--- In [email protected], "suryana" wrote: > > Barusan aku tulis cukup panjang kali lebar dan listrik mati....... > > Biasanya utk minum teh aturan bakunya teh yg paling awal setelah diseduh > maka seduhannya dibuang, seduhan ke dua baru utk di minum, tujuannya utk > membuang kotoran debu. > Panas yg terbaik disekitaran 90°C setelah air mendidih didiamkan sebentar > baru diseduh ke teh. >
Iya bener, diseduh air panas untuk beberapa detik dan airnya langsung dibuang. Katanya seduhan pertama itu juga supaya daun teh nya mengembang, jadi pada seduhan kedua daun tehnya sudah mengembang. Untuk teh lokal, gw biasanya pake merk Oolong Jawa. Merk itu hanya ada di supermarket Hero aja. Kang Sur sekali2 cobain teh Srilanka Dilmah, rasanya nggak kalah dengan teh Oolong Cina. Btw, gw kalo minum teh biasanya setelah seduhan kedua poci hanya diisi secukupnya air panas aja. Ini yang gw sebut 'biang teh', setiap gw mau minum teh tinggal menuang sedikit biang teh ke gelas dan sisanya ditambah air panas. Jadi, gw minum teh selalu panas atau suam2 kuku tergantung selera. > Ada banyak jenis teh, bila mau mencicipi paling enak di teh 63 ( sudah > banyak di mall mall Jakarta ). > > Ada 1 jenis teh unik banget, namanya teh raja, yg ini hanya bisa diminum > sekali saja, seduhan kedua menjadi hambar, makanya disebut teh raja, > harganya juga aduhai 200 rb keatas/ons. > > Biasa sih Oolong tea Kao Shan, sudah sangat memadai utk diminum dengan dosis > anti oksidan yg memadai. > > Aku juga suka dengan teh poci, biarpun buatan Indonesia masih boleh > dijadikan minuman sehari hari. ( aku sangat jarang minum air putih ).di kios > teh 63 banyak jenis teh, hanya usahakan jangan membeli teh jenis celup, > karena kwalitasnya diragukan, pernah satu kali masuk pabrik teh, ternyata > teh celupnya diambil dari debu yg bertebaran dimesin pengering teh. > > Indonesia sebagai penghasil teh, memiliki banyak jenis teh, sampai teh hitam > yg disukai oleh masyarakat Rusia juga ada, sayangnya pembuat teh lokalan ( > rumah tangga ) tidak sabaran mengeringkan teh di panas matahari, akibatnya > teh di gosong kan agar cepat kering dan layu, akibatnya terasa pahit gosong, > padahal tehnya sendiri kwalitas baik. > > India dengan darling ( sorry lupa ejaannya ) teh nya utk aku tidak masuk > selera, cuma mahal doangan. > > Teh juga jenis tanaman unik, karena 3 lembar pucuk paling atas rasa dan > aroma nya paling baik, sampai sampai ada teh botolan berani memasang iklan > dengan pucuk teh menjadi bahan utamanya ( ketahuan bohongnya banget bagi > peminum teh ) > > Bila mau menikmati teh sebenarnya sangat repot, suasana tidak boleh berisik > gak karuan, cukup dengan musik intrument lembut dan nikmati minum teh, > apalagi sambil udud, beneran sorganya jadi pindah ke teh, sayang suasana > seperti itu tidak mudah aku dapatkan, terlalu banyak gangguan suara ( > terutama kendaraan lewat ) > Dan tidak lupa gelas teh nya ukuran sloki, jadi bukan gelas biasa seperti > minum di rumah makan. > > Ada 1 lagi kegunaan teh, biasanya aku basi kan teh semalam dalam gelas besar > dan bangun tidur diminum, ini sangat bermanfaat utk membersihkan usus, ada > juga yg dipakai utk mencuci muka, dan dibuang di pot bunga/tanaman. > Khusus minum teh basi pernah aku baca juga di dunia maya, hanya lupa dimana, > sedang aku sudah terbiasa minum teh basi sudah puluhan tahun > ----- Original Message ----- > From: "ttbnice" > To: > Sent: Friday, February 15, 2013 11:31 AM > Subject: [proletar] Sekarang teh... Re: Meskipun Tetapi ..(Pinpin yang > sedeng mau... > > > >> Aku kurang suka kopi, lebih memilih teh, dan teh pun aturannya proses sd > >> diminum termasuk repot. > > > > > > Gue juga lebih suka nge teh. Seharum apapun aroma kopi, gak punya efek > > apapun buat gue. Tapi aroma teh bisa bikin refresh & happy. Gue gak tau > > banyak soal teh, tapi gue bisa rasain teh yg enak sampe yg gak enak, tanpa > > gula tentunya. > > > > Sur, coba sekarang jelasin soal teh. > > > > > > > > --- In [email protected], "suryana" wrote: > >> > >> Minum kopi ada cara tersendiri. > >> Biasanya gula ditaruh diawal, kemudian kopi dan ketika di seduh, maka > >> airnya > >> harus mendidih, dan tidak boleh di kocek pakai sendok, ditunggu beberapa > >> saat sampai diperkirakan kopi sudah cukup matang ( gelas/cangkir ditutup > >> dulu ), dengan demikian maka kopi yg sudah matang baru di kocek agar gula > >> dan kopi bersatu. > >> Bila urutan kopi dahulu, maka kopi bisa belum matang. > >> > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
