http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2005/12/7/n3.htm


AS segera Hibahkan Kapal Perang


Jakarta (Bali Post) -
Pencabutan embargo militer oleh pemerintah Amerika Serikat (AS) ternyata 
membawa berkah tersendiri bagi Indonesia. Betapa tidak, selain diperbolehkan 
kembali membeli peralatan militer dari AS, pemerintah negara Paman Sam itu juga 
berniat memberikan beberapa kapal perang bekasnya kepada Indonesia untuk 
mendukung pengamanan Selat Malaka. ''Hibah ini hanya diberikan kepada Indonesia 
dalam rangka membantu upaya pengamanan Selat Malaka dan Singapura yang 
merupakan jalur perdagangan internasional,'' kata Menteri Pertahanan (Menhan) 
Juwono Sudarsono, Selasa (6/12) kemarin. 

Meski mengaku belum menerima pemberitahuan secara resmi soal rencana hibah 
peralatan tempur itu, kata Juwono, di antara kapal perang yang akan dihibahkan 
itu, salah satunya berjenis LST (landing ship tank) yang berusia cukup tua, 
namun masih layak pakai. ''Mungkin (umurnya) sudah 40 tahun, tetapi masih bisa 
digunakan,'' kata Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional Fisip UI ini. 

Terkait pencabutan embargo, mantan Duta Besar RI di London (Inggris) ini 
mengungkapkan, saat ini pihaknya akan membahas soal teknis prosedural 
administratif untuk mempercepat proses pengembalian peralatan militer yang 
sudah dibeli Indonesia, namun sempat diembargo AS. Saat ini, katanya, beberapa 
suku cadang pesawat tempur F-5 Tiger masih tertahan di Korea, Brazil, Belgia 
dan AS. ''Kita mengharapkan agar secepatnya suku cadang itu dikembalikan,'' 
ujar Juwono.   

Setelah suku cadang itu diperoleh, kata putra mantan Duta Besar RI di India Dr. 
Soedarsono ini, pihak TNI akan memastikan apakah peralatan itu masih dapat 
dipakai, mengingat selama tujuh tahun peralatan itu hanya disimpan. ''Kita akan 
kalibrasi lagi apakah masih layak dipakai,'' katanya. 

Mengenai rencana pembelian peralatan tempur tambahan dari negara selain AS 
untuk kebutuhan TNI, Menhan mengatakan saat ini tim Dephan sedang mengkaji 
ulang kebutuhan peralatan TNI, termasuk negara-negara mana saja yang mampu 
memasok kebutuhan itu. ''Kebutuhan untuk membeli peralatan tersebut tentu akan 
disesuaikan dengan jumlah anggaran yang ada,'' tandas mantan Dekan Fisip UI 
ini. (kmb5)




[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Fair play? Video games influencing politics. Click and talk back!
http://us.click.yahoo.com/u8TY5A/tzNLAA/yQLSAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke