Keliatannya lu lagi jatuh cinta sama laki-laki tapi belon digendong-gendong juga ya mus?
Ya gimana, elu laki juga.. Walau lu bilang ini nggak bertentangan tapi kan cuma adu pedang. Tapi ati-ati mus, kalo nggak tersalurkan ntar ngelamunnya lebih kocak lagi kayak si uplik, bleki, dan hehe geboy ora geboy sing penting asoy. Jarilah dihipnotis jadi pedang... Ada-ada aja impotentnya. --- Muskitawati wrote: > Syarat menikah dalam Islam jelas, yaitu harus memberi mahar, dan > mampu memberi nafkah. Dalil ini jadi bertentangan kalo dikatakan > bahwa Islam melarang laki2 miskin untuk menikah. > Pertanyaannya jadi tidak bisa dijawab kalo ditanyakan apakah Islam > melarang laki2 miskin untuk beristeri !!! Jawabannya untuk dalil > kewajiban memberi nafkah pun bisa dipastikan, bahwa laki2 miskin > tidak akan boleh beristri. > Tapi pertentangan dalil ini bisa dijawab dalam Islam Syiah, yaitu > untuk laki2 miskin ada jalan kawin mutah yaitu sama2 kawin nya tapi > tidak diwajibkan memberi nafkah cukup wanitanya diberi bayaran > sekadarnya sesuai persetujuan dalam tawar menawar. Sayangnya, > meskipun dinamakan kawin mutah, tapi prosesnya sama dengan > pelacuran padahal ada dalil lain bahwa Islam melarang pelacuran. > Maksud Syiah dengan dibolehkannya kawin mutah untuk menghilangkan > kontradiksi dimana laki2 miskin tidak boleh beristeri. Tetapi > akibatnya jadi bertentangan lagi dengan dalil Islam yang melarang > pelacuran sementara kawin mutah itu adalah pelacuran yang di-gocek2 > arti katanya. > Menyadari kawin mutah adalah pelacuran, maka Islam Sunni di > Indonesia dan di Arab melarang kawin mutah, dan larangan ini > membuka kontradiksi ajaran Islam itu sendiri yang melarang laki2 > miskin untuk beristeril. > Jadi kalo anda muslimin, atau anda itu ulama, apakah anda > berpendapat muslimin yang miskin dilarang beristeri ???? Dalam > praktek Islam-nya sih justru tukang loak, tukang bakso, dan tukang > ketoprak yang miskin itu semuanya beristeri lebih dari satu, > meskipun tidak mampu ternyata punya 3, 4 bahkan lima isteri2nya > yang semuanya bekerja diluar rumah sebagai tukan jamu gendong. > Jadi makin kacaulah ajaran Islam yang kapah ini, karena laki2 > miskin dilarang beristeri, untuk beristeri harus mampu memberi > nafkah lahir batin, bertentangan dengan kawin mutah yang boleh > beristeri tanpa kewajiban memberi nafkah. > Bahkan laki2 80 tahun yang muslimin masih menikahi gadis 14 tahun, > mungkin memberi nafkah saja masih mampu, tapi apakah kepuasan suami > isteri bisa diberikan oleh laki2 80 tahun kepada gadis 14 tahun > ???? yang begini tentunya jangan dijawab karena Islam itu tidak > ada pertentangan dan pertentangan itu harus disangkal. > Ny. Muslim binti Muskitawati. > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
