Saat ini ada di TV-one, Ola memang bandar dan jadi jendral di lapas 
tangerang, kesaksian diberikan oleh narasumber yg pernah berada dilapas.
Ola juga dibantu oleh Ayin terpidana kasus korupsi.

Rusak banget deh narkoba, ternyata setiap hari ada 50 orang meninggal karena 
narkoba, dan sekitar 4,2 juta jiwa terdata sebagai pengguna.

Aku secara pribadi setuju bahwa narkoba masuk ke Indonesia dengan sengaja, 
dan dibalik itu semua adalah politik.

SBY manusia dodol kasih grasi ke ola, utk apa ngasih grasi ke terdakwa 
narkoba ?, ketika hakim memutuskan hukuman mati, sudah sewajarnya SBY tidak 
ambil peduli dengan kasus tsb, grasi masih bisa diberikan ke terdakwa lain, 
jangan narkoba.

----- Original Message ----- 
From: "ajeg" <[email protected]>


>
> Waktu menanggapi penahanan 3 cewek personel band Pussy Riot,
> Perdana Menteri Russia Medvedev menyentak, "Salahkan Barat atas
> meningkatnya pemakai narkoba (di Russia)!" - menurut laporan
> PBB tahun 2009, pemakai narkoba di Russia naik 400% dalam 8 tahun
> terakhir. Medvedev minta supaya ketiga cewek punk itu dibebaskan.
>
> Apa salah sekutu Barat?
>
> Viktor Ivanov, kepala badan antinarkotika Russia, membeber temuan
> intelijen bahwa Barat aktif memasok heroin dll ex Afghanistan.
> Bukan cuma di kalangan belia, tapi juga ke pejuang Chechen sebagai
> modal pembeli senjata.
>
> So, pendudukan AS di Afghanistan memang mendidik petani lokal
> cara bercocok-tanam yang baik dan benar untuk hasil yang maksimal.
>
> Bercocok-tanam apakah ituh.....?
>
> Pemerintahan kaki-tangan Barat yang korup di sini tentu mudah
> tunduk pada keinginan majikannya. Wajar kalau rakyatnya bertanya
> dijawab dengan membakar jenggot.
>
>
> --- Ballast Yo <yo.balast@...> wrote:
>
>> ya wajarlah apa yg di sampaikan oleh mahfd.
>> dugaan2 yg muncul krn adanya perubahan mjd 'kurir', bisa dari otak
>> siapa saja.
>>
>> mengendalikan jaringan narkoba kok dilakukan oleh kurir. gak
>> kelaslah...
>> terus tuh 'barang' mau diapain?
>>
>>
>> --- arra_s <arra_s@...> wrote:
>>
>> > biasanya kalau kebakaran jenggot..
>> > pasti ada apa apa nya..
>> >
>> >
>> > --- "ajeg" <ajegilelu@...> wrote:
>> >
>> > > Tes urin untuk presiden dan gerombolannya.
>> > >
>> > > From:
>> > >
>> > > > Mahfud MD heran status Ola yang oleh empat tingkatan
>> > > > pengadilan disebut pengedar, tetapi sampai di meja Presiden
>> > > > berubah menjadi kurir.
>> > > >
>> > > > "Rapatnya mengundang pihak terkait, misalnya menteri hukum,
>> > > > polhukam, kepolisian. Jadi sudah clear semua."
>> > > > Sudi Silalahi Menteri Sekretaris Negara
>> > > >
>> > > > KRITIK tajam berbagai kalangan soal kekeliruan pemberian
>> > > > grasi dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada terpidana
>> > > > mati kasus narkoba Meirika Franola alias Ola tidak membuat
>> > > > pejabat di Istana Negara mengakui adanya kesalahan.
>> > > >
>> > > > Lingkaran dalam istana tetap menyebut pemberian grasi itu sah
>> > > > dan bisa dipertanggungjawabkan. Mereka menilai pemberian
>> > > > pertimbangan dari Mahkamah Agung (MA) agar Presiden menolak
>> > > > permohonan grasi Ola tidak mutlak.
>> > > >
>> > > > "Kami yakin pertimbang an pemberian grasi untuk Ola bisa
>> > > > dipertanggungjawabkan. Jangan di tutup peluang bahwa pelaku
>> > > > adalah korban. Dalam kasus Ola, bukan tidak mungkin ia
>> > > > dimanfaat kan suaminya," kata Wakil Menteri Hukum dan HAM
>> > > > Denny Indrayana dalam dialog dengan Metro TV, kemarin.
>> > > >
>> > > > Mensesneg Sudi Silalahi menyatakan grasi yang dikeluarkan
>> > > > sudah sesuai. "Prosesnya sudah panjang. Pertimbangan dan
>> > > > proses akhir dipimpin langsung oleh Presiden. Rapatnya
>> > > > mengundang pihak terkait, misalnya menteri hukum, polhukam,
>> > > > kepolisian. Jadi sudah clear semua," ujarnya, kemarin.
>> > > >
>> > > > Sebelumnya, juru bicara MA Djoko Sarwoko mengatakan MA telah
>> > > > memberikan pertimbangan atas grasi yang diajukan dua
>> > > > terpidana mati kasus narkoba, Deni Setia Maharwa dan Ola. MA
>> > > > mengusulkan agar permohonan grasi itu ditolak. "MA berpendapat
>> > > > tidak terdapat cukup alasan untuk mengabulkan permohonan grasi
>> > > > itu," kata Djoko, awal bulan lalu.
>> > > >
>> > > > "Alasan pengadilan dalam putusan terhadap Ola sangat jelas,
>> > > > yaitu yang bersangkutan memang gembong dan tidak
>> > > > dikategorikan sebagai pengguna," kata Kabiro Hukum dan Humas
>> > > > MA Ridwan Mansyur, tadi malam. Akuntabilitas publik Ola
>> > > > diputuskan mendapat hukuman mati oleh PN Tangerang pada 22
>> > > > Agustus 2000 karena terbukti membawa 3,5 kilogram heroin dari
>> > > > London, Inggris, melalui Bandara Soekarno-Hatta. Keputusan
>> > > > itu dikuatkan Pengadilan Tinggi Banten dan MA.
>> > > >
>> > > > Presiden mengeluarkan grasi kepada Ola pada 26 September 2011
>> > > > melalui Keppres 35/2011 dari hukuman mati menjadi hukuman
>> > > > seumur hidup. Namun, dari dalam LP Wanita Tangerang, Ola
>> > > > diketahui masih mengendalikan penyelundupan narkoba ke
>> > > > Indonesia.
>> > > >
>> > > > Hal itu terungkap saat kurir bernama Nur Aisyah yang membawa
>> > > > 775 gram sabu asal India ditangkap petugas Badan Narkotika
>> > > > Nasional di Bandara Husein Sastranegara, Bandung. Aisyah
>> > > > mengaku memasukkan narkotika ke Indonesia atas perintah Ola.
>> > > >
>> > > > Ketua MK Mahfud MD pun menduga mafia narkoba sudah masuk
>> > > > Istana Negara sehingga grasi tersebut keluar. Ia menyebutkan
>> > > > secara hukum grasi itu sudah selesai. Namun, negara tidak
>> > > > hanya hukum, tapi juga akuntabilitas publik.
>> > > >
>> > > > Empat tingkatan pengadilan memvonis Ola dengan hukuman mati
>> > > > dan menyatakan dia sebagai pengedar. ``Sudah begitu diberi
>> > > > pertimbangan ke Presiden oleh MA, orang ini tidak boleh diberi
>> > > > grasi. Kok, tiba di meja Presiden malah Ola disebut kurir?
>> > > > Dibawabawa lah alasan agar yang bersangkutan pantas
>> > > > dikasihani. Ini enggak benar," tegas Mahfud saat ditemui
>> > > > seusai acara Mengenang Jasa TB Simatupang di Jakarta, kemarin.
>> > > >
>> > > > Menurut dia, istana seharusnya menelusuri, bukan malah
>> > > > kebakaran jenggot lalu menyerang balik.
>> > > > (Che/OX/San/Mad/X-7)
>> > > >
>> > > > http://pmlseaepaper.pressmart.com/mediaindonesia/PUBLICATIONS/MI/MI/2012/11/13/ArticleHtmls/Istana-Abaikan-MA-13112012001020.shtml?Mode=1
>> >
>>
> 


------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke