menurut gw sih, hal ini karena demokrasi yang masih awal di indonesia. dengan adanya demokrasi di indonesia, maka semua orang bisa bebas berbicara, semua golongan agama garis keras bisa bebas tumbuh di indonesia. seperti contohnya golongan konsevatif yang mulai mendengungkan lagi syariah islam.
padahal, syariah islam sudah bisa dikatakan 'selesai' dengan ditolaknya 'jakarta chapter' pada saat indonesia berdiri dulu. ini bagian sisi negatif dari demokrasi. dari sisi positifnya, rakyat menjadi lebih cerdas karena tidak ada pembungkaman pikiran di indonesia. suka atau tidak suka, kemajuan ekonomi indonesia yang growth nya 6,5% secara konstan setiap tahun juga merupakan hasil demokrasi. indonesia menjadi anggota g20, indonesia merupakan negara rangking 16 dengan ekonominya terbesar di dunia, akibat demokrasi juga. yang udah jelas, jokowi-ahok yang membawa angin segar di birokrasi adalah hasil nyata dari demokrasi juga. memang hasil nyata demokrasi baru bisa dinikmati dalam waktu jangka panjang. seperti contohnya india aja yang sudah demokrasi lebih dari setengah abad masih morat marit demokrasinya. apalagi indonesia yang berdemokrasi baru 15 tahun? --- In [email protected], ayub <ayubyahya@...> wrote: > > Sebenar-benarnya....INDONESIA > menghadapi persoalan yg tersembunyi spt gunung es > > dan > lbh hebat dampaknya, kalau tdk bisa dikendalikan dan dicegah...dibanding > PALESTINA. > Korupsi > yg sistemik, narkoba dimana-mana, perseteruan antar suku dan kampung,buruh > yg > menuntut > haknya, kerusakan sda, pembenaran diri dan kelompok atas nama agama, kesen- > jangan > penghasilandan > kesejahteraan, tdk terkendalinya pertumbuhan penduduk, infras- > truktur perkotaan > yg semrawut,krisis pangan,dampak perubahan iklim yg blm diantisipasi, > politik > luar negeri yg melemah...dst > > Inilah > persoalan nyata yg sedang dan akan kita hadapi bersama, terutama generasi > muda... > generasi harapan ... bukan ngurusin PALESTINA dan ISRAEL. > > http://id.berita.yahoo.com/setelah-kfc-hmi-segel-mcdonalds-cikini-105631223.html > > > Setelah KFC, HMI segel McDonalds Cikini > MERDEKA.COM, Setelah menutup restoran KFC di daerah Cikini, > Jakarta Pusat. Belasan masa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) kembali > menyegel restoran cepat saji yang lokasinya tidak jauh dari KFC yaitu > McDonalds. > > "Dalam waktu lima menit, kami minta restoran ini > ditutup atau kami akan meng-sweeping restoran ini," kata salah satu > massa HMI di depan restoran tersebut, Kamis (22/11). > > Mahasiswa > meminta pihak manajemen untuk segera menutup restorannya tersebut > sebagai bentuk protes serangan Israel ke Gaza yang mengakibatkan ratusan > rakyat Palestina meninggal dan ribuan lainnya luka-luka. > > Permintaan > mahasiswa itu direspons oleh pihak restoran dengan menutup tirai dan > mematikan lampu restoran asal Amerika Serikat tersebut. > > Sedangkan > HMI menginginkan semua konsumen yang berada di dalam ikut keluar > sebagai rasa simpati atas tragedi kemanusiaan di Gaza. Beruntung polisi > yang berjaga menghentikan mahasiswa yang hendak masuk restoran. > > Pantauan merdeka.com di lokasi, meskipun turun hujan deras para mahasiswa > tetap melakukan orasi di depan restoran itu. > > > Sumber: Merdeka.com > > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
