Istilah Kristen mungkin berasal dari Cristhos, sebuah aliran agama pagan 
berasal dari Romawi, agama Serapis. Dalam Bibel istilah Kristen 
dikaitkan dg suatu kelompok yg didirikan Paulus  di Athokia tahun 50 M, 
sedang Yesus "disalib" tahun 33 M. 


________________________________
 From: Nub <[email protected]>
To: [email protected] 
Sent: Monday, February 11, 2013 12:03 AM
Subject: [proletar] Apakah Yesus satu2nya jalan keselamatan
 

  

Assalamualaikum warohmatuloh hi waborokatu

Hadirin dan hadirot,

Ga hadir gua garot!

Berikut tulisan yang menjawab banyak pertanyaan member milis ini.
Silahkan direspon, kalo ada waktu ya gua bales hehehe

Sebelumnya, ada musik enak, favorit gua beberapa tahun lalu

http://www.youtube.com/watch?v=AR4CCLnmf1Q

Apakah Yesus satu2nya jalan keselamatan

Alkitab mengatakan dalam Kisah Para Rasul 4:12 "Dan keselamatan
tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah
kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang
olehnya kita dapat diselamatkan."

Selama bertahun-tahun saya diskusi dan debat dengan orang non-kristen,
salah satu ketidak sukaan mereka pada kekristenan  yang paling sering
saya temui adalah: exclusivity. Kalimat ini sering saya dengar
"tidak mungkin hanya agama Kristen yang benar. Terlalu arogan kalau
anda ngotot cuma agama Kristen yang benar dan berusaha membuat orang
lain bertobat ke agama Kristen. Semua agama itu sama benarnya. Tuhan itu
bukan hanya tuhannya orang Kristen."

Paulus mengajak para umat percaya yang non yahudi untuk mengingat
kembali masa ketika mereka belum menjadi umat percaya: " bahwa waktu
itu kamu tanpa Kristus, tidak termasuk kewargaan Israel dan tidak
mendapat bagian dalam ketentuan-ketentuan yang dijanjikan, tanpa
pengharapan dan tanpa Allah di dalam dunia" (Efesus 2:12).

Keadaan inilah, tanpa pengharapan dan tanpa Allah, yang menjadi fokus
Paulus diawal suratnya kepada jemaat di Roma. Paulus menjelaskan bahwa
kuasa Allah dan keilahianNya sudah tampak dari sejak dunia diciptakan,
jadi semua manusia tak terkecuali tidak bisa berdalih (1:20), dan Allah
telah menaruh hukum moral dihati semua manusia (2:15), menjadikan mereka
bertanggung jawab dihadapan Tuhan. Walaupun keselamatan yang ditawarkan
Allah bisa diterima melalui wahyu umum atau general revelation (2:7),
kenyataan pahitnya adalah bukannya menyembah sang pencipta, manusia
justru tidak mempedulikan Allah dan menolak hukum moral yang diberikan
Allah )1:21-32). Kesimpulannya adalah, semua manusia berada dibawah
kekuasaan dosa (3:9-12).

Lebih parah lagi, Paulus menjelaskan bahwa manusia tidak bisa menebus
dirinya sendiri dengan cara hidup kudus (3:19-20). Untungnya, Allah
sudah menyediakan jalan keluar: Yesus Kristus telah mati untuk dosa
manusia, dengan begitu memenuhi tuntutan keadilan Tuhan dan memberikan
rekonsiliasi manusia dengan Allah (3:21-26). Dengan kematian Kristus
dikayu salib, keselamatan tersedia bagi semua orang sebagai pemberian
yang bisa diterima dengan iman.

Banyak orang bertanya: "lalu bagaimana dengan nasib orang2 yang
lahir dijaman sebelum Yesus?". Memang benar tidaklah mungkin Allah
yang maha penyayang akan mengirim orang ke neraka jika dia tidak pernah
mendengar tentang Yesus. Seseorang yang belum pernah mendengar tentang
Kristus, tidak bisa diharapkan untuk menaruh imannya pada Kristus. Tapi
ini bukan masalahnya. Menurut Alkitab, Allah tidak menghakimi manusia
yang belum pernah mendengar tentang Kristus berdasarkan apakah mereka
menaruh imannya kepada Kristus. Allah akan menghakimi mereka menurut
wahyu umum yang Allah sudah berikan kepada semua manusia melalui alam
dan kesadaran mereka. Tawaran di Rom 2:7: "yaitu hidup kekal kepada
mereka yang dengan tekun berbuat baik, mencari kemuliaan, kehormatan dan
ketidakbinasaan"  -- adalah tawaran keselamatan bagi semua orang.
Seseorang yang merasakan bahwa dirinya membutuhkan pertobatan didalam
hati kecilnya dan mengharapkan belah kasihan Allah, bisa mendapatkan
keselamatan itu. Ini bukan berarti, bahwa manusia bisa diselamatkan
tanpa harus melalui Kristus. Melainkan, benefit kematian Yesus bisa
didapat orang, walaupun dia tidak sadar dan belum pernah mendengar
tentang Kristus.

Orang2 tersebut mencakup tokoh2 dalam perjanjian lama seperti Melkisedek
dan Ayub, yang diselamatkan oleh Kristus, tapi tidak pernah mendengar
tentang Kristus sebelumnya. Mereka bahkan bukan warga Negara Israel,
tapi mereka memiliki hubungan yang intim dengan Allah. Tentu saja,
dijaman ini ada banyak Ayub2 modern yang hidup dan belum pernah
mendengar tentang Kristus. Begitu juga dengan anak2 kecil yang mati,
orang2 yang cacat mental dan tidak bisa mengerti kabar baik, mereka
sudah ditebus oleh Kristus. Dengan kematian Kristus, semua dosa manusia
sudah ditebus asalkan kita mau menerima dan percaya dengan iman kepada
Yesus Kristus. Hanya mereka yang sudah mendengar tapi menolak Kristus
saja yang tidak diampuni.

Sayangnya, Perjanjian Baru mengajarkan bahwa manusia banyak yang tidak
mau memenuhi standard (general revelation) ini.  Tetapi, pointnya tetap,
bahwa keselamatan tersedia bagi semua orang melalui wahyu umum Allah di
alam dan kesadaran manusia. Paulus menjawab orang2 Athena yang menyembah
dewa2: "Allah yang telah menjadikan bumi dan segala isinya, Ia, yang
adalah Tuhan atas langit dan bumi, tidak diam dalam kuil-kuil buatan
tangan manusia,… Dialah yang memberikan hidup dan nafas dan segala
sesuatu kepada semua orang. Dari satu orang saja Ia telah menjadikan
semua bangsa dan umat manusia untuk mendiami seluruh muka bumi dan Ia
telah menentukan musim-musim bagi mereka dan batas-batas kediaman
mereka,  supaya mereka mencari Dia dan mudah-mudahan menjamah dan
menemukan Dia, walaupun Ia tidak jauh dari kita masing-masing."

Ilustrasinya begini: Bayangkan ada seorang Eskimo yang hidup di kutub
utara, bernama Joni. Ketika Joni melihat langit dan bintang2, dia
melihat keindahan alam semesta ini. Dia merasakan bahwa smeuanya ini
diciptakan oleh Roh yang besar. Terlebih lagi, suara hatinya mengatakan
bahwa dia harus mengasihi sesama manusia. Tapi, dasar si Joni ini memang
bebal bukan kepalang, bukannya menyembah si Roh yang besar ini,dia malah
bikin patung2 kecil untuk roh2 lain. Dan bukannya mengasihi sesama
manusia, Joni malah hidup dalam kekejaman dan tidak mempedulikan orang
lain. Dalam hal ini, si Joni akan dihakimi Allah dengan basis wahyu umum
Allah yang tersedia dialam semesta ini dan dihati manusia.

Jadi apa gunanya mengabarkan injil? Adalah tugas kita sebagai umat
Kristen untuk mengabarkan kabar baik keseluruh dunia, dengan mempercayai
Tuhan yang sudah mengatur dunia sedemikian rupa agar kabar baik itu
sampai kepada orang2 yang Allah tahu akan menerimanya jika dia mendengar
injil tersebut. Kasih kita kepada sesama manusia bukan kita lakukan
dengan berpura2 seakan2 mereka tidak tersesat tanpa Kristus, tapi justru
berupaya maksimal untuk berkomunikasi dengan mereka tentang Yesus yang
sudah memberikan nyawanya untuk dunia ini.

Dengan ini saya tutup dengan perkataan Yesus di Mat 29:19-20 :
"Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah
mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka
melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan
ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

[Non-text portions of this message have been removed]


 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke