johny-indon itu hidupnya senantiasa tertekan.... Ditekan bapaknya yang buas, kejam, keji, zalim, ganas lagi biadab yang tega-teganya memperlakukan anaknya kayak anjing budug dengan menendangnya hingga terkencing-kencing...
Dan ditindas kakaknya tukang kibul yang bilang, antara lain, mulut nggak bau setelah merokok kawung dan sekali gus dia menjerumuskan adiknya johny-indon untuk jadi korban tendangan bapaknya yang buas, kejam, keji, zalim, ganas lagi biadab.. Yang dikenal johny-indon itu hanyalah tekanan dan tindasan. Serta bualan dan kibulan. Tak ada kasih sayang ditengah keluarga yang membesarkannya... Tak ada kejujuran ditengah keluarga yang membesarkannnya. Dan akibatnya otaknya tetap cebol, by a manner of speaking sekecil biji peler anjing chihuahua. Makanya kali inipun, bak anjing chihuahua kejepit buntut dia kaing-kaing sembari pamer otak cebolnya yang sudah rusak berat dan jadi busuk, nista lagi menjijikkan: tidak bisa membantah bahwa gereja katolik Roma telah memisahkan urusan agama dari urusan gereja dia lantas kaing-kaing seperti dibawah ini.. Sekedar informasi.. http://www.catholicnews.com/data/stories/cns/0505798.htm --- In [email protected], "johny_indon" wrote: > > vatikan, negara yg dipimpin paus, justru > contoh telak di siang bolong ttg negara yg urusannya 100% diatur > oleh agama. > dasar tolol emang si uplik ini. > > --- In [email protected], "ajeg" wrote: > > > > > > Pasar jalan, uplik membuntuti dari belakang. > > Pasar lari, uplik kesasar di Jl. Kaji. > > > > Dan, inilah simpul hasil kajian dari komisi > > sejarah Vatikan tentang holocaust: > > > > "The Holy See has never approved of the project of > > making Palestine a Jewish home...(because) Palestine > > is by now holier for Catholics than for Jews." > > > > Kesimpulan yang tentu saja bikin girang para pedagang > > senjata bermental kolonial. > > > > Kesimpulan yang, tentu saja, membuktikan bahwa Kristen Kanan > > (jurusan Paulus) yang memusuhi Yahudi. Bahwa mereka mengkhianati > > ajaran kasih Yesus yang anak Yahudi itu. > > > > Dan elu plik, teruslah kibulin dirimu sendiri dengan Matius > > yang bicara pemisahan pajak itu. > > > > Teruslah omong kosong selagi waktu terus berjalan, > > tick.. tack.. tick.. tack.. (kata safin) > > > > > > --- "Bukan Pedanda" wrote: > > > > > Pemahaman Vatikan dan gereja-gereja anggota WCC bagusnya telah > > > memisahkan urusan agama dari urusan negara: Reditte Deo dei, caesar > > > caesari". > > > > > > > > > --- SA wrote: > > > > > > > Dan anda harus tahu bahwa agama hanya satu dari berbagai dimensi > > > > hidup manusia.Agama bukan dimensi tunggal dengan klaim bisa > > > > memecahkan segala persoalan hidup.Agama membentuk etika manusia > > > > dalam merealisasi dimensi2 hidup yang lain.Adalah sahih dan benar > > > > bahwa agama harus menjadi urusan pribadi atau golongan. > > > > Pihak yang menjadikan agama sebagai dimensi terpenting dan berada > > > > di atas segala dimensi lain, apalagi mencampurkan agama dengan > > > > dimensi politik sehingga kacau balau,pihak2 itu amatlah dungu > > > > alias goblok. > > > > Tanyakanlah diri masing-masing, agama mana yang hari ini main > > > > campur baur dengan politik? Agama mana yang sekaligus din wa > > > > dawlah? > > > > > > > > > > > > --- arra_s ha scritto: > > > > > > > > > jamannya agama di turunkan sampai sekarang sudah terpaut > > > > > puluhan abad.. > > > > > > > > > > dalam rentang waktu itu telah banyak perubahan2 pada manusia > > > > > dalam menjalani kehidupannya.. > > > > > terlepas ada pihak2 yg mengakui atau tidak.. > > > > > bahwa faktor agama turut andil didalamnya.. > > > > > > > > > > kebijaksanaan dan pengetahuan seluruh dunia saat ini berada > > > > > pada ujung jari kita yg bisa di akses lewat internet.. > > > > > > > > > > kliatannya hanya orang2 dungu yg tidak mulai mengambil jalan > > > > > tengah.. > > > > > mengambil kebijaksanaan dari masa lalu dengan kemajuan > > > > > teknologi untuk masa depan.. > > > > > dengan mengintegrasikan apa yg bisa di terapkan di dunia saat > > > > > ini.. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
