Hayo kini kau harus minta maaf atas semilyar makianmu pada anggota miliser disini.Lakukan dengan penuh khidmat
--- On Wed, 12/5/12, Bukan Pedanda <[email protected]> wrote: From: Bukan Pedanda <[email protected]> Subject: [proletar] Re: Jusfiq dungu... To: [email protected] Received: Wednesday, December 5, 2012, 6:03 PM Otak anda jelas sudah rusak Teddy. Sudah rusak berat. Dunia anda sudah terbalik. Omongan dengan gaya sarkastik yang ditulis oleh item abu yang memang suka menulis dengan gaya sarkastik anda bilang tulisan dengan gaya sungguh sungguh.. Sebaiknya omongan yang tidak memakai gaya sarkastik yang ditulis Dimas Wuryanto yang tidak suka pakai gaya sarkastik anda bilang gaya sarkasti. Nih baca... http://groups.yahoo.com/group/proletar/message/366321 http://groups.yahoo.com/group/proletar/message/366388 --- In [email protected], "Teddy S." <teddyr@...> wrote: > > Ha ha ha ... > > Buat apa orang harus bilang-bilang saat memakai gaya bahasa sarkasme karena > itu semua tergantung pada kecerdasan individu masing-masing untuk bisa > mencernanya dan menikmatinya. > > Sekarang tinggal bung Dimas yang memberi pernyataan apakah saat itu dia > bersungguh-sungguh atau tidak? > > Ha ha ha ... > > Tidak merasa sudah dipermainkan oleh orang banyak. > > > --- In [email protected], "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@> wrote: > > > > > > Tolol. > > > > Begitu jelas dia bicara sungguh-sungguh... > > > > Dan dia juga tidak bilang bahwa dia memakai gaya sarkastik. > > > > > > --- In [email protected], "Teddy S." <teddyr@> wrote: > > > > > > Begitu dungunya hingga saat Dimas menganjurkan Ayub untuk minta maaf > > > maka dia seperti seekor katak yang merasa jadi seekor sampi bunting dan > > > bereaksi seperti seekor ikan yang menyambar taik hangat dengan membuat > > > posting berikut. > > > > > > http://groups.yahoo.com/group/proletar/message/366411 > > > > > > Padahal dia tidak sadar bahwa Dimas sedang bergaya bahasa sarkasme dan > > > bukannya sungguh-sungguh dengan anjurannya. > > > > > > Anehnya, saat dulu item abu sudah keceplosan membuat pernyataan, itu > > > dinyatakannya sebagai suatu pernyataan dengan gaya bahasa sarkasme. > > > > > > Sekarang jelas-jelas Dimas sudah menggunakan gaya bahasa sarkasme, tapi > > > saking dungunya dia masih belum menyadarinya juga sampai sekarang, > > > walaupun sudah muncul beberapa posting olok-olok yang menyegarkan. > > > > > > Ha ha ha ... > > > > > > Aneh tapi nyata. > > > > > > Ha ha ha ... > > > > > > --- In [email protected], "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@> wrote: > > > > > > > > > > > > Reposting > > > > > > > > http://groups.yahoo.com/group/proletar/message/345798 > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
