Ironis sekali Jusfiq ini bukannya seperti para pensiunan alumni Bandung di 
Aussie yang membentuk kelompok trading tersendiri di mana dinding-dinding ruang 
trading mereka dipenukhi oleh layar-layar monitor tipis dengan mereka berkumpul 
sembari menikmati makanan-minuman dan juga sekaligus berdiskusi menganalisa 
pasar.

Mereka adalah para pensiunan yang sangat makmur, tapi tetap saja aktif untuk 
menambah kekayaan mereka karena kalau punya kemampuan tapi tidak dimanfaatkan 
sebaik-baiknya maka itu namanya MUBAZIR.


--- In [email protected], "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@...> wrote:
>
> 
> Harry Adinegara yang berbudi luhur tinggal di Australia yang punya jaminan
> sosial dan jaminan kesehatan yang bagus..
> 
> Dan justru karena itu dia berusaha untuk menyampaikan fikiran kritis terhadap
> kesenjangan sosial di Indonesia.
> 
> Bangsat psikopat Teddy yang
> tamak, serakah lagi rakus, pelaku tax evasion yang tidak punya pegangan
> moral
> serta tidak tahu logic yang juga tinggal di Australia sebaliknya tidak begitu
> peduli dengan kesenjagan sosial di Indonesia..
> 
> Sibuknya, terutama nyembah duit dan menyebar fitnah serta pamer fikirannya 
> yang
> busuk, niksta lagi menjijikkan.
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke