--- faisal.milis <faisal.milis@...> wrote: > Bung Leo wrote: > > Menarik juga.... > > > > kalau Golput melebihi 50% baiknya pilkada batal secara > > hukum...harus diulang karena KPU gagal mensosialisasikan pilkada > > atau mendidik (politik) kepada masyarakat dengan baik atau calon > > yg ada yg ada yg elektible menurut pemilih. > Saya berpikiran sama seperti bung Leo ini. Golput diatas 50% > mencerminkan masyarakat tidak setuju/ tidak sreg dengan calon2 yg > diusung.. > Tapi bagaimana dengan biaya pemilunya nanti? biaya otomatis > bertambah jika diadakan pemilu ke-2, ke-3, ke-4, dst-dst. Jadi > lahan korupsi baru lagi nanti.
Peraturan memungkinkan terjadinya 2 putaran jika pada putaran pertama tidak ada kontestan yang mencapai jumlah minimal. Memang, sejak awal pilkada ini sangat menguras energi dan dana masyarakat sehingga pembangunan tersendat hebat. Harusnya tidak perlu menunggu Golput mencapai 50% untuk membatalkannya, tapi setiapkali Golput unggul dari kontestan maka pemilihan harus diulang dan dengan calon / kontestan yang berbeda (mirip cara bumbung kosong itu). Dengan kata lain, masyarakat ikut mendorong atau memaksa partai untuk serius menyiapkan calon pemimpin yang akan dijagokan dalam pemilihan, dan bukan tinggal comot dari kumpulan orang "populer". Semakin bermutu kualitas pemimpin yang dicalonkan, semakin berkuranglah angka Golput. Ini terbukti pada pilgub DKI 2012, di mana Golput pada putaran kedua turun dari 37% menjadi 32%. Dan, rasanya baru pada pilgub DKI 2012 ini Golput bolak-balik keok di dua putaran (jokowi-basuki 42% di putaran pertama dan 53% di putaran kedua). Jadi, Golput bukanlah asal tidak memilih. Tetapi harus bermanfaat sebagai barometer sekaligus kelompok penekan untuk meningkatkan kualitas pemimpin. ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
