Bila kurang jelas tanya baik baik kepada Bro Batara R Hutagalung, jangan 
nanya ke binatang purba bersel satu amuba juspig, dari dia mah dapatnya 
anjing doangan.
++++++


13 Fakta Tentang Hari Pahlawan

beritaunik! | Nov 10, 2012 | Kategori Tahukah Kamu?

Pertempuran Surabaya merupakan peristiwa sejarah perang antara pihak tentara 
Indonesia dan pasukan Belanda. Peristiwa besar ini terjadi pada tanggal 10 
November 1945 di Kota Surabaya, Jawa Timur. Pertempuran ini adalah perang 
pertama pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah Proklamasi 
Kemerdekaan Indonesia dan satu pertempuran terbesar dan terberat dalam 
sejarah Revolusi Nasional Indonesia yang menjadi simbol nasional atas 
perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme. (Ricklefs 1991 : 217).
Untuk itu, kali ini saya akan mencoba untuk menguak tentang: “13 Fakta 
Tentang Hari Pahlawan 10 November 1945″
1. Pertempuran tanggal 10 November di kota Surabaya, adalah pertempuran 
pertama setelah Indonesia Merdeka, dan menjadi salah satu perang terdasyhat 
yang pernah terjadi di dalam Sejarah Republik Indonesia.
2. Pertempuran 10 november dipicu oleh kedatangan Belanda dan Inggris serta 
NICA. yang ingin menduduki Indonesia setelah merdeka dan jepang menyerah 
kepada Pasukan Sekutu.

3. Sekelompok orang Belanda di bawah pimpinan Mr. W.V.Ch Ploegman pada sore 
hari tanggal 19 September 1945, tepatnya pukul 21.00, mengibarkan bendera 
Belanda (Merah-Putih-Biru), tanpa persetujuan Pemerintah RI Daerah Surabaya, 
di tiang pada tingkat teratas Hotel Yamato, sisi sebelah utara. Keesokan 
harinya para pemuda Surabaya melihatnya dan menjadi marah karena mereka 
menganggap Belanda telah menghina kedaulatan Indonesia, hendak mengembalikan 
kekuasan kembali di Indonesia, dan melecehkan gerakan pengibaran bendera 
Merah Putih yang sedang berlangsung di Surabaya.
4. Residen Sudirman, pejuang dan diplomat yang saat itu menjabat sebagai 
Wakil Residen (Fuku Syuco Gunseikan) yang masih diakui pemerintah Dai Nippon 
Surabaya Syu, sekaligus sebagai Residen Daerah Surabaya Pemerintah RI, 
datang melewati kerumunan massa, lalu masuk ke hotel Yamato dikawal Sidik 
dan Hariyono. Sebagai perwakilan RI dia berunding dengan Mr. Ploegman dan 
kawan-kawannya dan meminta agar bendera Belanda segera diturunkan dari 
gedung Hotel Yamato.
Dalam perundingan ini Ploegman menolak untuk menurunkan bendera Belanda dan 
menolak untuk mengakui kedaulatan Indonesia. Perundingan berlangsung 
memanas, Ploegman mengeluarkan pistol, dan terjadilah perkelahian dalam 
ruang perundingan. Ploegman tewas dicekik oleh Sidik, yang kemudian juga 
tewas oleh tentara Belanda yang berjaga-jaga dan mendengar letusan pistol 
Ploegman, sementara Sudirman dan Hariyono melarikan diri ke luar Hotel 
Yamato.

Pengibaran bendera Indonesia setelah bendera belanda berhasil disobek warna 
birunya di hotel Yamato
5. Beberapa pemuda berebut naik ke atas hotel untuk menurunkan bendera 
Belanda. Hariyono yang semula bersama Sudirman kembali ke dalam hotel dan 
terlibat dalam pemanjatan tiang bendera dan bersama Kusno Wibowo berhasil 
menurunkan bendera Belanda, merobek bagian birunya, dan mengereknya ke 
puncak tiang kembali. Peristiwa ini disambut oleh massa di bawah hotel 
dengan pekik ‘Merdeka‘berulang kali.
6. Pada tanggal 27 Oktober 1945 meletuslah pertempuran pertama antara 
Indonesia melawan tentara AFNEI. Serangan-serangan kecil itu ternyata 
dikemudian hari berubah menjadi serangan umum yang memakan banyak korban 
baik di militer Indonesia dan Inggris maupun sipil di pihak Indonesia. 
Akhirnya Inggris meminta bantuan kepada Ir Soekarno melalui D.C. Hawthorn 
untuk meredakan emosi rakyat Surabaya. Disituasi seperti itu Ir.Soekarno tak 
berkata satu kata pun, bahkan di surabaya suasana semakin memanas.
7. Fakta yang ke-tujuh adalah tewasnya Brigjen A.W.S Mallaby dalam 
pertempuran. Brigjen Mallaby adalah seorang pimpinan pasukan inggris yang 
berada di jawa timur, saat itu tanggal 30 okotober 1945 sekitar pukul 20.30 
WIB, Mobil Buick yang ditumpangi Brigadir Jenderal Mallaby berpapasan dengan 
sekelompok milisi Indonesia ketika akan melewati Jembatan Merah.

Mobil Buick Brigadir Jenderal Mallaby yang meledak di dekat Gedung 
Internatio dan Jembatan Merah Surabaya
Kesalahpahaman menyebabkan terjadinya tembak menembak yang berakhir 
mengakibatkan tewasnya Brigadir Jenderal Mallaby oleh tembakan pistol 
seorang pemuda Indonesia yang sampai sekarang tak diketahui identitasnya. 
mulai dari situ lah Surabaya memasuki Medan perang yang sangat besar, 
kemarahan Inggris yang biasanya dalam perang Eropa sulit untuk dikalahkan, 
geram dan mengakui kekuatan Arek-arek Surabaya.

Mayor Jenderal
Eric Carden Robert Mansergh
8. Setelah tewasnya Mallaby, Inggris mulai bergerak, dibawah pimpinan Mayor 
Jenderal Robert Mansergh mereka membuat kira-kira 500.000 Ultimatum dalam 
setiap pesawat Inggris yang melintasi kota surabaya dan menyebarkan 
Ultimatum itu dengan menjatuhkannya dari pesawat, Seluruh Pemuda dan 
Arek-arek surabaya dan Bung Tomo serta Gub.Suryo, namun disitu Ultimatum 
tersebut telah di REJECT/REFUSE (bahasa gaulnya), tidak diindahkan oleh 
Arek-arek Surabaya bahkan mereka semakin terbakar Semangatnya untuk 
memperjuangkan Indonesia dan Surabaya, Gambar diatas terlihat bahwa 
Gub.Suryo menulis sebuah pidato yang diumumkan pada subuh tanggal 10 
november 1945, ultimatum tersebut menyebutkan bahwa semua pimpinan dan orang 
Indonesia yang bersenjata harus melapor dan meletakkan senjatanya di tempat 
yang ditentukan dan menyerahkan diri dengan mengangkat tangan di atas. Batas 
ultimatum adalah jam 6.00 pagi tanggal 10 November 1945, jika tidak Surabaya 
Akan Digempur melalui Udara, Darat dan Laut.



Bung Tomo di Surabaya salah satu pemimpin revolusioner Indonesia yang paling 
dihormati.
9. Subuh dini hari, 10 November 1945 sekitar pukul 02.30 WIB, seluruh 
arek-arek Surabaya, TKR, Pembantu PETA, bekas pasukan PETA dan Sukarelawan 
Surabaya turun kemedan perang untuk mati demi kemerdekaan, saat pagi 
menjelang. Bung Tomo dan Gub.Suryo mulai membentangkan Obor dan membakar 
semangat dan jiwa kepatriotan Surabaya, melalui pidato yang dikeluarkan oleh 
Bung Tomo: PIDATO BERLEGENDARIS DAN PUSAKA UNTUK RAKYAT SURABAYA, dari situ 
lah semua pasukan dan arek-arek suroboyo maju kemedan pertempuran, bantuan 
dari Brimob kediri dan semarang juga ikut melawan Inggris dan 
Antek-anteknya, di pihak Inggris seluruh armada Inggris mulai dari Udara, 
Darat dan Laut, turun dan bercampur aduk membom bardir pasukan Surabaya.
10. Tokoh-tokoh agama yang terdiri dari kalangan ulama serta kyai-kyai 
pondok di pulau Jawa (khususnya Jawa Timur) seperti KH. Hasyim Asy’ari, KH. 
Wahab Hasbullah serta kyai-kyai pesantren lainnya juga mengerahkan 
santri-santri mereka dan masyarakat sipil sebagai milisi perlawanan (pada 
waktu itu masyarakat tidak begitu patuh kepada pemerintahan tetapi mereka 
lebih patuh dan taat kepada para kyai) shingga perlawanan pihak Indonesia 
berlangsung lama, dari hari ke hari, hingga dari minggu ke minggu lainnya. 
Perlawanan rakyat yang pada awalnya dilakukan secara spontan dan tidak 
terkoordinasi, makin hari makin teratur.
11. Kekuatan Inggris sangat besar, inggris adalah negara yang memiliki 
kekuatan militer yang bahkan semua pasukan eropa dari abad sebelum masehi, 
saat zaman menggunakan pedang pun Inggris diakui sebagai negara terkuat di 
eropa, ratu Inggris dari abad ke abad adalah kekuatan paling besar Inggris, 
namun Inggris mengakui bahwa baru pertama kali Inggris mendapatkan musuh 
seberat dan sehebat Rakyat Surabaya, kekuatan dan kehebatan Arek Surabaya 
bahkan lebih kuat dibanding bangsa Barbar, yang pernah ditaklukan Inggris, 
maka dari itu kita turut bangga dengan perjuangan arek-arek surabaya sebelum 
kita.
12. PERHITUNGAN-PERHITUNGAN SAAT MASA PERANG 10 NOVEMBER
Pasti bingung dengan maksud perhitungan-perhitungan diatas? maksudnya adalah 
Kisah Kehidupan Yang tersembunyi mulai dari perhitungan jumlah korban tewas 
di kedua belah pihak, jumlah pihak yang terlibat di kedua belah pihak dan 
lain-lain tidak diketahui secara pasti.
13. Setelah berakhirnya pertempuran 10 November 1945, seluruh pemuda di 
Indonesia mulai dari Sabang hingga merauke, mendengar berita bahwa seluruh 
Pemuda dan Arek-arek Surabaya bertahan dan berjuang demi kotanya, dan 
akhirnya berkobarlah seluruh semangat pemuda di Tanah air Indonesia, mulai 
dari Medan yang sering disebut (Pertempuran Medan Area), di semarang, di 
ambon, di sulawesi, di bali dan dimana pun mereka semua bangkit dan 
mempertahankan Kemerdekaan Indonesia.

“SURABAYA ADALAH KOTA PEMICU BANGKITNYA SEMANGAT PEMUDA DISELURUH TANAH AIR 
UNTUK MEMPERJUANGKAN KEMERDEKAAN INDONESIA.”




Referensi:
Ricklefs, M. C. (1991). A History of Modern Indonesia since c.1300, Second 
Edition. MacMillan
Woodburn Kirby, S (1965). The War Against Japan Vol. 5. London: HMSO
Batara R. Hutagalung. (2001). 10 November ’45. Mengapa Inggris Membom 
Surabaya?. Jakarta: Millenium
Frederick, William H. (1982). In Memoriam: Sutomo. Indonesia: Cornell 
University outheast Asia Program
Credit: gemblodack 



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke