On 27 Nov 2005, at 7:00, ma_suryawan wrote:
> Assalamu'alaikum,
>
> --- In [EMAIL PROTECTED], "Jusfiq Hadjar"
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> >
> > Nathanael ini kayaknya adalah orang katolik yang malas
> mikir...
> >
> > Dia bilang "Kalo ngambil semangatnya, saya setuju."
> >
> > Saya ulang: Konstitusi Madinah itu semangatnya adalah: ethnic
> > cleansing terhadap orang Yahudi (artinya penganut agama yang
> > bukan Islam) dan bukan pengakuan dan penghargaan terhadap
> > penganut agama lain..
>
> Saya menolak bahwa semangat konstitusi Madinah yang dibuat oleh
Nabi
> s.a.w dan Jemaat Islam adalah ethnic cleansing terhadap orang
> Yahudi. Justru sebaliknya yang terjadi, Jemaat Islam sedang
> menghadapi ancaman kemusnahan karena ulah kaum Quraisy.
>
Anda tolak atau tidak kenyataan akan sama: yanag terjadi adalah
ethnic cleansing.
(Karena sudah sering saya tunjukkan buktinya, maka saya rasa
tidak perlu saya tunjukkan lagi bukti itu).
> Konstitusi Madinah dibuat untuk melindungi Jemaat Islam agar tidak
> musnah. Untuk melindungi Jemaat Islam yang sedang mengungsi
(Hijrah)
> yang sedang menghadapi persekusi, kejahatan, penganiayaan dan
> ancaman perang yg sangat serius dari pihak Quraisy. Perjanjian yang
> dibuat menjadi jembatan rekonsiliasi yang dapat mengakomodasi
> kepentingan semua pihak, baik kaum Muhajirin, Anshar dan Yahudi.
>
Rekonsialasi taik kucing!
Yang bermusuhan dengna orang Quraish adalah Nabi Muhamamd sundel
dan biadab itu beserta dan muhajirun yang jumlahnya tidak lebih
dari tujuh puluh manusia itu ..
Orang Yahudi penduduk Yathrib sendiri TIDAK bermusuhan dengan
orang Quraish...
Konstitusi Madinah itu sebenarnya lebih mirip dengan perjanjian
VOC yang sedang bermusuhan dengan orang Eropa lain (Portugis atau
Sepanyol Inggeris) dengan penguasa di berbagai daerah di
kepualuan yang sekarang disebut Indonesia: orang Ambon atau orang
Padang sendiri sih TIDAK bermusuhan dengan orang Eropa lain
itu.
Yang bermusuhan dengan orang Quraish adalah para muhajirun...
> Sebagai contoh, kaum Yahudi harus mengeluarkan belanja bersama-
sama
> orang beriman selama masa perang; bahwa kaum Yahudi yang ikut
> perjanjian adalah satu umat dengan kaum beriman; kaum Yahudi
> hendaknya berpegang pada agama mereka, demikian pula dengan
orang
> Islam, dan keduanya agar jangan melakukan kejahatan dan
kedurhakaan;
> bahwa kaum Yahudi wajib menanggung nafkah mereka sendiri, demikian
> pula dengan kaum Muslim berkewajiban menanggung nafkah mereka
> sendiri dan di antara mereka harus saling tolong menolong jika ada
> pihak yang ingin menyerang pihak yang mengadakan perjanjian; dan
> lain-lain.
>
> Jadi, semangat piagam ini harus dimaknai sebagai piagam pertama
> yang mencantumkan hal-hal pokok yang harus diimplementasikan dalam
> kehidupan masyarakat yang plural, seperti jangan melakukan
> kejahatan, pengkianatan, pemboikotan, dan mendukung kebebasan
> beragama dan saling toleransi antar umat beragama.
>
Mirip betul dengan perjanjian antara VOC dan tetua penduduk
Padang atau Ambon dll. yang TIDAK bermusuhan dengan orang Eropa
lain...
> > Menurut sumber yang dipercaya orang Islam sendiri, orang Yahudi
> > itu adalah penduduk asli Yathrib, yang kemudian dibunuh
> > beramai-ramai oleh nabi Muhamamad yang adalah pendatang dari
> > Makkah hingga ketika tu nabi meninggal boleh dibilang tidak ada
> > orang lagi Yahudi yang tinggal.
>
> Saya sampaikan hal yang berlaku umum dalam sejarah peradaban
manusia
> bahwa pengkianatan dalam masa perang, kekacauan dan huru-hara,
> di negara/bangsa/kaum mana pun dapat dianggap sebagai perbuatan
yang
> sangat rendah, pengecut, hina, biadab dan hukuman mati biasanya
> diberlakukan bagi para pengkianat di masa atau kondisi seperti itu.
>
> Apalagi jika telah terikat dengan perjanjian. Inilah kondisi yang
> terjadi pada 1500 th yang lalu di Jazirah Arab, terutama dalam
> peristiwa perang Khandak (Parit), dimana kaum Muslimin di kota
> Medinah dikepung oleh puluhan ribu tentara konfederasi Arab untuk
> diperangi. Dan kaum Yahudi men-support rencana usaha pembantaian
ini
> dengan cara-cara licik & terselubung.
>
> Jadi yang namanya pengkianatan bukan hanya soal serang, bantai dan
> bunuh seperti perkataan para pihak yang anti-Islam. Banyak hal yang
> lebih berbahaya ttg soal bentuk-bentuk dan akibat penghianatan jika
> dilakukan dimasa perang/huru-hara dalam jangka panjang.
>
> Ini yang dilakukan oleh Banu Quraiza. Mereka memprovokasi. Mereka
> memboikot supply makanan bagi kaum Muslimin. Mereka terlibat
> kesepakatan rahasia dengan Quraisy dengan iming-iming janji yang
> menggiurkan, namun di sisi lainnya mereka masih terikat perjanjian
> dengan kaum Muslimin. Mereka berupaya agar salah satu sisi gerbang
> kota Medinah yang tidak dijaga oleh kaum Muslim (Tidak dijaga krn
> kaum Muslim percaya pada Banu Quraiza dan di sana ada benteng
> Quraiza) dapat leluasa dimasuki oleh konfederasi Arab untuk
> menyerang kaum Muslim di Medinah.
>
> Da, pada akhirnya Yahudi Banu Quraiza dijatuhi hukuman mati oleh
> Sa'd bin Mu'adz (kepala suku Aus) - bukan oleh Hz. Rasulullah s.a.w.
> Dan Keputusan Sa'd untuk menghukum mati adalah hasil keputusannya
> sendiri. Keputusan itu tepat karena berdasarkan BIBLE dalam Ulangan
> 20:10-18.
>
Saya heran orang Ahmadiyah seperti Suryawan ini, yang ajarannnya
saya kira manusiawi (atau saya salah?), membenarkan kisah
perbuatan biadab, kejam, keji, keji, ganas lagi buas orang
Islam yang, menurut sumber yang dipercayai orang Islam, telah
membunuh ratusan laki-laki suku Yahudi ini dan kemudian
memperkosa beramai-ramai perempuan mereka yang selanjutnya
dijadikan budak..
> Salam,
> M. A. Suryawan
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
List owner : [EMAIL PROTECTED]
Homepage : http://proletar.8m.com/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/