Orang Islam yang masih ada disini jelas sudah beyond repair..

Mereka dungu-dungu kayak babi dan dengan kapasitas otak yang terbatas dan 
dirusak oleh ajaran agama najis Islam maka mereka tidak sanggup berfikir dan 
sudah kehilangan harga diri untuk mempertanyakan keyakinan mereka.

Pinpin nggak sedungu orang Islam yang lain jadi bisa mikir. 

Handikapnya adalah bahasa asing yang tidak dikuasainya dengan baik dan tidak 
rajin baca. 

Bacaannya nggak jauh-jauh amat dari tulisan pemikir Islam Indonesia, seperti 
Nurcholis Majid dan boleh dibilang dia tidak membaca tulisan pakar kafir 
seperti Luling, Wansbrough, Crone dll. yang sejak bahagian kedua abad yang lalu 
banyak mengobrak-abrik mitos yang menjadi sendi ajaran agama najis Islam.

(Saya sudah sering menyinggung tulisan mereka itu disini).

Dengan handikapnya itu Pinpin hanya akan bisa mengakui apa yang dikatakan kafir 
sejak belasna tahun disini itu benar, menunjukkan bahwa orang Islam yang dungu 
dungu kayak babi seperti Dimas Wuryanto itu koplok.

Udah.

Menjelaskan apa Islam itu sebenarnya, dia tidak akan sanggup.

Handikap inilah yang tidak dimiliki oleh Hasan Basrni, walaupun dia tidak 
berpendikan tinggi tapi yang juga punya otak yang bisa dipakai buat mikir. 

Dia juga bisa berbahasa Inggeris dengan baik sekali dan - dulu - rajin membaca 
seperti buku Rodinson.

Sayangnya kebiasaannnya membaca itu tidak diteruskannnya. Pada hal kajian para 
pakar sudah lebih jauh dari kajian Rodinson dan sudah jelas sekarang bahwa 
al-Mushaf itu, seperti saya jelaskan cuma buku "gado-gado" susunan orang Arab 
primitif dengan ingredient (1) contekan yang dipoles dari teks sekte Nasrani 
unitarian, (2) dongeng yang beredar di Timur Tengah ketika tu khurafah disusun, 
seperti dongengn orang yang ketiduran di sebuah gua bertahun-tahun,  dan (3) 
catatan adat kebiasaan orang Arab pmrimitf seperti adat muter-muter dikeliling 
Kaabah dan nyambit setan.

Jadi, bila sekarang Hasan Basri kembali bisa menyediakan waktunya untuk membaca 
tulisan para pakar seperti Lulling, Wansbrough kemudian juga mengikuti hasil 
penelitian dan kajian neuroscients yang juga amat pesat maju setelah dibahagian 
kedua abad yang lalu ilmuwan menemukan scanner canggih untuk menyigi otak 
manusia maka keterbatasan fikirannnya bisa dihilangkan.

Ya Hasan Basri TIDAK beyond repair.






     
 



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke