Turut berduka cita atas meninggalnya Ayahanda Pak Mul.

Semoga beliau diterima disisi YMK, dan yang ditinggalkan diberi penghiburan.

Salam,
Audy


From: Mulyadi Dharmadi Liu 
Sent: Monday, December 03, 2012 12:26 AM
To: [email protected] ; [email protected] ; 
[email protected] ; [email protected] ; 
[email protected] ; [email protected] ; 
[email protected] ; [email protected] ; 
[email protected] ; [email protected] 
Subject: [RumahKita] Re: Surat Penawaran Konsep Solusi Banjir dan Solusi 
Kemacetan




11November ayahanda kami telah kembali kedalam kekekalan Illahi, setelah 
mendapatkan perawatan 38hari di rs. Sementara tanggung jawab bagi keluarga dan 
keluarga besar, saya sendiri juga dalam keadaan yang  mendingan. Sementara baru 
mulai pulih dari penyakit lambung serta cacar air yang sangat mengganggu, 
sebenarnya saya sudah harus  menyongsong tanggung jawab lainnya.  Sementara 
penawaran saya kepada pak EEMangindaan dan pak Jokowi belum sempat saya 
konfirmasikan ulang, saya sebenarnyas sempat mengabarkan kepada pak Ahok 
mengenai musibah atas meninggalnya ayahanda kami. Mudah-mudahan penundaan yang 
tidak bisa saya hindarkan ini, bisa dimaklumi oleh para pengambil keputusan itu.

Sebenarnya walau belumsempat saya konfirmasikan ulang, saya ingin menyampaikan 
bahwa apa yang pernah saya janjikan untuk menulis konsep-konsep mengenai 
banjir, macet dan teknik penggandaan  produtkifititas PLTA Jatoiluhur, 
sebenarnya telah cukup lama saya masukkan ke dalam site saya. Jika teman2 ada 
waktu dan ingin baca, silakan klik link 
https://sites.google.com/site/yohanesmulyadiliu/arsip-dokumen

Tapi, jika yang sedang sibuk, ya nanti aja kapan ada waktu….

Salam pak Mul



2012/10/25 Mulyadi Dharmadi Liu <[email protected]>

  Hari Minggu lalu atas info pak Budi Rachmat saya menemui pak Jokowi saat 
acara syukuran. Namun karena banyaknya pengunjung, saya tidak sempat berbicara 
dengan beliau. Beberapa teman Timses JB dari PDIPerjuangan mengajak saya ke 
rumah dinas gubernur. Namun karena ada acara mendesak, pak Jokowi baru pulang 
saat petang menjelang malam ke rumah dinasnya. Namun seandainya ada kesempatan, 
saya tentu bersedia ngobrol-ngobrol sambil bertukar pikiran secara informal 
dengan beliau.



  Penawaran Konsep Solusi Banjir ke Pemprov DKI




  Esoknya, Senin siang saya menyampaikan surat penawaran konsep solusi banjir 
Jakarta kepada pak Jokowi/ Pemprov DKI Jaya. Ini adalah penawaran ulang konsep 
yang dulu sudah didesposisikan (namun ‘tidak sempat dibaca’) oleh Sekda yang 
ditugaskan pak Fauzy Bowo.  Setelah itu saya juga ke Departemen Perhubungan 
untuk menyampaikan salah satu konsep solusi kemacetan perkotaan yang secara 
global beberapa bulan lalu saya sampaikan kepada pak E. E. Mangindaan.  

  Pak Fauzy Bowo pernah menyatakan bahwa banjir Jakarta itu bukan tanggung 
jawabnya, karena air sungai yang meluap itu berasal dari Bogor yang kemudian 
nyelonong ke Jakarta. Beliau juga mengatakan bahwa untuk mengatasi banjir 
Jakarta, beliau memerlukan proyek dengan biaya yang sangat mahal dan 
menjanjikan bahwa dengan proyek yang sangat mahal itu banjir baru akan 
berkurang pada tahun 2017. Tahun 2011 yang lalu, pak Fauzy menerima anggaran 
3,45 Trilyun bagi proyek untuk menormalisasi 13 sungai di Jakarta.  Saya kurang 
jelas apakah dana itu masih ada ataukah sudah menguap habis. Saya baru 
mendengar isu bahwa pak Fauzy Bowo berjanji bahwa tahun 2013 nanti pak Fauzy 
Bowo akan mencairkan 45 Trilyun dana bagi Pemprov DKI yang baru. Pada saat 
kampanye pak Jokowi pernah bilang bahwa dana Pemprov DKI sangatlah banyak 
hingga sekitar( kalau tak salah )mencapai 135Trilyun. Walau perhitungannya 
tentu perlu dipelajari oleh Pemprov DKI yang baru, saya kira seandainya dana 
anggaran proyek normalisasi sungai masih ada, saya percaya sisa anggaran itu 
akan cukup bagi kita dalam menata 13 sungai di Jakarta sehingga menjadi bersih, 
indah, berseri, asri, dan tentu saja... bebas banjir sebelum tahun 2017.


  Penawaran Konsep Reduksi 80% Hambatan Jalan Raya Perkotaan ke Dephub
  Sepulang dari Pemprov DKI, saya juga pergi ke Dephub untuk menyampaikan surat 
penawaran konsep yang saya namakan  Reduksi 80% Hambatan pada jalan raya 
perkotaan. Konsep ini bisa diterapkan hampir pada semua daerah perkotaan 
(bahkan kecamatan/ pedesaan) yang mengalami kemacetan. Secara teoritis, konsep 
ini akan mampu meningkatkan efektivitas lalu  lintas jalan raya hingga 5x lipat 
bahkan hingga 8x lipat lebih lancar.

  Adapun konsep ini hanya salah satu dari beberapa konsep yang bersifat umum 
untuk mengurangi kemacetan skala menengah kemacetan perkotaan. Namun untuk 
mengatasi kemacetan dalam skala berat (seperti DKI dan Surabaya), akan lebih 
efektif jika digunakan gabungan beberapa konsep yang lebih kompleks.

                                                                                
                                                                         

  Karya Intelektual  Lainnya...




  Sebelumnya, terima kasih untuk tanggapan dan saran teman2, khususnya sdr. Eka 
DJ, Dr. Willy R. Wirantaprawira, Suryana, bung K.H, sdr. Supardiyanto, sdr. 
Sipayung, sdr. Jufriadi, sdri. Klara, ...  Beberapa teman ikut merasa bangga 
atas kontribusi saya selama ini, bahkan menyatakan dukungan bahkan ada yang 
sangat tertarik  serta meminta penjelasan solusi macet dan banjir Jakarta.

  Saya sebenarnya sering mendaftarkan karya Hak Atas Kekayaan Intelektual 
(HAKI) ke Departemen Kehakiman/ Hukum dan HAM RI untuk memohon perlindungan 
(atas Hak Cipta, Paten, Merk). Pada prakteknya setelah saya deskripsinya 
disampaikan dan penjelasan substansinya diuji, sementara sertifikat 
perlindungan belum berhasil saya peroleh, metodenya sudah diterapkan dipasaran.

  Misalnya...

  Tahun 1997, saya mendaftarkan Sistem Transfer Dana Dengan Menggunakan 
Telepon/hp (Teltrans) dan tahun 1998 saya mendaftarkan Sistem Transfer Dengan 
Internet (Teltrans ’98). Beberapa tahun kemudian, BCA menggunakan sistim 
transfer dengan metode yang sama dengan Teltrans dan Teltrans ’98 (hanya 
namanya berbeda (m-BCA dan Internet Banking. Sedang alat kunci yang saya 
namakan Variabel PIN diberi nama Key BCA). Setelah beberapa tahun BCA 
menerapkan, jejaknya disusul oleh bank Permata, CitiBank dan kini banyak bank 
yang juga menggunakannya. Hingga saat ini tidak ada satupun bank yang meminta 
izin apalagi memberi royalti kepada saya sebagai penemunya...

  ... ... ...

  Tahun 2010,  atas bantuan Presiden SBY, saya diundang dan diterima oleh 
Deputi dan Direktur Paten untuk menjelaskan Sistem Penggandaan Produktivitas 
Waduk Jatiluhur dengan metode meningkatkan ketinggian hidrostatis. Saat itu 
saya juga berdebat karena direktur paten menyatakan tidak ada kebaruan pada 
invensi itu. Saya katakan kebaruannya adalah dengan menggunakan sistem itu 
produktifitas waduk bisa digandakan beberapa kali lipat. Semetara belum ada 
tanggapan dari Departeman HAKI,  tahun lalu Suara Pembaruan menuliskan bahwa 
pak Fauzy Bowo akan melakukan proyek pipanisasi air dari waduk Jatiluhur untuk 
disalurkan langsung ke Jakarta. Saat itu saya curiga pak Fauzy Bowo akan 
menggunakan penemuan saya itu untuk penggandaan daya listrik tenaga hidrostatik 
yang abstraknya sudah saya sampaikan ke Dephak Paten itu. Seandainya proyek itu 
dilaksanakan, saya yakin selain tidak menghargai hak invensi saya, beliau juga 
akan merugian pertanian, perikanan dan hak masyarakat DAS di Jawa Barat.  Namun 
tidak lama kemudian itu saya menerima penglihatan dan hikmat yang saya pahami 
bahwa tidak lama lagi kekuasaan pak Fauzy Bowo akan sirna dan tidak diingat 
orang lagi. Kenyataannya, sebelum melaksanakan pipanisasi air dari waduk 
Jatiluhur, tanggal 20 September 2012 pak Foke dikalahkan oleh Jokowi-Ahok dan 
15 Oktober 2012 pak Foke sudah tidak menjadi gubernur lagi. Seandainya visi 
tadi terjadi, saya yakin setelah seluruh keuangan ilegal di masa jabatannya 
dikembalikan, pengaruh beliau akan berakhir.  

  ... ... ...

  Berbekal pengalaman 13 tahun mengajukan permohonan perlindungan HaKI dari 
Dephak RI, belakangan saya putuskan untuk menawarkan invensi/ konsep secara 
langsung kepada end-user yang membutuhkan dan percaya kredibilitas saya. 

  Sebenarnya produk/ materi konsep yang saya sampaikan kepada pak Jokowi dan 
pak Mangindaan itu berupa metode/ gagasan/ rancangan yang bersifat non fisik 
(abstrak). Jadi jika saya jelaskan kepada teman2 bagaimana metode teknis konsep 
saya, berarti produknya sudah saya bagikan kepada pihak luar sebelum adanya 
perjanjian kesepakatan dengan pihak user. Namun jika ingin mendapat gambaran/ 
prakiraan mengenai kwalitas konsep-konsep yang saya rancang, secara analogis( 
paralel ) bisa diperkirakan dengan membaca inovasi/ invensi yang pernah saya 
publikasikan. Sementara ini buat teman2 baru,  saya akan posting ulang tulisan 
yang saya gabungkan dengan 3 segment target Pilkada (yang memuat gagasan2 
mengenai kemacetan dan banjir Jakarta). Selain itu kepada teman2 baru, saya 
akan posting invensi/ inovasi penggandaan produktivitas waduk Jatiluhur. 
(Karena arsipnya agak lumayan,  teman yang sempat boleh juga iseng-iseng baca 
judulnya...)




  Teman2,

  Tolong dukung dan doakan agar saya berkesempatan mengkomunikasikan 
penawaran-penawaran itu sehingga bisa diterima baik oleh pak Jokowi maupun pak 
Mangindaan. Mudah2an semuanya berjalan dengan lancar serta baik sehingga 
mendatangkan manfaat yang baik bagi kesejahteraan kita semua. 





  Salam baik,,

  Pak Mul



  To:

  [email protected], [email protected], 
[email protected],[email protected], 
[email protected],[email protected],[email protected],
 [email protected], 
[email protected],[email protected]




  [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected],[email protected],[email protected],
 [email protected]




  [email protected],[email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected]




  [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected],[email protected], 
[email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected] 




  [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], [email protected], 
[email protected]




  [email protected], 
[email protected],[email protected], 
[email protected], 
[email protected],[email protected],[email protected]
 




  [email protected], [email protected], 
[email protected],[email protected],[email protected], 
[email protected], [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], [email protected], 




  LEADERSHIP62 <[email protected]>, [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], Persaudaraan 
<[email protected]>, 

  [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected] ,[email protected], 
[email protected], [email protected], 

  [email protected], 
[email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], IES <[email protected]>




  UNPAR <[email protected]>, 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], , [email protected], 
[email protected], Basuki Tjahaja Purnama <[email protected]>,







[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke