Analisa
Pengertian ayat Qur_an

 

Surat An
Nisaa (4) ; ayat 3. Ayat Polygami

Wa in hiftum
allaa tufsituu fil yataamaa fankihuu maa thaa ba lakum minan nisaa I matsnaa wa
tsulatsa wa ruba’a fa in hiftum allaa ta’diluu famaahidatan au maa malakat
aimaanukum Dzaalika adnaa allaa ta’ulluu.

Kita coba
memberi pengertian dari kata demi kata dulu.

Wa in = dan
jika    hiftum = kalian takut    allaa = bahwa tidak

Tufsituu =
kalian berlaku adil    fii = dalam /
terhadap   alyataamaa = anak2 yatim

Fankihuu =
fa ankihuu = nun kaf ha = nikah --à>>> maka nikahilah 

Maa = apa
yang   thaa ba = baik/senangi       lakum = bagi kalian

Min =
dari    nisaa_i = perempuan2 itu    matsna = dua  tsulatsa = tiga

Ruba’a =
empat    fain = maka jika   hiftum = kalian takut     allaa = bahwa tidak

Ta’diluu =
kalian berlaku adil       fawaahidataan =
maka lebih baik satu saja                                           

 Au =atau    
maa = apa yang       malakaat =
kalian miliki     

Aimaanukum =
tangan kanan kalian

Dzaalika =
yang demikian itu       idnaa = lebih
dekat    allaa = bahwa tidak                            

Ta’uluu =
kalian berbuat aniaya

 

Pengertian
keseluruhan  :

Dan jika
kamu taakut tidak akan dapat berlaku adil terhadap hak2 perempuan yatim, maka
nikahilah perenpuan2 lainyang kamu sukai dua, tiga, atau empat. Kemudian jika
kamu takut tidak berlaku adil, maka nikahilah seorang saja. Atau budak2 yang
kamu miliki. Yang demikian itu lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.

 

Mari kita
coba analisa tahap demi tahap.

Dari awal
kita dihadapkan dengan pertanyaan : mengapa kok perempuan yatim ?

Ini
masalahnya bagaimana mula2nya ? Kok tiba2 perempuan yatim ? Apakah kemungkinan
karena peperangan banyak laki2 mati ? Kemudian para istri yang memiliki anak2
perempuan mendatangi Nabi dan menuntut supaya mengawini anak2 perempuannya  dan 
karena banyak maka Nabi bingung dan mohon
pada Tuhan; maka turun ayat ini.

Jadi karena
memang Muhammad sangat hebatnya sebagai manusia dan pemimpin; maka banyaklah
yang mendambakan Muhammad sebagai mantu mereka; maka di jaman ini secara
Politik digunakan Muhammad; untuk meredam suatu pemberontakan suatu Kabila;
setelah mengawini anak pemimpin Kabilah; kabilah tersebut masuk Islam. Jadi
jangan hanya berpikir masalah sex saja; Muhammad menikah lebih banyak karena 
POLITIK.
Memang Muhammad banyak didambakan manusia2 saat itu.

 

Kembali ke
pengertian ayat; maka tersebut bahwaa bisa menikahi mereka perempuan yatim;
taapi bisa juga menikahi perempuan lain yang disukai; atau para budak (
dinikahi ). Artinya tak ada kewajiban buat Nabi memenuhi tuntutan para janda2
Korban perang. 

Pada saat
itu banyak laki2 mati; dan mungkin akan masih banyak lagi; karena peperangan
nampaknya masih tetap harus dilakukan demi tegaknya daulah Islam yang kuat;
maka dari itu Tuhan memberi keringanan untuk menikahi dua perempuan, tiga
perempuan dan empat perempuan.

Sampai sini
timbul pula pertanyaaan : Apakah empat itu batas ? atau bagaimana ?

Disini
terjadi polemik, yang terus berlanjut sampai saat ini.

Para Ulama
berkumpul membahas; sebagain mengatakan bahwa empat itu adalah BATAS dari
bolehnya pernikahan laki2 terhadap perempuan. Jadi tak boleh lebih dari empat.
Tidak seluruh Ulama mendukung pendapat ini; tapi mayoritas itulah yang
dijadikan fatwa; setidaknya membatasi poligami.

Sebenarnya
batas itu sendiri BEBAS; tapi gunakanlah akal pikiran; lihat sikon. Ternyata
diakhir ayat Tuhan mengatakan bahwa SATU saja itu lebih baik kaarena akan
menjauhi dari perbuatan zalim.

Nah dari
Dimas segitu aja dulu; kalau ada yang berminat silakan mengadakan pendalaman
disini.

Selamat pagi
semuanya; yah termasuk Jusfiq lah.



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke