GMAT itu untuk orang yang mau mendapatkan gelar MBA.

Bagi orang teknik test yang diperlukan adalah GRE.
Bagian matematika test ini sebagiannya memang mirip hitung-hitungan anak SD 
zaman dulu, tapi tingkat kesukarannya terletak pada test pada bagian bahasa 
Inggrisnya. Test TOEFL tidak ada artinya bila dibandingkan dengan test ini. 
Konon untuk test GMAT, test bagian bahasa Inggrisnya lebih sukar lagi.

Teman dari SD hingga SMA di Bandung yang punya gelar PhD dari salah satu 
universitas terbaik AS di bidang Electrical Engineering, saat ikut test GMAT 
bisa mendapatkan angka yang nyaris sempurna. Dia saat itu dapat tawaran 
beasiswa untuk program MBA di UT at Austin. Orang ini saat program Master dan 
Doktornya juga sudah dapat beasiswa dari University of Illinois at 
Urbana-Champaign. Sekarang kerjanya jadi Principal Engineer dalam merancang 
'chips' di Lembah Silikon, AS.


--- In [email protected], "suryana" <gsuryana@...> wrote:
>
> Oretan dari millis sebelah mengenai situasi dan kondisi kelompok sarjana 
> zaman sekarang.
> Jadi apa yg ditulis oleh si binatang purba bersel satu amuba juspig, memang 
> dogol, maklum lah melihatnya dari jauh melulu sih.
> Boleh dikoreksi oleh Jhony ngkali yah.
> 
> " Sedangkan seorang sarjana yang upahnya masih sebatas UMK, jangan salahkan 
> siapa2, tapi perlu introspeksi sendiri apakah kemampuan sarjana tsb memang 
> sesuai dengan tingkat pendidikannya atau tidak? Di Indonesia ini sangat 
> banyak sarjana aspal yang secara resmi memiliki ijazah dan berhak menyandang 
> gelar sarjana, tapi kemampuannya jauh panggang dari api dengan ijazahnya 
> tsb. Di universitas yang qualified, seorang sarjana / S1 yang akan 
> melanjutkan ke jenjang master / S2 harus lulus test GMAT atau sejenisnya, 
> dengan score minimal 550. GMAT ini isinya lebih mirip soal2 hitungan anak SD 
> tapi harus diselesaikan dalam waktu singkat, plus test logika dan 
> psychologis. Konon menurut suatu sumber, berdasarkan hasil survey  sarjana 
> S1 di Indonesia rata2 hanya 2% saja yang lolos GMAT atau sejenisnya dengan 
> score > 550. ""
> 
> ----- Original Message ----- 
> From: "Dimas Wuryanto" <dimaswur@...>
> 
> 
> Bener kan apa yang aku bilang ? Bahwa anda ini suka sekali merendahkaan dan 
> menghina orang lain.
> Jadi MANUSIA yang punya karakter kaya anda ini; bagaimana anda menilainya ?
> Apakah tindakan demikian BAGUS !?
> 
> --- On Fri, 11/23/12, Bukan Pedanda <bukan.pedanda@...> wrote:
> 
> From: Bukan Pedanda <bukan.pedanda@...>
> 
> 
> 
> 
> Tolol.
> 
> 
> 
> Goblok.
> 
> 
> 
> Bodoh.
> 
> 
> 
> Dungu.
> 
> 
> 
> Pandir.
> 
> 
> 
> Otak babi.
> 
> 
> 
> Otak binatang.
> 
> 
> 
> Yang saya sampaikan adalah kenyataan tentang rezameutia yang adalah psikopat 
> pendusta dan tukagn fitnah serta dungu kayak anjing, jadi  sungguh berbeda 
> dengan generasi muda Indonesia banyak yang jadi pinter..
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke