--- In [email protected], "Bukan Pedanda"  wrote:
>Pemecahan soal banjir itu nggak bisa dengan sekedar gotong royong...
>Saya udah bilang: minta bantuan deh ke negeri Belanda yang banyak >punya 
>pengalaman mengatasi banjir.
...

Cuplikan:

Metrotvnews.com, Jakarta: Berkaca pada sejarah sejak Belanda menguasai Batavia 
(kini Jakarta), persoalan banjir belum bisa diatasi hingga kini. Dahulu, 
pemerintah kolonial Belanda telah menghabiskan dana yang tidak sedikit untuk 
menangani banjir di Jakarta.

Menurut Kasubdit Peradaban Sejarah Ditjen Sejarah dan Purbakala Kementerian 
kebudayaan dan Pariwisata Restu Gunawan di Jakarta, Jumat (18/1), persoalan 
banjir di Jakarta merupakan masalah klasik sejak kota ini lahir.

Masalahnya adalah, wilayah Jakarta merupakan dataran rendah yang terbentuk dari 
hasil endapan tanah atau sedimentasi dari gunung di sebelah selatan seperti 
Bogor yang berlangsung sejak ribuan tahun yang lalu. Dataran endapan itu, kata 
Restu, dikenal dengan istilah dataran aluvial. "Jadi penduduk Jakarta harus 
menyadari, Jakarta adalah sebuah dataran rendah yang terbentuk dari 
sedimentasi," ungkapnya.
...
***

Ada gagasan lain, yakni utk memindahkan ibukota ke Palangka
Raya (Kalimantan). Gagasan yang tidak jelek juga sih. Dijanjikan
oleh alam, bahwa keadaan ekonomi Indonesia itu akan jauh meningkat
dalam masa yang akan datang.

Oleh karena itu juga, memindahkan ibukota adalah jalan yang tepat.
Karena Jakarta itu rawan banjir dan terutama jalur gempa bumi, ini
akan mengganggu buat masa depan yang menjanjikan diatas tadi.

Apa itu yg disebut "dijanjikan oleh alam " hingga kadaan ekonomi
membaik ?

Ada beberapa kejadian yang rada mirip-mirip kisah buku paririmbon.
Disebutkan bahwa India itu, pada suatu saat, akan mencuat menjadi
kekuatan ekonomi diabad ke 21. Begitu juga Brasil dan Cina.
 
Dan ternyata benar ! Orang Cina mulai meninggalkan sepeda dan mulai
naek mobil hingga sekarang sampe disebut kekuatan kedua terbesar sedunia. Lalu 
disusul oleh India, yang mana produk Tata yang tidak elok itu mulai membeli 
saham industri mobil Inggris, Rolls-Royce.
Lalu India, Mittal, membeli pabrik baja Prancis.

Orang tidak percaya, seperti mimpi buruk, setelah tempo hari
melihat kemiskian di Calcuta, koq sekarang bisa menguasai baja di
Prancis.

Balik ke ibukota, untuk menyongsong perkembangan ekonomi Indonesia
yang menjanjikan itu, sudah barang tentu musti punya ibukota yang
sepadan. 







------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke