Kita tahu si Bukan Pedanda yang tukang maki2 dan merendahkan manusia lainnya. Itu jelas kurang disukai.
Tapi ini si Mbak atau Ibu Mus menulis tentang Sunni dan Syiah dengan sangat sembarangan; tanpa melihat dan meneliti Tarich. Dan alur ceritanya juga loncat2 ; tulisan dia disebarkan ke beberapa recipient. Benar2 hanya untuk menyesatkan; atau sengaja disesatkan. Jadi Mbak atau ibu Mus ini kelakuannya suka membuat tulisan yang tak sesuai dengan sejarah. --- On Sat, 11/17/12, Muskitawati <[email protected]> wrote: From: Muskitawati <[email protected]> Subject: [proletar] Allah Ciptakan Syiah dan Sunni Untuk Saling Membantai !!! To: [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected] Received: Saturday, November 17, 2012, 1:06 AM Jadi perpecahan kaum Islam bukan terjadi pasca meninggalnya nabi Muhammad, bahkan sewaktu nabi Muhammad masih hidup pun kaum muslimin sudah terpecah belah dimana yang terbesar adalah kelompok yang setia kepada nabi Muhammad, dan kelompok2 lainnya adalah bekas kelompok2 musuh nabi tapi kemudian jadi pengikut nabi, dan mereka inilah kemudian bekerja sama membunuhi keluarga2 nabi Muhammad dan juga nabi Muhammad itu sendiri. Para pengikut setia nabi Muhammad ini akhirnya menyelamatkan diri ke Persia yang sekarang bernama Iran, yang menjadi Syiah yang kita kenal sekarang ini. Jadi baik sunni maupun syiah hanyalah kelompok besarnya saja sejak dizaman nabi Muhammad masih hidup, tapi keduanya pun sekarang juga terpecah menjadi ratusan atau ribuan sekte2 yang juga saling bermusuhan. Jadi bukan kebetulan Syiah dan Sunni diciptakan oleh Allah melalui utusannya bernama nabi Muhammad. Memang disengaja ada Islam Syiah dan Islam Sunni yang harus saling membantai agar sama2 menjadi mujahidin yang diterima Allah disorga nantinya dengan disediakan 72 bidadari2. Tapi sebagai muslimin dan muslimah, kita tentunya harus menolak perpecahan ini, karena Islam bukan se-mata2 agama kepercayaan dizaman sekarang tapi lebih merupakan sebagai budaya peninggalan generasi lama yang penuh takhyul dimana kita sebagai generasi penerus tidak perlu percaya takhyul tapi melestarikan Islam hanya sebatas budaya masa lalu saja sehingga tak perlu harus turut saling membantai seperti yang terjadi di Madura. Kakak syiah dan adiknya Sunni, kemudian mereka bertikai agama sehingga kaum syiah dinistakan dan dianiaya. Pertikaian agama sesama Islam ini oleh menteri agama diberitakan bukanlah sebagai pertikaian antara aliran Islam melainkan pertikaian kekeluargaan yang menyeret Islam untuk saling membantai. Menteri agama memang sengaja berbohong memberitakan tiak ada pembantaian syiah untuk menenangkan kaum syiah agar jangan lari waktu mau dibantai. Itu cuma strategy dalam Islam dalam membantai musuh2nya. Ny. Muslim binti Muskitawati. [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
