SEMARANG ( Pos Kota ) – Diduga berlatar belakang asmara, lelaki beristri dibantai secara sadis . Ali Maksum,40, warga Desa Karangasem, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak , Jateng ditemukan tewas bersimbah darah. Lelaki yang telah beranak dan beristeri tersebut ditemukan tewas tergeletak di tengah jalan Sayung Demak , tepatnya di jalanan Dukuh Deles , Desa Purwosari dalam keadaan penuh luka bacokan senjata tajam . Tak jauh dari mayat korban ditemukan sepeda motor Yamaha Yupiter H 5214 RR yang diduga dipakai korban sebelum dibunuh . Korban ditemukan tewas pada Selasa siang (12/2) . Menurut saksi Rohmad,40, warga Bedono, pada saat itu dia bersama istri, Suyati, baru saja pulang dari pasar Sayung untuk berjualan. Sesampainya di lokasi kejadian, kedua saksi melihat ada sesosok tubuh yang tergeletak di tengah jalan. Menduga kalau korban baru saja mengalami kecelakaan, saksi kemudian menghentikan sepeda motornya dan berusaha untuk memberikan pertolongan kepada korban yang saat itu masih hidup. “Waktu itu saya kira dia korban kecelakaan, karena motornya tergeletak sekitar lima meter dari korban. Lalu waktu saya tanya apakah baru saja mengalami kecelakaan, dia bilang kalau baru saja dibacok-bacok orang,” ungkap Rohmad menirukan ucapan korban sebelum tewas. Rohmad lalu mencari pertolongan warga lainnya yang kebetulan lewat yakni Fauzi untuk membawa korban ke rumah sakit. Keduanya kemudian membawa korban yang bersimbah darah ke RSI Sultan Agung Semarang. Tetapi , belum sempat mendapat pertolongan , korban keburu tewas karena kehabisan darah. Sementara itu dari keterangan teman dekat korban Hikmah,18, gadis lajang warga Deles, bahwa sebelumnya korban sempat main ke rumahnya. Setelah itu, korban yang sudah berkeluarga ini mengantarkan orang tua Hikmah ke rumah kakeknya di Moro sekitar jam 10.00 WIB. Usai mengantarkan orang tua Hikmah inilah, korban diduga dibunuh oleh pelaku. Diduga kuat, motif pembunuhan ini adalah masalah asmara. Korban dan Hikmah sudah berkenalan sejak empat bulan lalu. Dari perkenalan itu, korban menaruh hati kepada Hikmah meski dirinya sudah berkeluarga . Korban nekad sering berkirim pesan SMS kepada Hikmah yang isinya mencurahkan perasaannya. Korban bahkan sempat berkunjung ke rumah Hikmah hingga beberapa kali. Hikmah sendiri tidak mengetahui jika korban sudah berkeluarga, karena tidak pernah membicarakannya. “Saya kenal dia sejak empat bulan lalu, waktu itu dia (korban) lewat didepan rumah dan tahu-tahu mengajak saya kenalan dan terus berlanjut hingga sekarang,” jelas Hikmah. Kapolres Demak AKBP Sigit Widodo menyebutkan, bahwa korban diduga merupakan korban dari balas dendam. Hal ini melihat posisi sepeda motor korban yang masih ada di dekat korban dan tidak hilang. Meski demikian pihaknya masih terus melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. Ada pun luka pada tubuh korban adalah pinggang kanan seperti bekas tusukan, kemudian bacokan pada paha kiri dan lutut kanan. Selain karena luka yang dideritanya, kematian korban juga disebabkan banyak kehilangan darah . ( Suatmadji/d ) .
[Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
