Mexico City - Kepolisian Meksiko tengah menyelidiki kasus kekerasan seksual 
yang menyeret seorang pemimpin sekte asal Spanyol. Pemimpin sekte ini 
disebut-sebut kerap memaksa berhubungan seks dengan anak-anak.

Ignacio Gonzales de Arriba yang mengklaim dirinya sebagai reinkarnasi Yesus 
Kristus ini, dibekuk kepolisian Meksiko di sebuah rumah di Nuevo Laredo, 
dekat perbatasan Meksiko dengan Amerika Serikat (AS). Polisi menangkap 14 
warga asing, termasuk Gonzales de Arriba dan 10 warga Meksiko dalam 
penggerebekan yang dilakukan pekan lalu.

Keempat belas warga asing tersebut berasal dari sejumlah negara. Mereka 
adalah 6 orang berasal Spanyol, dua orang dari Brasil, dua orang dari 
Bolivia, dua orang dari Venezuela, seorang dari Argentina dan seorang lagi 
dari Ekuador. Gonzales de Arriba yang memimpin sekte bernama 'Defenders of 
Christ' ini dituding oleh mantan anggotanya sendiri, sering melakukan 
praktik seksual ilegal.

"(Dia) Mempromosikan praktik seks ilegal di mana dia juga memaksa anak-anak 
untuk ikut serta, dan kami masih menyelidiki hal tersebut," terang seorang 
sumber di kantor jaksa setempat kepada AFP, Kamis (31/1/2013).

Sementara itu, seorang sumber kepolisian lainnya menyatakan, pemimpin sekte 
tersebut diselidiki atas kasus perdagangan manusia.

Secara terpisah, Institut Migran Nasional setempat menyatakan, seluruh 
anggota sekte tersebut ditahan atas dakwaan yang berbeda, yakni menyandera 
sejumlah orang dan memaksa mereka kerja rodi dan membayar sejumlah uang 
kepada mereka yang disebut 'persepuluhan'.

Komunitas 'Support Network for Sect Victims' yang beranggotakan para mantan 
anggota sekte, menuturkan Gonzales de Arriba kerap melakukan perbuatan yang 
tidak lazim sebagai seorang yang mengaku-aku sebagai reinkarnasi Kristus.

Menurut mereka, Gonzales de Arriba kerap memaksa wanita menjadi budak seks, 
melarang para pengikutnya untuk mandi dan memaksa pengikutnya untuk makan 
daging hewan mentah, terutama organ dalam seperti jantung, hati dan bagian 
perut sapi.

Para pengikut sekte ini didoktrin dengan cara dipaksa menonton video 
pengajaran Gonzales de Arriba selama berjam-jam. Tidak hanya itu, para 
pengikut pria juga diperbolehkan memiliki istri lebih dari satu, sedangkan 
para pengikut wanita dipaksa melakukan praktik prostitusi.

"Para pengikut wanita dijadikan budak seks, itu sama saja dengan perdagangan 
manusia. Dia selalu meyakinkan pengikutnya bahwa dia Yesus Kristus," tutur 
Myrna Garcia yang merupakan salah satu penasihat Support Network for Sect 
Victims. 



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke