Apa nggak ada yang bisa membawa Dipo ini ke psikiater?

Keadaannnya makin parah.

Omongannya makin kaco seperti dibawah ini.

Bagusnya dia sudah mau berobat tuh.

Tapi kayaknya nggak tahu jalan.



--- In [email protected], "ajeg"  wrote:
>
> 
> Bagus. 
> 
> Ini membuktikan sampiyan kelewat buta untuk melihat 
> bahwa WEF adalah ajang pamer hasil era kolonial. 
> Era yang memiskinkan sebagian besar penduduk bumi 
> hingga peradaban yang tumbuh di bangsa-bangsa negeri 
> jajahan itu tergusur. 
> 
> Lalu, apa sih yang terjadi di WEF setiap tahunnya? 
> Terlihatkah kemakmuran hasil menjajah itu menyejahterakan 
> seluruh rakyat keturunan penjajah? 
> 
> Hehe, enggaklah. 
> 
> Di pertemuan mewah yang menyediakan pula perempuan-perempuan 
> dan lelaki penghangat dinginnya udara Davos (bagi peserta 
> yang memerlukan), para monyet berdasi itu cuma memamerkan 
> ambruknya peradaban moral karena tetap bertekad melanjutkan 
> penjajahan dalam bentuk lain. 
> 
> Artinya, kebejatan moral itu memang terjadi di kalangan atas. 
> Bukan di masyarakat kebanyakan mereka yang juga ikut menjadi 
> korban penjajahan (pemerasan pajak dll). Ketidakjujuran mereka terhadap 
> rakyat sendiri begitu nyata. 
> 
> Tentu saja para monyet itu harus membicarakan juga situasi 
> mutakhir di Aljazair dan Mali. Tetapi ya lagi-lagi dari 
> sisi kepentingan mereka, bagaimana menyelamatkan posisi di 
> setiap situasi keruh seantero dunia. 
> 
> Di tengah krisis ekonomi sekarang dengan jelas kita saksikan 
> bahwa dua WEF terakhir (juga G8) hanya menjadi rapat kepanikan 
> akbar. Lebih akbar dari rapat-rapat sebelumnya. 
> 
> Seru kan? Setiap tahun rapat, tapi keadaan malah tambah runyam. 
> Akibatnya, paling banter mereka cuma bisa mengangkat persoalan-
> persoalan "kecil" seperti Malala itu. 
> 
> Apabolehbuat, 
> 
> kita semakin yakin bahwa mereka, para monyet berdasi keturunan 
> penjajah itulah the hippie apes who battle for survive. 
> 
> 
> --- "Bukan Pedanda"  wrote:
> 
> > Mengharukan bahwa perempuan cerdas kafir Christine Lagarde 
> > dedicates pidatonya di Davos kepada Malala yang maunya perempuan 
> > Islam itu juga jadi pada cerdas...
> > 
> > Saya kutip: 
> > 
> > 1736: Lagarde: This is for Malala and the `Daughter of India' 
> > 
> > Christine Lagarde dedicates her speech to Malala Yousufzai and the 
> > "Daughter of India" -- the 23-year-old woman who was gang raped on 
> > a bus in New Dehli. 
> > 
> > http://edition.cnn.com/2013/01/22/business/davos-2013-live-blog/index.html?hpt=hp_c2
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke