terbukti si uplik adalah penderita short term memory loss syndrome.
seperti pernah gua bilang, mirip hamster piaraan anak gua.
itu hamster keluar kandang, lalu jogging di alat jogging yg berputar itu.
keluar alat jogging bentar, masuk lagi jogging lagi.
dia lupa kalo tadi udah jogging. makanya di ulang2 terus.

kita harus maklum, memory span si uplik umurnya cuman beberapa jam aja.
ngga heran dia selalu me ngulang2 hal yg sama... selama 12 tahun!

--- In [email protected], "ajeg" <ajegilelu@...> wrote:
>
> 
> Hm, 
> 
> Begini cara lu bertemen plik? 
> 
> Cara lu menghargai orang lain? 
> Orang yang baru berapa hari lalu ngajak lu 
> ngobrol enak soal makanan? 
> 
> Bukan orang lu plik. 
> 
> 
> --- "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@> wrote:
> 
> > Anjing...
> > 
> > Anda tahu apa yang namanya anjing?
> > 
> > Nah anda itu adalah manusia yang bermental anjing, yang suka 
> > menggongong asal menyalak.
> > 
> > Tanpa argumen anda bilang saya pengecut, saya yang berusaha 
> > menjukkkane kapda orang Minangkagbau yang dungu-dungu kayak anjing 
> > kenyataan yang tidak bisa dibntah siapapun juga bahwa agama najis 
> > Islam itu hanyalah takhyul orang Arap primitif...
> > 
> > Anjing...
> > 
> > Anda tahu apa yang namanya anjing?
> > 
> > Nah anda itu adalah manusia yang bermental anjing, yang suka 
> > menggongong asal menyalak.
> > 
> > 
> > --- Musik hari Ini <musikhariini@> wrote:
> >
> > > TEMPO.CO, Padang - Laman Ateis Minang di Facebook diduga dibuat 
> > > dan dimiliki Jusfiq Hadjar yang saat ini berdomisili di Leiden, 
> > > Belanda. Pria berumur 70 tahun itu diduga berasal dari Sumatera 
> > > Barat.
> > > 
> > > Roni Saputra, 
> > > penasihat hukum Alexander, terdakwa kasus penistaan agama, 
> > > mengatakan laman Facebook Ateis Minang tidak dibuat dan dimiliki 
> > > oleh kliennya. 
> > > Laman tersebut diduga milik Jusfiq Hadjar, 70 tahun, yang berasal 
> > > dari Cingkariang, Banuhampu, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. 
> > > 
> > > Sebelum menetap di Leiden, menurut pengacara dari LBH Padang itu, 
> > > sejak tahun 1960 Jusfiq tinggal di Prancis dan menjadi dosen di 
> > > salah satu Universitas di sana. Di Belanda, Jusfiq aktif menulis 
> > > di berbagai milis.
> > > Tulisannya sering menyerang ajaran Islam. Ia juga mengaku sebagai 
> > > penganut Islam Mu’tazillah.
> > > 
> > > Alexander mengaku tidak pernah bertemu dengan pemilik laman 
> > > Atheis Minang itu. "Saya tak pernah berbicara langsung dengan 
> > > pemilik laman Ateis Minang. Hanya berkomunikasi lewat Facebook. 
> > > Begitu juga saat dia meminta saya untuk menjadi admin di laman 
> > > itu," ujar Alex saat ditemui Tempo di Mapolres Dharmasraya, Jumat 
> > > 6 Aptil 2012.
> > > 
> > > Menurut Roni, Alex hanya menjadi salah satu member dari 2.602 
> > > orang yang ada di dalam laman Ateis Minang. Jika terdakwa adalah 
> > > pemilik dari laman Ateis Minang, ujarnya, pastinya laman itu 
> > > sekarang tidak aktif lagi. Namun kenyataannya sampai saat ini 
> > > pemilik laman itu masih aktif dalam mengelola laman tersebut
> > > 
> > > [Non-text portions of this message have been removed]
> > >
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke