Apa nggak ada peserta yang tinggal di Indonesia yang bisa membawa
Dipo ke psikiater?

Keadaannnya jelas makin gawat.

Omongannya makin kaco..

Dia sudah bersedia kok berobat ke psikaiter.

Tapi kayaknya nggak tahu jalan tuh.

--- In [email protected], "ajeg"  wrote:
>
> 
> Apa nggak ada omongan lain yang 
> lebih baru dari ini plik? 
> 
> Klarifikasi kek, bantah kek omongan gua, supaya 
> keliatan ada tanda-tanda kehidupan di kepala lu. 
> Sekurangnya di dengkul lu. 
> 
> Kalo nggak ada yang baru mending lu diem aja 
> daripada ngulang zikir yang toh artinya mengamini 
> omongan gua juga. 
> 
> ungu lu plik
> 
> --- "Bukan Pedanda"  wrote:
> 
> > Apa nggak ada peserta yang tinggal di Indonesia yang bisa membawa 
> > Dipo ke psikiater?
> > 
> > Keadaannnya jelas makin gawat.
> > 
> > Omongannya makin kaco..
> > 
> > Dia sudah bersedia kok berobat ke psikaiter.
> > 
> > Tapi kayaknya nggak tahu jalan tuh.
> > 
> > 
> > 
> > --- "ajeg"  wrote:
> > 
> > > "even the abuse, foreign correspondents 
> > > rarely tell anyone, even friends.." 
> > > 
> > > Begitu kata seorang wartawati yang nggak mau 
> > > disebut namanya. 
> > > 
> > > Memang seperti itulah yang berlaku umum. 
> > > 
> > > Bukan hal gampang bagi perempuan untuk menceritakan 
> > > pelecehan, lebih-lebih perkosaan, yang pernah dialami. 
> > > 
> > > "The shame runs so deep, and the fear of being 
> > > pulled off an assignment is so strong..." tambah sang 
> > > wartawati. 
> > > 
> > > Jadi, besar kemungkinan cerita-cerita yang diumbar 
> > > uplik barusan hanyalah pengembangan redaksional untuk 
> > > meningkatkan penjualan. 
> > > 
> > > Nah, sutan dungu yang katanya bekas wartawan itu memang 
> > > tergolong wartawan paling dungu di dunia fana (menurut 
> > > sumber yang dapat dipercaya). 
> > >  
> > > Liat, begitu dungunya dia sehingga tega mengumbar aib 
> > > rekan sekorpsnya demi memuaskan kegandrungannya pada 
> > > kedunguan. 
> > > 
> > > Rakusnya bukan main dalam melahap cerita sensasi dan 
> > > selalu kesilauan melihat data & statistik dari lembaga-
> > > lembaga resmi. 
> > > 
> > > ungu lu plik
> > >
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke