Lha Pinpin itu memang anak pesantren...

Anak pesantren yang tidak tahu arti kata matn dan wathan...



--- In [email protected], "Nub"  wrote:
>
> Ohhh dah kelabakan, cuma bisa copy paste ya pin...
> makanya jangan sotoy.
> dari website level pesantren lagi, kasian deh, sama persis ama musik...
> padahal gayanya dah sok pinter ampe maki2..
> 
> hihihi
> 
> 
> --- In [email protected], "pinpinyuliansyah"  wrote:
> >
> > AGAMA KRISTEN BUKAN AJARAN YESUS
> > Umat Kristen selalu mengklaim bahwa "Kristen" adalah ajaran Yesus. Klaim 
> > ini sesungguhnya tidak memiliki dasar sama sekali selain hanya angan-angan 
> > dan omong-kosong belaka. 
> > 
> > Pokok-pokok pikiran di bawah ini, tanpa bisa dibantah oleh siapapun, 
> > membuktikan bahwa "Kristen" sama sekali bukan ajaran Yesus!  
> > 
> > 1. Yesus tidak pernah mengajarkan atau memberi nama "Kristen" pada misi dan 
> > tugas yang diembannya. 
> > 
> > 2. Yesus tidak pernah memerintahkan umatnya (umat Israel) untuk sembahyang 
> > (kebaktian) di "gereja". 
> > 
> > 3. Yesus tidak pernah menyatakan dirinya sebagai "Tuhan Pencipta Semesta 
> > Alam". 
> > 
> > 4. Yesus tidak pernah memerintahkan umatnya (umat Israel) untuk menyembah 
> > dia. 
> > 
> > 5. Agama Kristen baru benar-benar eksis setelah kanonisasi Perjanjian Baru. 
> > Sebelumnya, Kristen sama sekali belum eksis di muka bumi ini. 
> > 
> > 6. "Kristen" adalah istilah Yunani dari kata "Christos" yang merupakan 
> > terjemahan dari kata Ibrani "Mesiah" yang berarti "yang diurapi" atau "yang 
> > ditahbiskan". Sementara Yesus adalah seorang Israel yang berbahasa Ibrani. 
> > Jadi, bagaimana mungkin Yesus mengajarkan "Kristen" yang notabene bukan 
> > istilah bahasanya? 
> > 
> > 7. Selama hidupnya di dunia, Yesus tidak pernah menyeberang ke negeri lain 
> > kecuali hanya muter-muter di negeri Israel. Bagaimana mungkin Tuhan hanya 
> > mondar-mandir di negeri Israel saja? Memangnya manusia pada waktu itu cuma 
> > ada di negeri Israel? 
> > 
> > 8. "Kristen" menemukan identitas dirinya melalui propaganda Paulus Tarsus. 
> > Sebagaimana diketahui, Yesus, tidak pernah kenal, tidak pernah melihat, 
> > tidak pernah menyebut, dan tidak pernah berbicara dengan manusia yang 
> > bernama Paulus dari Tarsus.
> > 
> > 9. Yesus disunat, sedangkan umat Kristen tidak perlu disunat (sesuai ajaran 
> > Paulus). 
> > 
> > 10. Yesus meninggal diberi kain kafan, sedangkan umat Kristen meninggal 
> > berpakaian pengantin (seperti meninggalnya Paulus).
> > 
> > --- In [email protected], "Nub"  wrote:
> > >
> > > 
> > > 
> > > Apakah Paulus mencemari ajaran Yesus?
> > > 
> > > 
> > > 
> > > Seseorang tidak bisa menguasai Perjanjian Baru tanpa mempelajari Paulus.
> > > Setelah bertemu Yesus dalam perjalanan ke Damaskus, Paulus menjadi salah
> > > seorang penginjil terhebat hebat dalam sepanjang kekristenan. Bahkan
> > > dalam perjanjian baru pun dia menjadi salah seorang figur utama. Dia
> > > menulis 13 surat yang kurang lebih sekitar seperempat dari total
> > > perjanjian baru. Sekitar 16 chapter dari Kisah Para Rasul berfokus
> > > kepada Paulus, mengggambarkan pelayanannya. Konsekuensinya, Paulus
> > > adalah penulis dan subject lebih dari sepertiga perjanjian baru.
> > > 
> > > Paulus ada seorang yahudi kewarganegaraan Roma yang dididik oleh
> > > Gamaliel, seorang farisi penting dalam mahkamah agama,  untuk mengenal
> > > hukum nenek moyang mereka. Paulus mengatakan bahwa dirinya lebih maju
> > > dalam agama yahudi disbanding teman sebayanya dan rajin memelihara adat
> > > istiadat (Gal 1:14). Paulus disunat pada hari kedelapan, dari bangsa
> > > Israel, dari suku benyamin, orang ibrani asli, dan seorang farisi (Fil
> > > 3:5). Lewat The Mishnah, kita mengetahui bahwa lelaki yahudi itu bisa
> > > menerima posisi yang berotoritas pada umur 30 (m.Avot 5:21). Oleh sebab
> > > itu, Paulus berumur sekitar 30 tahun ketika dia mulai punya otoritas
> > > untuk menghukum orang2 kristen. Di Gal 1:13 Paulus menggambarkan betapa
> > > dia sangat berusaha untuk menghancurkan gereja dan menyiksa orang2
> > > kristen sebelum pertobatannya.
> > > 
> > > Penolakan Paulus terhadap Yesus kemungkinan besar disebabkan oleh
> > > kematian Yesus dikayu salib. Paulus tahu bahwa kematian dikayu salib itu
> > > merupakan kutukan dari Allah (Ul 21:23). Bagi Paulus saat itu, tidaklah
> > > mungkin seorang yang mengaku  mesias  bisa mati dibawah kutuk Allah.
> > > Tetapi kemudian barulah Paulus mengerti bahwa kematian Yesus itu adalah
> > > tebusan pengganti bagi kita yang hidup dibawah kutuk (Gal 3:10).
> > > 
> > > Dimulai dari F. C. Baur dan diikuti oleh Wrede seorang teolog jerman
> > > yang menyebut Paulus itu `the second founder of christianity'.
> > > Wrede berpendapat bahwa bagi Paulus, kehidupan dan ajaran Yesus itu
> > > tidak penting, yang penting hanyalah kematian dan kebangkitan Yesus.
> > > Yesus yang sudah bangkit dan bertemu dengannya di jalan ke Damaskus
> > > itulah yang menjadi focus pengajaran Paulus. Tapi teori Wrede banyak
> > > mendapat kecaman baik dari kalangan liberal jerman dan dari kalangan
> > > konservativ inggris. Rudolf Bultmann mengatakan bahwa sedikitnya
> > > referensi dari ajaran Yesus ditulisan Paulus itu disebabkan memang karna
> > > Paulus fokus pada kematian dan kebangkitan Yesus dan implikasinya
> > > sebagai pengertian terhadap identitas Yesus sebagai Tuhan. Walaupun
> > > Paulus mengembangkan ajaran Yesus, tapi Bultmann melihat bahwa ajaran
> > > Paulus tidak berkontradiksi dengan ajaran Yesus.
> > > 
> > > Sebagian orang sering bilang kalau Paulus lah yang mengajarkan bahwa
> > > Yesus itu Tuhan. Tapi jelas klaim ini tidak punya dasar sama sekali.
> > > Walaupun tanpa surat2 Paulus, ada banyak sekali ayat di Perjanjian Baru
> > > yang mengatakan bahwa Yesus itu Tuhan (Yoh 1:1). Dalam Kel 3:14 Allah
> > > berkata "AKU ADALAH AKU" (I AM WHO I AM) yang dalam bahasa
> > > yunaninya "ego eimi ho on". Di Yesaya 41:4 Allah berkata Dialah
> > > yang pertama dan terakhir. Bandingkan dengan Wahyu 1:8 dimana Yesus juga
> > > menggunakan "ego eimi" alfa dan omega, yang pertama dan
> > > terakhir. Inilah sebabnya dalam Yohanes 8:58 ketika Yesus menjawab
> > > pertanyaan orang2 yahudi "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum
> > > Abraham jadi, Aku telah ada (I AM)", orang2 yahudi mengambil batu
> > > untuk melempari Yesus. Orang2 yahudi itu tahu implikasi dari perkataan
> > > Yesus "I AM", bahwa Yesus sedang mengklaim diriNya itu Allah.
> > > Kalau Yesus hanya sekedar mengaku bahwa dia lebih tua dari Abraham,
> > > mungkin orang2 yahudi hanya akan menganggap Yesus itu gila. Tapi orang2
> > > yahudi tahu bahwa Yesus bukan hanya sekedar mengaku lebih tua dari
> > > Abraham, tapi Yesus sedang membuat klaim ilahi. Hal serupa terjadi di
> > > Yoh 10:33 ketika Yesus sebelumnya pada ayat 30 mengatakan bahwa Allah
> > > dan Yesus adalah satu, orang2 yahudi mengerti bahwa Yesus bukan hanya
> > > sekedar bermaksud bahwa Allah dan Yesus itu satu visi, tapi memang Yesus
> > > sedang menyamakan dirinya dengan Allah. Dan masih banyak sekali contoh
> > > lain yang membuktikan bahwa ajaran Yesus itu Tuhan bukanlah karangan
> > > Paulus semata.
> > > 
> > > Beberapa saat setelah pertobatannya, Paulus sempat tinggal bersama2
> > > dengan Petrus selama 15 hari (Gal 1:18). Kata `mengunjungi'
> > > dalam bahasa aslinya punya arti tambahan, yaitu `meminta
> > > keterangan' (to inquire). Paulus tidak datang ke Yerusalem dan
> > > mengunjungi Petrus untuk berlibur, melainkan untuk mencari tahu sesuatu
> > > –bisa dipastikan tentang Yesus dan ajaranNya, makna dari
> > > perjumpaannya dengan Yesus dll. Dari sinilah Paulus punya akses ke
> > > kehidupan dan ajaran Yesus. Ada bukti yang sangat kuat bahwa pengajaran
> > > Paulus parallel dengan pengajaran Yesus. Baik Yesus maupun Paulus
> > > menyerang legalisme yahudi dan dosa dari ketergantungan kepada diri
> > > sendiri untuk keselamatan.
> > > 
> > > Bukti bahwa Paulus mengetahui Yesus dan ajaranNya
> > > 
> > > 1.      Perjamuan kudus (Mat 26:26–30; Mark 14:22–26;  Luk
> > > 22:14–23) bandingkan  1 Kor 11:23–26.
> > > 
> > > 2.      Narasi kebangkitan Yesus (Luke 24:36–49; John 20:19–29;
> > > 21:1–14) bdk.  1 Kor 15:3–5, 35–57; Phil 3:21
> > > 
> > > 3.      Perceraian (Mark 10:1–12; Mat 19:1–12) bdk. 1 Kor
> > > 7:10–11
> > > 
> > > 4.      Dukungan untuk penginjil (Mat 10:10; Luk 10:7) bdk.  1 Cor 9:14;
> > > 1 Tim 5:18
> > > 
> > > 5.      Pengajaran akhir jaman (Mat 24; Mark 13; dan khususnya Luke 21)
> > > bandingkan 2 Thess 2:1–12
> > > 
> > > 6.      Perumpamaan akhir jaman: (Mat 24:43–44; Luk 12:36–38;
> > > Mat 24:45–51; Luk 12:42–48; Mat 25:1–13) bandingkan 1 Thess
> > > 4:1–5:11
> > > 
> > > 7.      Iman yang memindahkan gunung (Mat 17:20) bdk. 1 Kor 13:2
> > > 
> > > 8.      Jangan membalas kejahatan (Mat 5:38–42; Luk 6:29–30)
> > > bdk. Rom 12:14
> > > 
> > > 9.      Kasih dan hukum (Mat 22:37–40) bandingkan Rom 13:8–10;
> > > Gal 5:14
> > > 
> > > 10.  Tidak ada yang najis (Mat 15:10–20; Mark 7:17–23)
> > > bandingkan Rom 14:14
> > > 
> > > 11. Abba (Mark 14:36) bandingkan Rom 8:15; Gal 4:6.
> > > 
> > > Paulus sendiri memisahkan mana perintah dan ajaran Yesus dan mana
> > > pendapatnya sendiri (1 Kor 7:10, 12 dan 25). Petrus, rasul paling utama
> > > dan pemimpin gereja saat itu, punya akses ke surat2 Paulus, menyetarakan
> > > surat2 Paulus dengan perjanjian lama dan berkata "…seperti juga
> > > Paulus, saudara kita yang kekasih, telah menulis kepadamu menurut hikmat
> > > yang dikaruniakan kepadanya…." (2 Pet 3:15-16). Here comes the
> > > one million dollar question: untuk apa Paulus yang punya kedudukan
> > > penting sebelumnya, meninggalkan kedudukannya dan menjadi pengikut
> > > Kristus, dan membuat dirinya dikejar2 oleh tentara romawi dan akhirnya
> > > dihukum mati setelah mengalami berbagai siksaan terlabih dahulu?
> > > 
> > > 
> > > 
> > > [Non-text portions of this message have been removed]
> > >
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke