Gejala-gejala psikopat
        1. Sering berbohong, fasih, dan dangkal
        2. Egosentris dan menganggap dirinya hebat.
        3. Tidak punya rasa sesal dan rasa bersalah. Meski kadang psikopat 
mengakui perbuatannya namun ia sangat meremehkan atau menyangkal akibat 
tindakannya dan tidak memiliki alasan untuk peduli.
        4. Senang melakukan pelanggaran ketika waktu kecil
        5. Sikap acuh tak acuh terhadap masyarakat.
        6. Kurang empati. Bagi psikopat memotong kepala ayam dan memotong 
kepala orang, tidak ada bedanya.
        7. Psikopat juga teguh dalam bertindak agresif, menantang nyali dan 
perkelahian, jam tidur larut dan sering keluar rumah.
        8. Impulsif dan sulit mengendalikan diri. Untuk psikopat tidak ada 
waktu untuk menimbang baik-buruknya tindakan yang akan mereka lakukan 
dan mereka tidak peduli pada apa yang telah diperbuatnya atau memikirkan 
tentang masa depan. Pengidap juga mudah terpicu amarahnya akan hal-hal 
kecil, mudah bereaksi terhadap kekecewaan, kegagalan, kritik, dan mudah 
menyerang orang hanya karena hal sepele.
        9. Tidak mampu bertanggung jawab dan melakukan hal-hal demi kesenangan 
belaka.
        10. Manipulatif dan curang. Psikopat juga sering menunjukkan emosi 
dramatis walaupun sebenarnya mereka tidak sungguh-sungguh. Mereka juga 
tidak memiliki tanggapan fisiologis yang secara normal diasosiasikan dengan 
rasa takut seperti tangan 
berkeringat, jantung berdebar, mulut kering, tegang, ataupun gemetar. 
Pengidap psikopat tidak memiliki perasaan tersebut, karena itu psikopat 
seringkali disebut dengan istilah "dingin".
        11. Hidup sebagai parasit karena memanfaatkan orang lain untuk 
kesenangan dan kepuasan dirinya.


________________________________
 From: Bukan Pedanda <[email protected]>
To: [email protected] 
Sent: Tuesday, January 15, 2013 3:37 PM
Subject: [proletar] Re: Calon Hakim Agung: uplik tolol (Keadaann Dipo jelas 
makin gawat.
 

  

Apa nggak ada peserta yang tinggal di Indonesia yang bisa
membawa Dipo ke psikiater?

Keadaannnya jelas makin gawat.

Omongannya makin kaco..

Dia sudah bersedia kok berobat ke psikaiter.

Tapi kayaknya nggak tahu jalan tuh.

--- In [email protected], ajeg  wrote:
>
> 
> Si gaek pengen diajak ngobrol. 
> Tapi dengan cara paling tolol. 
> 
> --- Musik hari Ini wrote: 
> 
> > Juspiq kurangin me-rengek2
> > 
> > jawaban anda tidak nyambung
> > dengan tulisan yang sampean komentarin.
> > 
> > 
> > From: Bukan Pedanda 
> > 
> > > Apa nggak ada peserta 
> > 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke