Supaya masalah kemacetan ini tidak "macet", perlu didorong bersama-sama. Tidak usah menunggu munculnya satria piningit. Syukur kalau sudah muncul. Tinggal diajak mendorong, dan jangan biarkan dia mendorong sendirian. Jangan juga biarkan dia sibuk dengan pencitraan.
Berbagi tugas. Masyarakat pengguna jalan mendisiplinkan diri untuk menaati peraturan lalulintas; kepolisian menertibkan penerbitan SIM; pemda membenahi sistem angkutan umum; pemerintah pusat menekan produksi (dan menutup impor) kendaraan pribadi. Libatkan produsen kendaraan dalam mengatasi masalah kemacetan. Tuntut tanggungjawabnya mereka (yang jumlahnya segelintir itu) supaya jangan enak-enak mengeruk untung dari masalah yang mereka timbulkan. Otorita harus berani berpihak kepada orang banyak dengan membuat regulasi untuk mengurangi produk kendaraan pribadi. Tantang mereka untuk merancang kendaraan umum / niaga. Kalau mereka menantang dengan tetap memproduksi kendaraan pribadi, tantang balik untuk ekspor. Jangan beraninya cuma jadi raja kandang. Untuk ke depannya, perkenalkan pengetahuan berlalulintas sejak dini melalui sekolah. Sadarkan anak-anak kita bahwa pejalan kaki adalah pengguna jalan juga. Bahwa berjalan kaki pun termasuk berlalulintas. Contohnya (sekedar contoh), di pasar sering kita dapati orang yang berhenti mendadak di tengah lorong. Dengan santainya dia menawar barang tanpa masuk atau sekedar merapat ke kios. Begitu juga di supermarket, orang sering membiarkan trolinya terkatung-katung di tengah lorong selama dia memilih barang. Membawa dirinya saja sembrono bagaimana lagi membawa kendaraan di jalan raya. Artinya, melalui pengetahuan berlalulintas pun anak-anak bisa belajar membawa diri. Belajar bertenggang-rasa dengan orang lain / sekitarnya. Atau, cari contoh-contoh lain yang terjangkau dengan alam pikir kanak-kanak dan dekat dengan kehidupan mereka. --- Alpha Bagus Sunggono <bagusalfa@...> wrote: > Sebenarnya bisa mulai dari 1 peraturan sinting: > Three - in - One, > Caranya ? Laksanakan se wilayah Jakarta (total). > > > YR. Edy Purwanto <edypurwanto@...> menulis: > > > Unsur minimal yang diperlukan untuk menertibkan lalin di Jakarta: > > > > 1. Aparat kepolisian dan petugas DLLAJR harus tegas menerapkan > > hukum (penegakan aturan). > > 2. Masyarakat/warga harus taat aturan, jangan menjadi "hamba > > mata" (hanya menaati aturan lalin kalau ada petugas). Tidak > > sedikit yang suka jalan melawan arus, tidak sedikit yang > > menerobos tanda larangan masuk, tidak sedikit yang menerobos > > traffic-light berwarna merah, tidak sedikit yang berkendara tanpa > > mengenakan helm, dll - dan anehnya, aparat kepolisian diam saja > > atau mendiamkannya saja. > > 3. Paradigma angkutan umum harus dibalik, bukan angkutan mencari > > penumpang tetapi calon penumpanglah yang harus mencari angkutan > > umum. Selama ini angkutan umum mencari dan mengejar penumpang, > > sehingga yang dilakukan adalah ngetem di sembarang tempat, > > menaikan dan menurunkan penumpang tanpa mengindahkan rambu-rambu, > > dsb. Penumpang juga "manja" minta turun sembarang tempat. > > 4. Rambu-rambu dibenahi. Banyak traffic-light tidak beres (entah > > mati, atau setelan tidak tepat) dibiarkan. Banyak rambu-rambu > > yang tertutup dedaunan/dahan pohon dibiarkan dan tidak pernah ada > > upaya untuk memotong dahan/cabang pohon itu (bahkan di tempat > > tertentu malahan kesempatan digunakan untuk menjebak pengguna > > jalan). > > > > Kalau yang minimal itu dilaksanakan, maka keteraturan/ketertiban > > berlalulintas akan pelan-pelan terwujud. > > Pertanyaannya sederhana: MAUKAH KITA SEMUA DAN MASING-MASING > > BERUBAH??? > > > > salam > > edy > > > > > > From: "rudy je" <rudjack@...> > > > > > Setuju > > > Mulai dr yg kecil, mulai diri sendiri > > > > > > *horangndesoh > > > on ᐬ > > > > > > -----Original Message----- > > > > > > Jokowi salahkan warga soal macet Jakarta > > > Reporter : Vany Nestia Jayani > > > Selasa, 19 Maret 2013 14:17:38 > > > > > > Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menyalahkan warga atas > > > kemacetan Jakarta. Menurutnya, kemacetan adalah persoalan yang > > > kompleks dan tidak bisa diselesaikan satu pihak. > > > > > > "Masyarakatnya saja sendiri tiap hari beli mobil, budaya tertib > > > di jalan tidak dijalankan dengan baik juga bagaimana? Nggak > > > bisa kita menyalahkan Polantas, menyalahkan sendiri. Semua > > > harus bergerak kalau memang pingin Jakarta rapih. Semua harus > > > bergerak sama-sama memberi dukungan," kata Jokowi usai > > > menghadiri Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Lalu Lintas > > > di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (19/03). > > > > > > Jokowi yakin dapat menyelesaikan persoalan macet di Jakarta. > > > "Kerja harus optimis masa pesimis," tegas politikus PDIP ini. > > > Menurut Jokowi, salah satu hal utama yang harus dijalankan untuk > > > mengatasi kemacetan adalah dengan segera memulai proyek MRT. > > > Sementara, soal program pelat kendaraan ganjil genap, Jokowi > > > mengaku masih mengkalkulasinya. > > > > > > "Saya nggak mau sebuah kebijakan kalau nggak dihitung detail. > > > Kalau ganjil genap itu yang penting Buswaynya dulu," katanya. > > > > > > Seperti diketahui, kemacetan di Jakarta sudah dalam taraf akut. > > > Apalagi saat jam pergi dan pulang kantor, arus lalu lintas di > > > Jakarta seakan tak bergerak dikarenakan banyaknya kendaraan > > > pribadi warga yang melintas. > > > > > > http://www.merdeka.com/jakarta/jokowi-salahkan-warga-soal-macet-jakarta.html > > > > > > > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
