Baca tulisan dibawah, apply 3 motivasi tersebut ke muhammad. SEMUANYA KENA!!!
Apakah murid2 Yesus bias? Atheist atau non Kristen suka bilang kalau Injil (atau Perjanjian Baru umumnya) itu ditulis oleh murid2 Yesus, bukan oleh pihak ketiga yang objektif, makanya tidak bisa dipercaya lagi karna murid2 Yesus pasti bias. Harus diakui memang semua orang punya motif. Baik Kristen ataupun atheist (non Kristen secara general). Tidak ada orang sepenuhnya bebas dari bias. Ini bukan berarti para penulis perjanjian baru itu tidak bisa menuliskan gambaran yang fair dan balance. Juri dalam persidangan harus mempertimbangkan apakah seorang saksi itu dipengaruhi oleh bias atau motif. Apakah klaim para murid2 Yesus itu dipengaruhi oleh motivasi tertentu? Jika iya, apakah yang menjadi motivasi murid2 Yesus? Mari kita periksa apa saja yang mungkin menjadi motivasi bagi para murid Yesus. Kekayaan financial Ini salah satu alasan yang paling sering muncul dibalik tindakan seseorang. Sebagian pembunuhan misalnya disebabkan oleh perampokan terlebih dahulu. Sebagian juga membunuh untuk mendapatkan warisan. Nafsu Sex atau hubungan intim Banyak kejahatan yang didorong oleh nafsu sex yang tidak dapat ditahan. Pemerkosaan bisa berakhir pada pembunuhan supaya si korban tidak bisa memberikan kesaksian. Atau seorang pacar membunuh pasangannya karna cemburu. Kekuasaan atau jabatan Banyak orang juga membunuh untuk sebuah jabatan atau kekuasaan. Uang, Sex, dan Kekuasaan adalah 3 hal yang paling sering menjadi motivasi dibalik sebuah kejahatan. Coba anda bayangkan kapan anda terakhir kali melakukan sebuah tindakan yang seharusnya tidak anda lakukan? Kemungkinan besar itu dikarenakan oleh salah satu dari ke 3 hal tersebut. Adanya motivasi bukan berarti seorang tersangka itu pasti melakukan kejahatan. Seseorang mungkin punya motivasi untuk melakukan tindak criminal, tapi dia berhasil menolak godaan untuk melakukan kejahatan itu. Sebaliknya, seorang pengacara pasti akan menggunakan ketidak adanya sebuah motif untuk membuktikan kalau kliennya tidak bersalah: "untuk apa klien saya melakukan hal tersebut kalau hal tersebut sama sekali tidak menguntungkan baginya?". Ini adalah pertanyaan yang fair dan harus dipertimbangkan dengan seksama. Motivasi para rasul Apakah para saksi mata, murid2 Yesus itu punya motif tertentu ketika menuliskan kesaksian mereka tentang Yesus? Apalah kita punya alasan untuk mencurigai bahwa para murid Yesus itu dimotivasi oleh ketiga hal diatas? Jawabannya tentu tidak. Tidak ada satupun cacatan sejarah, baik dari Kristen maupun dari sekuler, yang mencatat bahwa murid Yesus mendapatkan sesuatu dari kesaksiannya. Para Rasul tidak didorong oleh kekayaan. Para murid digambarkan berulang sebagai seorang yang sudah meninggalkan semua miliknya dan mengikut Yesus (Luk 18:28). Paulus menggambarkan keadaannya sendiri yang lapar, haus, telanjang, dipukuli, dan hidup mengembara (1 Kor 4:11). Petrus dan Yohanes juga mengatakan kalau mereka tidak mempunyai uang, melainkan pengharapan dalam Yesus Kristus (Kis 3:6). Para rasul selalu digambarkan sebagai orang yang telah meninggalkan kekayaan duniawi demi mengemban amanah untuk menyebarkan kabar baik tentang Yesus. Para rasul tidak didorong oleh gairah sex. Para rasul sangatlah berhati2 dalam kehidupan sex mereka. Kedua belas rasul itu bukanlah laki2 single yang sedang mencari kenikmatan. Mereka hanya boleh menikahi perempuan sekali saja seumur hidup dan tidak boleh bercerai. Jika bercerai, tidak boleh menikah selama pasangannya masih hidup. Mereka tidak diijinkan untuk mempunyai 4 istri dan bercerai seenak jidat. Mereka tidak dijanjikan 72 bidadari disurga yang selalu perawan terus sepanjang masa. Para rasul tidak didorong oleh kekuasaan. Murid2 Yesus mula2 diburu oleh tentara romawi. Tacitus menuliskan sejarah bagaimana Nero memburu orang2 kristen dan membunuh mereka. Para murid bukan hanya kehilangan reputasi mereka, tapi mereka dan seluruh keluarganya pun ditangkapi dan dibunuh. Banyak yang tikasih makan kebinatang buas, ada yang dibakar hidup2, ada yang dimasukan minyak mendidih, ada juga yang disalib. Dimasa itu, menjadi Kristen itu bukanlah asset, tapi liability. Kalau ada seorang pengacara dijaman ini yang membela para rasul, maka si pengacara akan mengajukan pertanyaan ini: "mengapa klien saya mau melakukan hal itu, padahal hal itu tidak menguntungkan mereka sema sekali. Sebaliknya hal itu merugikan mereka". [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
