Bleki Igama elu Kresten atau Nasrani?
________________________________ From: itemabu2 <[email protected]> To: [email protected] Sent: Thursday, January 24, 2013 10:09 PM Subject: Re: [proletar] Apostles’ Greatest Miracle was Sex, or was it? Si nabi keparat itu udah bosen dgn bininya yg tua dan jelek, maka dia mau ngeceraikan si bini tua ini. Si bini tapinya tau, kalo dia dicerai, dia ga dpt apa2, dan dia akan hidup susah sbg janda, udah tua dan jg ga boleh kawin lagi, shg ga akan dpt suami. Maka si bini ini ogah dicerai, lalu dia nego ke si nabi dgn bilang "jangan ngeceraiin ane, biar giliran ane dikasih aja ke bini favorit ente yg masih ingusan itu, kan ente doyannya anak ingusan". Si nabi mikir, "bener jg yah, ane jadi bisa dpt kesempatan nyalurin hobi pedophilia ane tanpa dianggap ga adil oleh orang banyak. Biarin aja lah si tua bangka ini terus jadi bini ane, cuma sekedar ngasih makan doang aja gpp lah, toh hasil ngerampok lbh dr cukup unt piara harem 100 cewek jg". Maka si nabi setuju, si bini tua bangka terus jadi bini ga dicerai dan si nabi bisa lbh sering ngembat anak ingusan berhubung si nabi emang pedophile tulen. auloh itu emang maha tahu bhw nabi itu pedophile lagi maha pengasih shg auloh sampe nurunin ayat spy nabi bisa lebih sering ngembat anak ingusan. 128. Dan jika seorang wanita khawatir akan nusyuz [357] atau sikap tidak acuh dari suaminya, maka tidak mengapa bagi keduanya mengadakan perdamaian yang sebenar-benarnya [358], dan perdamaian itu lebih baik (bagi mereka) walaupun manusia itu menurut tabiatnya kikir [359]. Dan jika kamu bergaul dengan isterimu secara baik dan memelihara dirimu (dari nusyuz dan sikap tak acuh), maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. [357] Lihat arti nusyuz dalam not 291. Nusyuz dari pihak suami ialah bersikap keras terhadap isterinya; tidak mau menggaulinya dan tidak mau memberikan haknya. [358] Seperti isteri bersedia beberapa haknya dikurangi asal suaminya mau baik kembali. [359] Maksudnya: tabiat manusia itu tidak mau melepaskan sebahagian haknya kepada orang lain dengan seikhlas hatinya, kendatipun demikian jika isteri melepaskan sebahagian hak-haknya, maka boleh suami menerimanya. SEBAB TURUNNYA AYAT: Diriwayatkan oleh Abu Daud dan Hakim dari Aisyah, katanya, "Saidah Saudah merasa khawatir akan diceraikan oleh Rasulullah saw. sewaktu ia telah lanjut usia, maka ia pun berkata, 'Hari giliran saya, saya berikan untuk Aisyah', maka Allah pun menurunkan, 'Dan jika seorang wanita takut dari suaminya nusyuz...'" (Q.S. An-Nisa 128) Dan diriwayatkan pula yang serupa dengan ini oleh Tirmizi dari Ibnu Abbas. Diketengahkan oleh Said bin Manshur dari Said bin Musayyab bahwa putri Muhammad bin Maslamah menjadi istri dari Rafi' bin Khudaij. Rupanya ada sesuatu hal yang tidak disukainya dari wanita itu, mungkin karena usianya sudah lanjut atau lainnya hingga ia ingin menceraikannya. Perempuan itu berkata, "Janganlah kamu menceraikan saya, dan gilirlah saya sesuka hatimu." Maka Allah pun menurunkan, "Dan jika seorang wanita takut dari suaminya nusyuz... sampai akhir ayat." (Q.S. An-Nisa 128) Hadis ini juga mempunyai saksi yang maushul yang diriwayatkan oleh Hakim dari jalur Ibnu Musayyab dari Rafi' bin Khudaij. Hakim mengetengahkan dari Aisyah, katanya, "Diturunkan ayat ini, 'Dan perdamaian itu lebih baik,' mengenai seorang laki-laki yang mempunyai seorang istri yang telah melahirkan baginya beberapa orang anak. Ia bermaksud hendak mengganti istrinya itu, tetapi wanita itu membujuknya agar tidak menceraikannya dengan tak usah memberinya giliran." Ibnu Jarir mengetengahkan dari Said bin Jubair, katanya, "Ketika turun ayat, 'Jika seorang istri takut dari suaminya nusyuz atau sikap tak acuh,' datanglah seorang wanita kepada suaminya, katanya, 'Saya ingin mendapat pembagian nafkah darimu,' padahal sebelumnya ia telah rela ditinggalkan tanpa diceraikan dan tidak pula didatanginya, maka Allah pun menurunkan, '...dan manusia itu dasarnya bertabiat kikir.'" (Q.S. An-Nisa 128) > > ________________________________ > From: Gabriella Rantau [email protected]> > > > > > Mnrt hadist ketika Nabi sudah dekat dg maut pertanyaan yg beliau ajukan > ialah: "Di rumah bini yg mana aku kini berada?" Mnrt hadist lain dijelaskan > bhw karena si imut2 Aisha adalah favourite beliau maka bini2 yg lain setuju > melepaskan giliran mereka supya beliau dapat berada dg Aisha selama hari2 > terakhirnya. > > Gabriella > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
