----- Forwarded Message -----
From: Idrus Arab <[email protected]>
To: "[email protected]" <[email protected]>;
"[email protected]" <[email protected]>
Cc: "[email protected]"
<[email protected]>
Sent: Tuesday, November 6, 2012 3:39 PM
Subject: Stephen Thong sesat
HATI2
AKIBAT AJARAN STEPHEN TONG
Dari hasil survei pengikut2 sekte reformed ditemukan bahwa
mereka fanatik pada ajaran manusia TENTANG firman Tuhan dan bukan tumbuh dalam
ajaran firman Tuhan. Dari survei yang diadakan di USA dan Eropa ditemukan juga
bahwa ajaran reformed dimulai dari falsafah Katolik Agustinus yang diteruskan
Calvin dulu kala dan di tanah air dipropagandakan Stephen Tong, Daniel Lucas
Lukito dkk. Aliran reformed injili TIDAK dibangun di atas dasar firman Tuhan,
tetapi dibangun di atas dasar falsafah katolik agustinus yang diangkat bulat2
oleh John Calvin yang dulunya memang imam katolik. Itulah sebabnya reformed
injili mengikuti sebagian praktik katolik seperti permandian bayi dll. Intinya
hati2 terhadap ajaran Stephen Tong, Daniel Lucas Lukito dll yang membuat
fanatik pada teori2 seperti TULIP, dll tetapi menjauhkan dari firman Tuhan.
Sekali lagi hati2lah terhadap ajaran Tong dkk.
Sumber :
http://reformedinjilindo.blogspot.com/2008/05/hati2-akibat-ajaran-stephen-tong.html
Surat terbuka untuk
Stephen Tong.
DOKTRIN TRINITAS (ALLAH
TRITUNGGAL) AJARAN STEPHEN TONG, BUKAN AJARAN ALKITAB!
(Frans Donald [Unitarian]
menjawab fitnah Stephen Tong)
Dalam bukunya yang telah beredar sejak tahun 1990, berjudul “Allah Tritunggal”,
Stephen Tong, Pendeta Gereja Reformed Injili Indonesia, menegaskan bahwa
Unitarian (di samping Saksi Yehova, Mormon, dan teologi Liberal) adalah ajaran
sesat (halaman 72, Stephen Tong, Allah Tritunggal, cetakan ke-9, 2006).
Sebagai seorang Unitarian, tentu saja saya berhak menanggapi tuduhan Stephen
Tong tersebut. Tong menganggap Unitarian sesat karena Unitarian tidak beriman
pada doktrin Tritunggal (Trinitas). Nah, melalui tulisan ini, saya ingin
menyampaikan bahwa tuduhan Tong terhadap kami (Unitarian) adalah tuduhan yang
ternyata hanyalah tuduhan yang didasarkan pada teorinya sendiri. Argumen Tong
hanya ide atau pikirannya sendiri, sama sekali tidak Alkitabiah! Bahkan di
Pendahuluan bukunya, Tong sendiri mengakui bahwa:
Istilah Tritunggal belum pernah muncul di Perjanjian Lama. Istilah ini juga
belum pernah muncul di Perjanjian Baru. Jadi istilah ini tidak pernah muncul di
seluruh Alkitab. (Hal. 1 buku Allah Tritunggal, karya Stephen Tong, 2006)
Namun, di halaman Prakata bukunya, Tong menegaskan pula bahwa:
Salah satu keunikan Kekristenan adalah kepercayaan terhadap Allah Tritunggal,
yang tidak ada pada agama-agama lain. Doktrin yang begitu jelas diajarkan dalam
Alkitab ini selalu menjadi kesulitan yang besar bagi orang Kristen maupun orang
bukan Kristen. Memang secara terminology istilah ini tidak muncul dalam
Alkitab. Namun seluruh Alkitab mengandung ajaran yang penting ini. (Tong,
2006).
Pendapat-pendapat Stephen Tong tersebut sangat ambigu (berstandar ganda). Di
satu muka Tong ingin tampak jujur mengakui bahwa istilah Tritunggal itu tidak
Alkitabiah, tapi di mukanya yang lain Tong menegaskan bahwa ajaran (doktrin)
Tritunggal terkandung di seluruh Alkitab. Istilah Tritunggal jelas tidak
Alkitabiah tapi Tritunggal terkandung di Alkitab, kira-kira begitu menurut
Tong. Di sini Tong tampak seolah bermuka dua dalam upaya membela doktrin
Tritunggal versinya.
Juga pernyataan Tong bahwa “Tritunggal tidak ada pada agama-agama lain” ini
jelas adalah sebuah pernyataan yang mengada-ada untuk menyangkal kenyataan yang
ada, terbukti di berbagai agama pagan di dunia, adanya dewa-dewa Tritunggal
telah banyak dikenal dalam berbagai budaya kafir. Misal:
Di Mesir: Tritunggal Horus-Osiris-Isis berkembang abad 2 SM;
Di Babel: Tritunggal Istar-Sin-Samas, abad ke-2 SM;
Di Palmyra: Tritunggal Allah Bulan-Allah Langit-Allah Matahari, abad 1 M
Dalam buku yang hanya berisi teori-teorinya sendiri itu (tidak Alkitabiah tapi
diracik-racik agar terkesan seolah Alkitabiah!), Tong menuliskan juga:
… tidak mungkin Tritunggal dimengerti seluruhnya oleh rasio manusia. … Memang,
doktrin Tritunggal adalah doktrin yang paling sulit dimengerti, paling sulit
dijelaskan, paling sulit diterima dan sulit dipercaya, diungkapkan dengan
kata-kata atau istilah-istilah manusia (hal. 9, Tong, 2006).
Nah, jika Stephen Tong sendiri mengakui bahwa Istilah Tritunggal tidak
Alkitabiah, doktrin Tritunggal membingungkan, Tritunggal adalah doktrin yang
paling sulit diterima dan sulit dipercaya, tapi sayang sekali mengapa kemudian
Tong dengan berani sesumbar mengklaim bahwa Unitarian (dan golongan lain yang
tidak percaya Tritunggal, Saksi Yehova, Mormon, Kristen Liberal, dllnya.)
adalah sesat!? Menurut saya, tuduhan “sesat” yang dilontarkan Tong terhadap
Unitarian adalah black campaign (kampaye hitam) dan fitnah belaka untuk
mempropagandakan ajaran organisasinya yang merasa paling benar sendiri!
Tetapi, soal dianggap sebagai “Penyesat”, saya sebagai pengikut Yesus dan
saudaranya Yesus, saya justru tersanjung jika ada orang yang menuduh saya
sebagai “penyesat”, karena Yesus sendiri juga pernah dianggap sebagai
“PENYESAT” oleh tokoh-tokoh agama di zamannya (baca: Matius 27: 62-63). Jadi,
gelar “penyesat” yang kerap saya terima justru makin mengukuhkan bahwa saya
memang benar-benar adiknya (saudara mudanya) Yesus. Yesus pernah dicap sebagai
“PENYESAT” oleh tokoh-tokoh agama (teolog-teolog) di zamannya, maka wajar saja
jika saya juga dicap sebagai “PENYESAT” oleh pendeta-pendeta di zaman yang
penuh kemunafikan dan tipuan agama ini.
Stephen Tong bukan Kristen!
Kristen = Pengikut Kristus. Ukuran “Kristen” atau “bukan Kristen” standar
ukurannya jelas adalah Alkitab dan kata-kata Yesus. Jika seseorang berani
mengaku Kristen namun ajarannya tidak didasarkan dari Alkitab / kata-kata
Yesus, maka hakikatnya orang tersebut adalah Kristen Palsu (Pengikut Yesus
Palsu). Jika Yesus dan para rasul tidak pernah mengajarkan Tritunggal, kemudian
ada seseorang yang mengaku pengikut Yesus dan pengikut para rasul tapi kemudian
gencar mengajarkan Tritunggal (ajaran baru tidak pernah diajarkan oleh Yesus!),
maka ajaran orang tersebut telah menyimpang dari ajaran Yesus / para rasul.
Yesus dan para nabi serta rasul tidak pernah mengajarkan Tritunggal, sementara
Stephen Tong berkeras mengajarkan Tritunggal yang tidak Alkitabiah. Artinya
jelas Stephen Tong bukan pengikut Yesus / para nabi / para rasul! Tong hanyalah
pengikut filsafat-filsafat (teori)-nya sendiri! Tong bukan Kristen sejati, maka
jika Tong berani mengklaim Unitarian (Kristen Liberal, Mormon, Saksi Yehova,
dan agama lain yang tidak percaya Tritunggal termasuk Islam) sebagai “sesat”,
hal itu hanyalah seperti “maling yang teriak maling”.
Jadi siapa yang sesat sebenarnya? Agar tidak terjadi fitnah yang berkembang
tanpa dasar yang jelas dalam masyarakat, saya sangat berharap Stephen Tong
bersedia “dialog/debat terbuka” dengan Unitarian (Saya&Tim) untuk
membuktikan tuduhannya di muka umum. Ayo Stephen Tong, jangan cuma jadi tong
kosong yang berbunyi nyaring di komunitas gereja anda saja, kalau anda merasa
benar dan tidak fitnah, bicaralah di depan wartawan-wartawan, di depan
orang-orang Islam, di depan kami (Unitarian), di depan umum! Silahkan saja jika
Tong mengklaim kami (Unitarian) sesat, dan sebaliknya kami (Saya & Tim
Unitarian) akan buktikan bahwa ajaran Tritunggal Stephen Tong bukan ajaran
Kristen, bukan ajaran Yesus, bukan ajaran Alkitab, melainkan ajaran Iblis yang
menyamar sebagai malaikat terang!
“Ketahuilah sahabatku, bahwa Tritunggal dilahirkan lewat tiga ratus tahun
setelah diberikannya Injil purba; ia (doktrin Tritunggal) dikandung dalam
ketidakpahaman, dimunculkan dan dipertahankan oleh kekejaman”- Anthony Buzzard
dalam bukunya: The Doctrine of the Trinity.
Encyclopedia Americana mengatakan bahwa doktrin Tritunggal bukan ajaran
Kristen! :
“Kekristenan berasal dari Yudaisme, dan Yudaisme adalah Unitarian ketat. Jalan
yang membimbing dari Yerusalem ke [konsili] Nicea samasekali tidak lurus.
Trinitarianisme abad ke-4 tidak mencerminkan secara akurat ajaran Kristen purba
mengenai kodrat Allah; sebaliknya
[Trinitas] adalah penyimpangan dari ajaran [Kristen purba] itu. …”-
Encyclopedia Americana.
“Asal usul Tritunggal (Trinitas) sepenuhnya kafir”- The Paganism in Our
Christianity.
Sumber :
http://fransdonald.blogspot.com/2008/07/surat-terbuka-untuk-stephen-tong.html
STEPHEN
TONG & TULIP SESAT KAN REFORMED INJILI
Tulip
adalah man-made doctrine yang gagal dan menyedihkan. Bukan semata menyedihkan
tetapi menyesatkan. Ajaran doktrin TULIP adalah karangan yang merusak iman
Kristen.
Berikut kutipan buku Frank Page: Trouble With The Tulip
The downside of this resurgence (of Calvinism) is that many people are
falling into a trap set long ago. Manmade doctrines always fail. When any
person or person begins to adhere to the teachings of one person, they join the
company of many others who have made this serious mistake. It is most grievous
to see a large number of individuals accept without question the doctrine of
John Calvin in regards to salvation. (P. 73-74)
If one does follow the logic of Calvinism, then a missionary or evangelistic
spirit is unnecessary. If irresistible grace is the truth, then there is no
need to share Christ with anyone, since those persons whom God has elected are
irresistibly going to be drawn into His kingdom anyway. If one studies the
pages of history, one will see that Calvinistic theology (Five Point) has
encouraged a slackening of the aggressive evangelistic and missionary heartbeat
of the church. All too often, this precious spirit of concern and urgency is
replaced by a cold, logical, haughty spirit. (P. 74-75)
Herschel Hobbs said it well when he described John 3:16 “For God so loved
the world (not certain ones in it), that He gave His only begotten Son, that
whosoever (anyone, anywhere, anytime) believeth (an act of man’s free will) in
Him should not perish (be lost, destroyed, or go to hell), but have everlasting
life.” God’s Word is clear. Let it speak for itself. (P. 76)
I want to very clearly state that my intention in this book is not simply to
disprove the philosophical system of Calvinism, though I believe that will
occur. Instead of adhering to a system of logic, which many seek to do or
adhering in blind devotion to the teachings of any one scholar, as some are
prone to do, I propose that we look to God’s Word for His clear teaching. (P.
7)
There are many persons belonging to churches that officially believe “five
point” Calvinism. Many of them express surprise when they are told what their
church truly believes. I would like to challenge all who truly believe in five
point Calvinism to stop being closet Calvinists! If you truly believe these
doctrines, then let others know about it. They need to know what you believe.
Sumber :
http://reformedinjilindo.blogspot.com/2006/06/stephen-tong-tulip-sesat-kan-reformed.html
STEPHEN TONG ANTI CHARISMATA
Tong
& Reformed Injili, Seminari SAAT, Malang dkk anti karunia Roh Kudus. Mereka
mengajarkan ajaran palsu bahwa karunia2 mujizat stop pada abad 1 Masehi dengan
adanya Alkitab Perjanjian Baru.
Ajaran palsu tentang karunia mujizat stop abad I diajarkan Benjamin Warfield.
Ajaran palsu ini tidak ada bukti dalam Alkitab sama sekali. Tong dkk membuat
dogma yang tidak ada dalam Alkitab.
Tidak ada 1 ayat Alkitab juga yang mengajarkan bhw karunia mujizat dan bahasa
roh sudah berhenti. Itu cara Tong dkk mengajar dogma: ikuti ajaran manusia dari
grup Reformed Calvinis meski tidak ada dalam Alkitab.
Sumber http://karuniaroh.blogspot.com/
REFORMED
INJILI TRUS SAJA CURI DOMBA
Cara2 licik reformed injili Stefen Tong dan kroninya yaitu curi
domba dengan cara rohani. Ini licik bin jahat. Kenapa? Tujuan halalkan cara
licik cara rohani. Maksud sudah jahat: rebut jemaat gereja2 lain. Cara licik
gimana? Pake cara seminar2 nasional. Pake cara2 siasat Kebaktian KKR alias
kebangunan rohani nasional. Adalagi seminar2 pembinaan iman.
Begini saudara2 pendukung Tong untuk pencurian domba. Kalian bina iman anggota
kalian. Apapula maksudnya disebar sana sini? Kalian kan tau siapa jemaat
kalian. Kenapa harus gembar gembor promosi sana sini. Pion2 reformed injili
bergerilya di gereja2 non reformed untuk mengajak mengundang mengusahakan agar
dibina iman mereka oleh si stefen tong ini. Ini cara2 licik bin jahat alias
imoral.
Lo kaum reformed injili kalao mau anggota banyak lo mengabarkan injil ke orang
Moslem dll. Jangan kalian kerjaannya cuma membina jemaat orang dengan niat
jahat membangun rumah dengan mencuri bahan2 dari rumah orang lain.
Dasar licik alias rakus bin non ethical. Rampas jemaat orang dengan alasan
rohani macam2. Sejak kapan kalian diberi mandat dari sorga untuk membina jemaat
orang lain? Dasar perusak gereja perampok jemaat2 orang lain. Ini suatu tanda
biadabnya aliran ini. Tujuan menghalalkan cara. Tujuan jahat dicapai dengan
menggunakan nama Tuhan. Biar aja orang ikut gerejanya kenapa harus dibujuk
diajak sana sini. Dasar licik bin jahat.
sumber :
http://reformedinjilindo.blogspot.com/2011/10/reformed-injili-trus-saja-curi-domba.html
Stephen Tong dan kroni2nya menipu para calon pendeta di STTRI
dan di SAAT Malang dengan MENAKLUKKAN SEGALA ISI ALKITAB KE BAWAH TELAPAK KAKI
TULIP.
Misalnya, John 1:29 dibaca: “…Behold the Lamb of
God, the One taking away (airōn) the sin of the
world…”
Dari bagian nats yang mana para calvinis
menyelundupkan orang pilihan sebagai makna dari “the world?” Kamus manakah itu?
Dari buku grammar manapula itu “the world”=orang pilihan? Tidak ada di manapun
kecuali dalam TULIP. Jadi firman harus terus menerus ditekuk untuk propaganda
ajaran sesat TULIP.
World is a monadic
or indivisible construction –
monadic berarti “world” cuman satu. Ato “the God” juga monadic construction.
Tidak bisa dibelah dua!
Seperti kalo dalam bhs Inggeris ada konstruksi
“the world”—cuman ada satu indivisible world. Tidak bisa dibelah dua! Konteks
juga TIDAK memberi indicator itu. Bahkan sebaliknya.
Mengapa ORANG PILIHAN TIDAK ADA DALAM KONTEKS
dan mengapa ORANG PILIHAN TIDAK PUNYA SEMANTIC MEANING YANG SAMA DENGAN ‘THE
WORLD” tetapi oleh reformed injili dibaca sebagai mengangkut dosa orang
pilihan?
Tuntutan dewa TULIP!
“The World” TIDAK BISA DIBAGI MENJADI ORANG2
YANG DIPREDESTINASI MASUK SURGA DAN YANG DIPREDESTINASI MASUK NERAKA!
Itu tidak bisa di-JUSTIFIED dari dalam nats!
Coba lo suruh dosen PB di STTRI dan SAAT untuk
baik2 baca ayat ini:
1 Jn 2:2 reads: “. . .and He, Himself, is
Hilasmos concerning the sins of us, but [de] not concerning ours [sins] only,
but [alla, stronger than de] also concerning the world as a whole (holou)…; The
world as a whole translates the force of the predicate position: holou tou
kosmou. 1 John also uses this SAME CONSTRUCTION
in 5:19 where the word order is “. . . ho kosmos holos, i.e., the entire
(holos) world lies in the evil one.” (see: see Herbert Weir Smyth, Greek
Grammar, 1175).
Christ died for the world as a whole . . . the
entire world [that] lies in the evil one. Accordingly, the Atonement is
coextensive with the Fall.
Dari mana lo selundupkan Limited Atonement here?
Christ gave His life as Atonement for sins, both
ours and those of the whole world (1 John 2:2). John’s usage of whole (holou)
cannot be evaded. In the same sweeping context he points out “the whole (holos)
world lies in the wicked one” (1 John 5:19).
Anybody who assumes that whole applies only to
the chosen or elect of God in 2:2, then, that the whole (holos) world lies in
the wicked one must also apply to the elect, not the rest of the world. Is this
what the Calvinist wants to say? This is what he must say if the theory on 1 Jn
2:2 is maintained! But the force of alla + kai cannot be avoided.
“. . . so that by the grace of God He might
taste death on behalf of (huper) every man” (Hebrews 2:9). Limitation?
“. . . the Son of man came to seek and to save
the thing having been lost” (Luke 19:10). Who was lost? Was it the whole world?
Selama kalian baca Alkitab dengan kaca mata
TULIP kalian terus akan ditipu oleh ajaran sesat tersebut. Kalian dirampok
TULIP.
Sumber :
http://reformedinjilindo.blogspot.com/2012/07/stephen-tong-merugikan-mahasiswa-stti.html
STEPHEN
TONG DAN INJIL PALSU YES=NO
Aliran menyimpang yaitu calvinis reformed injili adalah satu
aliran agama yang licik!
Biasanya mereka bicara depan lain belakang lain pula. Depan tereak2 agar orang
percaya Yesus. Diam2 mereka menekankan orang tidak bisa percaya.
Lalu mereka ngarang satu ajaran jahat yaitu: orang diselamatkan dulu barulah
mempercai Yesus Tuhan dan Juruselamat.
Para calvinis ahli bicara yes=no, atau yes and no; no/yes untuk menganut ajaran
yang menentang firman Allah.
Mereka akan muter ngalor ngidul muter balik firman Allah supaya terdengar
seakan mengajarkan calvinisme reformed injili.
Ajaran sesat ini mengajar bahwa orang berdosa DISELAMATKAN DULU baru kemudian
percaya Yesus!
Meski itu bukan ajaran firman tetapi mereka membaca firman gaya tupai meloncat
sana sini dengan lincahnya sampai orang2 ketipu: menjadi percaya bahwa memang
Alkitab mengajar doktrin bahwa orang DISELAMATKAN DULU BARU KEMUDIAN PERCAYA
YESUS!
Menurut aliran licik menyimpang ini: iman percaya tidak diperlukan agar
menerima keselamatan!
The Westminster Confession of Faith:
“This effectual call is of God’s free and special grace alone, not from
anything at all foreseen in man; who is altogether passive therein, until,
being quickened and renewed by the Holy Spirit, he is thereby enabled to answer
this call, and to embrace the grace offered and conveyed in it.”
Loraine Boettner jual kecap serupa: “A man is not saved because he
believes in Christ; he believes in Christ because he is saved.”
Arthur W. Pink meneruskan penipuan itu sbb: “A man is not regenerated because
he has first believed in Christ, but he believes in Christ because he has been
regenerated.”
R. C. Sproul menjelaskan ajaran sesat ini sbb: “We do not believe in order to
be born again; we are born again in order that we may believe.
Ajaran seperti ini tidak ada dalam firman Allah tetapi ditinggikan dalam aliran
calvinis reformed injili.
Sumber :
http://reformedinjilindo.blogspot.com/2012/08/stephen-tong-dan-injil-palsu-yesno.html
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/