> "johny_indon" <johny_indon@...> wrote: > mus, cara elu mengatakan sebuah berita > adalah bohong kayaknya perlu diperbaiki.
Oooh... anda salah lagi, saya bilang bohong karena di Republika ada dua berita yang ditulisnya dimana satu sama lainnya saling bertolak belakang tidak menunjang dan bukan mengutib berita dari luar negeri. > republika ngutip berita dari israel, > namanya maarev hari kamis 6 desember. > yg harus elu lakukan adalah mengecek > koran israel itu, apakah sama atau beda > dgn yg diberitakan republika. kalo beda, > berarti republika emang ngibul. Anda sekali lagi salah lagi salah lagi, surat kabar maarev itu tidak menulis bahwa negara2 UE mengancam boikot Israel, tapi yang ditulisnya adalah bahwa orang2 Arab pendukung Palestina mendesak memaksa pemerintah UE itu memboikot Israel. Jadi dipelintir oleh media Republika se-olah2 yang mengancam boikot itu adalah pemerintah UE, padahal cuma segelintir orang2 Arab yang ada disana saja yang oleh Republika tidak ditulisnya melainkn dijadikan se-olah2 mewakili negara2 UE. Jadi memang republika emang ngibul demi agama Islam. Ny. Muslim binti Muskitawati. > --- In [email protected], Muskitawati <muskitawati@> wrote: > > > > Mendukung sesame Muslimin menghancurkan kekafiran adalah kewajiban, > > sehingga menyebarkan berita bohong dimedia Islam adalah halal bukan dosa, > > tapi berpahala. > > > > Demikianlah, Koran Republika Memberitakan bahwa Uni Eropa mengancam > > memboikot produk Israel, tapi bersamaan dengan berita ini Koran itu juga > > mengecam Uni Eropa yang katanya enggak konsistent memboikot Israel. > > > > --------------------------------------------------------------------------------------- > > http://www.republika.co.id/berita/internasional/palestina-israel/12/12/07/memy7n-uni-eropa-ancam-boikot-produk-israel > > > > Uni Eropa mengancam terapkan sanksi ekonomi bagi Israel dengan memisahkan > > produk yang dihasilkan pemukiman yahudi di wilayah Palestina. Uni Eropa > > akan mengajukan draf aturan tersebut ke dewan Kemenlu Uni Eropa. Ini agar > > rencana 'boikot' produk Israel itu segera mendapatkan persetujuan sehingga > > Uni Eropa bisa langsung menerapkannya. > > > > http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/12/10/30/mcpdco-ue-tak-konsisten-boikot-produk-israel > > > > Ajakan komunitas internasional memboikot barang-barang Zionis Israel dari > > wilayah pendudukan di Palestina, tidak dipedulikan oleh Uni Eropa (UE). > > ------------------------------------------------------------------------------------------- > > > > Jadi silahkan anda baca sendiri berita bohong yang menyudutkan Israel dan > > mendukung Palestina di media Islam Republika diatas ini. Padahal diseluruh > > dunia dilarang memboikot, mengembargo, dan memblokade ekonomi sebuah > > Negara apalagi Negara tsb adalah anggauta UN. > > > > Embargo, boikot, dan blockade ekonomi hanya dibenar apabila dilakukan > > terhadap pelanggaran HAM bukan kepada pembangun pemukiman. Contohnya > > blockade ekonomi terhadap Hamas oleh Israel dibenarkan karena Israel > > melindungi rakyatnya dari ancaman tembakan2 roket yang dilakukan Hamas. > > Oleh karena itu untuk mencegah penyelundupan2 roket2 tsb terpaksa dilakukan > > blockade ekonomi dimana penyelundupan roket2 itu dilakukan bersamanya. > > > > Ny. Muslim binti Muskitawati. > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
