Kocaknya lagi, mereka menyetop impor garment Indonesia dan akibatnya kebanjiran produk sejenis dari Cina (berikut pekerja gelapnya :)
Memaksa monopoli Hollywood sampai ke bioskop tingkat kabupaten, tapi malah bikin Bollywood subur di televisi. Dan UFO, yang belum terbukti kebenarannya secara ilmiah lebih mereka percaya keberadaannya dibanding hampir 100 US Marines di Tembagapura yang didukung Hillary Clinton dengan 2 batalion temennya di Darwin. Kocak kan, masyarakat semodern itu masih percaya tahyul, dengan bangganya :) --- "johny_indon" wrote: > ya, kadang ngga habis pikir sama amrik ini. > mereka konon udah bisa ngirim orang ke bulan, punya > teknologi super maju, dan di federal reserve itu > tersimpan emas batangan dgn jumlah 25% dari seluruh > emas yg ada di dunia. > belum lagi punya pabrik kertas yg kertasnya dianggap sangat bernilai > hanya karena kertas itu ada gambar presiden2 amrik sebelumnya. > > secara teoritis amrik memang kaya luar biasa. > tapi... pernah ngotot supaya indonesia nerima impor > sayap ayam dari amerika. > > kocak abis. > > --- "ajeg" wrote: > > > Di awal masa jabatannya masih terlihat gagap, > > tapi sekarang paling berani bersikap di antara > > pejabat pemerintah. > > > > Setrika! > > > > > > - > > > > Gita mengaku merasa tersindir pernyataan dubes AS > > > > Reporter : Ardyan Mohamad > > Rabu, 30 Januari 2013 10:40:37 > > > > merdeka.com | Menteri Perdagangan Gita Wirjawan saat membuka > > forum diskusi Trade Conference hari ini, Selasa (30/1), panjang > > lebar menjelaskan soal esensi ekspor-impor di hadapan Duta Besar > > Amerika untuk Indonesia Scot Marciel. Dia sempat menyebut Amerika > > kerap menerapkan standar ganda, lantaran meminta negara lain > > membuka keran impor, tapi benci bila pasarnya dibanjiri barang > > buatan China. > > > > Ditemui wartawan sesudah memberi sambutan, Gita membenarkan > > pernyataannya merupakan balasan atas pidato dubes AS. Hal itu > > dilakukan karena Marciel lebih dulu menyinggung ada beberapa > > negara terlalu paranoid dengan impor. > > > > "Iya (dubes AS menyindir soal impor), tapi saya sudah counter kan > > bahwa saya percaya impor itu bagus selama yang diimpor itu adalah > > bahan baku dan barang modal yg sangat dibutuhkan supaya kita bisa > > merangkak di rantai nilai," ujarnya di Jakarta Pusat, Rabu (30/1). > > > > Lebih jauh lagi, Gita menjelaskan pidatonya berusaha menunjukkan > > kepada delegasi pemerintahan asing bahwa Indonesia tidak khawatir > > neraca perdagangan defisit. Dia memaparkan penyebab defisit > > adalah impor produk migas yang tidak terlalu bernilai tambah. > > Sementara untuk produk konsumsi sangat sedikit. > > > > "Walaupun kita defisit itu oke selama impor membawa hasil yang > > positif untuk rakyat," cetusnya. > > > > Sebelumnya, dalam pembukaan Forum Diskusi Trade Conference, dubes > > AS dan Menteri Perdagangan saling sindir melalui pidato masing- > > masing. Awalnya Dubes Scot Marciel menyoroti sikap beberapa > > negara yang anti terhadap impor. Padahal menurutnya impor bisa > > berdampak bagus pada perekonomian karena akan menurunkan harga > > barang di pasaran. > > > > Meski tanpa menyebut Indonesia, pidato Marciel secara tidak > > langsung menyinggung permasalahan antar kedua negara. Delegasi > > perdagangan Amerika akhir tahun lalu melaporkan sikap Indonesia > > yang membatasi impor produk hortikultura dari Negeri Paman Sam > > itu. > > > > > > lebih percaya UFO.. > > > > http://www.merdeka.com/uang/gita-dan-dubes-as-saling-sindir-soal-impor.html > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
