadah.

Mulai Mei, setiap dua kali sebulan mereka bergabung dengan jemaat GKI Yasmin, 
Bogor, Jawa Barat – yang juga menghadapi problem pendirian gereja – beribadah 
di depan istana presiden, berharap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono peduli 
pada persoalan yang mereka hadapi.

Mereka berjanji akan terus berupaya agar mendapat kebebasan beribadah, salah 
satunya, bisa merayakan Natal tahun ini dengan nyaman.

 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke