Aku mempertimbangkan apapun tidak pernah menggunakan standard AlQuran.
Aku tidak pernah mengambil keputusan atas dasar standard AlQuran.

Keputusan ataupun pertimbangan ku engga mungkin anda cari dari
AlQuran.  Kalo menggunakan Alquran justru bisa dibaca lawan karena
semua orang bisa membaca AlQuran, demikianlah, umat Islam yang dalam
segala hal berdasarkan AlQuran menjadikan mereka tidak pernah bisa
menang, selalu kalah karena setiap keputusan, pertimbangan, ataupun
tindakan sudah bisa diketahui lawannya dari bacaan AlQuran.

Dalam hal ini, tak perlu anda susah2 menafsirkan segala keburukan
AlQuran untuk dijadikan se-olah2 tidak buruk karena semua orang bisa
baca AlQuran.  Kalo memang ajaran AlQuran itu tidak bejad, tidak
biadab, maka engga mungkin orang2 seperti Osama bin Laden ataupun
Amrozi bisa menyalah gunakannya.

KALO ANDA MAU TUNJUKIN AYAT ALQURAN YANG MENYATAKAN BAHWA SEORANG
MUSLIM SEDERAJAT DENGAN SEORANG PENYEMBAH BERHALA DIMATA ALLAH
SEHINGGA TIDAK DIBEDAKAN DALAM MASUK KESORGA, BARULAH INI ISTIMEWA !!!

NAMUN KALO KETEMU AYATNYA, ANDA HARUS BAWA KE MUI KEMUNGKINAN BESAR
ALQURANNYALAH YANG PALSU.

Demikianlah, sia2 membaca AlQuran sampai kapanpun juga karena isinya
memang bertentangan dengan HAK ASASI MANUSIA DARI PERSERIKATAN
BANGSA2.  Bagaimana bisa didamaikan kebiadaban AlQuran yang membedakan
hak muslim dan hak penyembah berhala.  Apakah seorang penyembah
berhala berhak menjadi pemimpin negara ????  Apakah seorang Muslim mau
dan bersedia tunduk dibawah pemimpin yang menyembah berhala ???? 
Apakah seorang penyembah berhala berhak untuk dipilih menduduki
jabatan ???  Demikianlah, sangat sederhana katimbang mengutip ayat2
Alquran yang cuma dipercaya oleh umat yang diracuninya.  AlQuran tidak
bisa digunakan sebagai referensi apapun juga, dan tidak pernah hal ini
terjadi.

Ny. Muslim binti Muskitawati.














--- In [email protected], Arif B <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Gue bantu elo nulisin ayat2 yg kamu tuduhkan bhw Quran menyuruh
membunuh kaum penyembah
> berhala (juga berlaku apalagi buat para ahlul kitab, nasrani &
yahudi). Gue bawa
> tafsirnya menurut sumber islam sendiri spy kamu yg juga ngaku muslim
bisa ngaji dgn
> bener, bukan cuman menginterpretasikan al Quran menurut logika dan
hawa nafsu loe doank. 
> Dan perlu loe tau, prinsip2 ini diakui dan diyakini oleh mayoritas
muslim, bukan
> segelintir kelompok yg mengatasnakaman islam (yg elo bilang
minoritas ntu), dan yg
> menghalalkan penumpahan darah manusia tdk berdosa (terorisme).
> Gue capek2 nulis segini panjang n spent waktu di warnet cuman krn
elo masih ngaku muslim.
>  So baca baek2 hasil jerih payah gue.
> 
> Mulai...
> 
> Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu,
(tetapi) janganlah kamu
> melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai
orang-orang yang melampaui
> batas. (190)
> 
> Tafsir:
> Ayat ini adalah ayat pertama yang turun menyangkut perintah
berperang, setelah sebelumnya
> turun ijin melakukan perang, dan latar belakang ijin tsb yaitu Q.S
22 : 39 ("Telah
> diijinkan (berperang) bagi orang2 yang diperangi, krn sesungguhnya
mereka telah
> dianiaya")
> Perintah perang fi sabilillah pada ayat ini menjelaskan bolehnya
berperang selama perang
> tsb di jalan Allah, yaitu untuk menegakkan nilai2 Ketuhanan serta
kemerdekaan dan
> kebebasan sejalan dengan tuntutan agama.  Ayat tsb juga menerangkan
kapan peperangan
> dimulai, yakni saat saat diketahui secara pst bhw ada orang2 yang
memerangi, yakni sedang
> mempersiapkan rencana dan mengambil langkah2 utk memerangi kaum
muslimin atau benar2
> telah melakukan agresi.  Ini dipahami dr penggunaan kata kerja
mudhari (kt kerja masa
> kini yg mengandung makna sekarang dan akan datang pada kata
yuqatilunakum/mereka
> memerangi kamu.  Dengan demikian ayat ini menntun agar tidak
berpangku tangan menanti
> sampai musuh memasuki wilayah atau mengancam ketentraman dan
perdamaian.  Kata tsb jg
> mengisyaratkan bhw perintah memerangi itu hanya ditujukan kpd siapa
yg menurut kebiasaan
> melakukan peperangan, shg jk dalam satu masa atau masyarakat,
wanita, orang tua, atau
> anak2 tidak melakukan perang, maka mrk tidak boleh diperangi, bahkan
yg memulai perang
> kemudian menyerah (ditawan) pun tdk boleh diperangi.  Krn itu,
sarana2 yg tidak digunakan
> sbg alat perang tdk boleh dimusnahkan, spt rumah sakit, perumahan
penduduk, pepohnan dll.
>  Ini semua dicakup oleh lanjutan ayat tsb, "janganlah kamu melampaui
batas, krn
> sesungguhnya Allah tdk menyukai orang2 yg melampaui batas".
> 
> 
> Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah
mereka dari tempat
> mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih besar
bahayanya dari pembunuhan,
> dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika
mereka memerangi kamu
> di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka
bunuhlah mereka.
> Demikianlah balasan bagi orang-orang kafir. (191)
> 
> Tafsir:
> Kalau ayat sebelumnya melarang melampaui batas, krn Allah tidak suka
siapapun yg
> melampaui batas, maka bila mereka melampai batas, maka bunuhlah
mereka dan siapapun yg
> memerangi dan bermaksud membunuh kamu - jika tidak ada jalan lain yg
dapat ditempuh utk
> mencegah agresi mrk, - lakukan hal itu "di manapun kamu menemukan
mereka" dan bila mereka
> tdk bermaksud membunuh, dan hanya mengusir kamu, "maka usirlah
mereka dari tempat mrk
> telah mengusir kamu" (Mekah).
> Memang kaum musyrikin Mekah tlh menganiaya kaum muslim, menyiksa mrk
dgn aneka siksaan
> jasmani, perampasan harta dan pemisahan sanak keluarga, teror, serta
pengusiran dari
> tanah/rumah, bhkan menyangkut agama dan keyakinan mrk, shg
pembunuhan dan pengusiran yg
> diijinkan Allah itu adalah sesuatu yg wajar.  Dan hendaknya semua
mengetahui bhw fitnah
> (penganiayaan) spt disebut di atas, atau kemusyrikan yaitu penolakan
mereka atas Keesaan
> Allah lebih keras, yakni lebih besar bahaya dan dosanya "daripada
pembunuhan" yg
> diijinkan dan diperintahkan ini.  Namun demikian, peliharalah
kesucian dan kehrmatan
> Masjidil Haram sepanang kemampuan kamu.  Karena itu, "janganlah kamu
memerangi" apalagi
> membunuh "mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mrk memerangi kamu
di tempat itu.  Jika
> mrk memerangi kamu" di tempat itu, "maka" kamu bukan hanya diijinkan
memerangi, tetapi
> kalau perlu "bunuhlah" mrk.  "Demikianlah balasan bagi orang2 kafir"
baik mereka yg
> ketika itu berada di Mekah, maupun selain mrk, kapanpun dan dari
manapun datangnya.
> 
> 
> Kemudian jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka
sesungguhnya Allah Maha
> Pengampun lagi Maha Penyayang. (192)
> 
> Tafsir:
> "Maka jika mereka berhenti" dari memusuhi kamu, maka hentikan pula
serang dan permusuhan
> kamu terhadap mrk, dan bila mereka berhenti pula dari kekufiran
"maka" Allah akan
> mengampuni mrk, karena "sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang".
> 
> Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan
(sehingga) ketaatan itu
> hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi
kamu), maka tidak ada
> permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim. (193)
> 
> Tafsir:
> Setelah dalam ayat yg lalu dijelaskan kapan peperangan dimulai, maka
ayat ini menjelaskan
> kapan peperangan harus dihentikan.  "Dan perangilah mereka iyu,
sehingga tidak ada lagi
> firnah" yakni syirik dan penganiayaan.  Ini jika yg dimaksud dengan
kata "mereka" adalah
> kaum musyrik Mekah pada masa Nabi.  Karena mmg, telah digariskan
Allah swt bahwa kota
> Mekkah harus bersih dari segala bentuk syirik serta menjadi kota
damai bagi siapapun yang
> mengunjunginya.  Karena itu, kaum musyrik yang melakukan
penganiayaan, baik thd dirinya
> sendiri melalui keengganan mengesakan Allah, apalagi yg menganiaya
orang lain, tidak
> dibenarkan berada di Mekah.  Yg enggan meninggalkannya harus dipaksa
keluar, bahkan kalau
> perlu dibunuhm shg dengan demikian "ketaatan itu hanya semata-mata
hanya untuk Allah".
> Setiap negara mempunyai wewenang yg dibenarkan hukum internasional
untuk menetapkan siapa
> yang berhak masuk dalam wilayahnya.  Ada syarat2 yg ditetapkan oleh
masing2 negara untuk
> maksud kunjungan ataupun menetap di wilayahnya.  Daru sini, setiap
negara menetapkan
> perlunya visa ke wilayahnya,  Tidak satupun negara - betapapun
demokratisnya -
> mengijinkan seseorang memasuki wilayahnya jika yg bersangkutan
dinilainya akan mengganggu
> keamanan atau mengeruhkan pikiran dan kesucian wilayahnya.  Itulah
yg digariskan oleh
> ayat di atas thd orang musyrik, khusus menyangkut bertempat tinggal
bahkan masuk ke kota
> Mekah.
> Kembali ke ayat di atas.  Jika yg dimaksud dengan kata "mereka" pada
ayat ini adalah
> mereka yg secara umum melakukan agresi thd kaum muslim, maka kata
"fitnah" berarti segala
> bentuk ketidakadilan, baik penganiayaan fisik, maupun kekebasan
beragama, karena hal itu
> merupakan salah satu bentuk permusuhan.  Nah, "Jika mereka berhenti"
(dari memusuhi
> kamu), "maka tidak ada permusuhan" lagi, "kecuali thd orang2 zalim".
 Orang2 zalim dalam
> ayat ini termasuk orang2 kafir yg terus melakukan agresi dan juga
kaum yang melanggar
> tuntunan penghentian permusuhan itu.  Dan jika itu terjadi, maka
Allah akan membiarkan
> mereka dilanda agresi dan permusuhan melalui makhluk atau manusia2 lain.
> 
> n.b : nyang pake quote, di tafsirnya sendiri ditulis dgn italic
style yg menunjukan itu
> kutipan langsung dr translasi.  Untuk lebih jelasnya buat mul yg
masih ngaku muslim,
> mending elo beli tafsirnya sekalian.  Nama tafsirnya tafsir al
mishbah bikinan Quraish
> Shihab (bukannya gue mau nyambi promosiin supaya elo beli ni tafsir,
tp spy gue ngga cape
> aja ngetikin tafsir ayat2 laen nyang bingungin elo).  Belajar Quran
pada  ahlinya, jgn
> cuman otak elo doank yg elo andelin.  Bahasa arab, apalagi bahasa
Quran aja belon tentu
> elo bisa, jadi mana bisa diterima hasil interpretasi elo thd Quran
menjadi dasar buat
> omongan loe untuk mengapus isi ayat2 Quran.  
> 
> 
>       
>               
> __________________________________ 
> Yahoo! Mail - PC Magazine Editors' Choice 2005 
> http://mail.yahoo.com
>






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke