Jl. Hayam Wuruk & Gajah Mada itu arena kebut-kebutannya 
warga china town. Ada bbrp grup di sana, tapi yang tersohor 
adalah "pacinko"; pasukan cina kota. Isunya diam-diam 
mereka diasuh pembalap kawakan, Beng Siswanto cs. 

Tanpa bimbingan Beng cs, boleh jadi pacinko main keluar 
dari Harmony, tembus Thamrin-Sudirman, masuk Menteng + 
Kebayoran, dan jadilah pacinta; pasukan cina jakarta hehe.. 
Maklum, anak Menteng & Kebayoran pun segan masuk Hayam Wuruk. 
Paling banter srempetan di Harmony. Demarkasinya di situ. 

Bukan cuma preman yang lahir dari peranakan cina. Di Tomang 
ada tukang insinyur yang laris bikin rumah. Di Kelapa Gading 
ada fotografer yang lumayan laku di AS untuk urusan model & 
still foto - yang ini menggolongkan dirinya sebagai "hitaci"; 
hitam tapi cina. 

Ada juga hitaci brengsek yang jadi kaki-tangan polisi di 
selatan-timur. Dimusuhi cina-cina lainnya. Walau dia jump street pertama yang 
pake RX-King, tetap saja pilih cari selamat masuk 
ke kantor polisi terdekat kalau ketemu pacinko, hehehe... 
Tau kan siapa. 

--- "suryana"@... wrote:

> Jaman itu para cina hayam wuruk dan gajah mada juga demen tawuran, 
> batasnya kali ditengah jalan.
> Satu kali pernah melihat dedengkot ormas membawa granat yg 
> dijadikan mainan.
> Jaman penuh kekerasan juga penuh kekompakan plus tidak main 
> keroyokan, bila berantem satu lawan satu masih biasa. kondisi saat 
> itu aku perkirakan merata hampir di semua kota yg tidak kehilangan 
> informasi.
> Aku tinggal di Cianjur, mau gak mau ikut geng juga, kerjanya 
> kelayapan doangan, dimalam hari ronda sambil nendang nendang kaleng 
> bekas susu.
>
> Di Bandung anak muda nya termasuk edan didalam hal ber motor.
> Terutama ketika keluar motor honda bebek, anak Bandung mencabut rem 
> dan mematikan lampu, adu ngebut turun dari lembang.
> Anak Jakarta ngebut pp ke puncak, dengan tanda tangan bila mati 
> tidak ada yg di gugat, hanya anak Jakarta tidak pakai bebek, 
> umumnya pakai Yamaha.
> 
> Setelah harga mobil turun, dan banyak yg pindah ke mobil, masuk ke 
> era lagu lagu cengeng, lagu lagu lawas hanya utk brandalan, 
> kebanyakan jadi anak mamie, main gitar dengan rambut memakai tancho 
> mandom adu mengkilat..nyebelin jadi kayak kelompok bencong semodel 
> si uplik n abu ireng.
> ----- Original Message ----- 
> From: "ajeg"@... 
> 
> > Iya, seru tuh. Tawuran kelas berat.
> > 
> > Selalu berharap perangnya terjadi di malam hari karena
> > biasanya listrik di daerah sana langsung diputus.
> > Anak Berland pake senjata api, anak Kamp pake panah api.
> > Wuih, meriah.. :)
> > 
> > SC sekarang jadi kawasan bisnis. Pertokoan, perhotelan &
> > apartemen (Atrium Senen).
> > 
> > --- ayub@... wrote:
> > 
> > > awal2 tahun 70 an, siliwangi, berlan, halim masih eksis banget
> > > terutama berlan yg tawuran mulu ama kampung ambon,
> > > kampung seberang kali ciliwung...
> > > 
> > > lupa, 234 siliwangi sekarang jadi kawasan apa yak ?
> > > 
> > > 
> > > 
> > > From: suryana@... 
> > > 
> > > Bimbo memang tak punya lagi karakter setelah berpisah dengan 
> > > Abah Iwan, sama halnya dengan Ebiet G Ade yg mencar dengan 
> > > pengarang lagunya, jadi datar gak puguh.
> > > 
> > > Yup anak stm didalam bisa saling sikut, hanya begitu dengan anak
> > > diluar sekolah jadi kompak.
 




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke