TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Pengucapan syukur di Minahasa Selatan memang menjadi berkah bagi pedagang di pasar Amurang, khususnya pedagang daging babi dan anjing.
Dua jenis daging tersebut sepertinya sudah menjadi menu wajib ada pada setiap momen besar seperti pengucapan syukur. Sehingga penjualan di pasar pun menjadi laris manis. Pengucapan tahun ini, pedagang rata-rata bisa menghabiskan berkali lipat dari jumlah penjualan sebelumnya. Seperti penjualan daging anjing, mengalami peningkatan penjualan lima kali lipat."Biasanya saya jual hanya 10 ekor per hari, sekarang sudah mencapai 50 ekor," jelas Donal Kairupan pedagang daging anjing dan babi di pasar Amurang. Untuk per kilo, dibanderol dengan harga Rp 35 ribu."Satu ekor bisa mendapat keuntungan Rp 300 ribu," jelas dia. Itu berarti pada momen pengucapan, dirinya bisa mendapatkan keuntungan jutaan rupiah. Peningkatan penjualan juga terjadi pada daging babi, dengan peningkatan lima kali lipat dari sebelum pengucapan."Untuk babi biasanya kami hanya habis satu ekor tiap hari, sekarang bisa menghabiskan 5 ekor," jelas dia. Kentungan berlipat juga didapatkan dari hasil penjualan tersebut."Per kilo kami jual Rp 40 ribu, dengan keuntungan per ekornya bisa mencapai Rp 500 ribu," jelas dia. Jika dihitung keuntungan yang diperoleh bisa mencapai Rp 2,5 juta. ________________________________ From: Bukan Pedanda <[email protected]> To: [email protected] Sent: Monday, February 4, 2013 12:41 PM Subject: [proletar] Kompas: Harga Daging Sapi di Indonesia Termahal di Dunia http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2013/02/03/0833321/Harga.Daging.Sapi.di.Indonesia.Termahal.di.Dunia. Harga Daging Sapi di Indonesia Termahal di Dunia Penulis : Eny Prihtiyani | Minggu, 3 Februari 2013 | 08:33 WIB KOMPAS/HERU SRI KUMORO Ilustrasi: Pedagang daging sapi JAKARTA, KOMPAS.com — Harga daging sapi di Indonesia saat ini adalah yang termahal di dunia. Harga di dalam negeri berkisar Rp 90.000 per kilogram, sementara di sejumlah negara lain hanya berkisar Rp 40.000. Pemerintah diminta turun tangan untuk menstabilkan harga daging. Faktanya sudah tiga bulan ini harga daging tak kunjung turun. Jika ini terus dibiarkan, maka mendekati puasa dan Lebaran harga daging bisa menyentuh level Rp 120.000 per kilogram. Itu sudah melampaui daya beli masyarakat. -- Bayu Krisnamurthi Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, harga daging pada pekan keempat Januari 2013 mencapai Rp 90.000 per kilogram. Harga tersebut bertahan sejak minggu pertama Desember 2012. Menurut data Bank Dunia, harga daging sapi rata-rata di Indonesia pada bulan Desember 2012 mencapai 9,76 dollar AS, sementara di Malaysia hanya 4,3 dollar AS, Thailand 4,2 dollar AS, Australia 4,2 dollar AS, Jepang 3,9 dollar AS, Jerman 4,3 dollar AS, dan India 7,4 dollar AS. Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi pekan lalu di Jakarta mengatakan masih tingginya harga daging di pasaran mengindikasikan pasokan yang masih tersendat. "Saya tidak mau menggugat hasil survei yang menyebutkan pasokan sapi kita cukup, tetapi faktanya sudah tiga bulan ini harga daging tak kunjung turun. Jika ini terus dibiarkan, maka mendekati puasa dan Lebaran harga daging bisa menyentuh level Rp 120.000 per kilogram. Itu sudah melampaui daya beli masyarakat," paparnya. © 2008 - 2013 KOMPAS.com - All rights reserved Kompas Gramedia [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
