Kasihan pan melihat Dipo makin gila begini.

Postingnya makin asal ngaco aja.

Apa nggak ada peserta mailing list ini yang tinggal di Indonesia  yang bersedia 
membawanya ke psikiater?

Dia sih sudah mau  berobat.

Cuman kayaknya nggak tahu jalan aja.


--- In [email protected], "ajeg" <ajegilelu@...> wrote:
>
> 
> Alkisah, ketika bumi semakin kekurangan penduduk akibat 
> larisnya perkawinan sejenis, tiba-tiba sepasang homo 
> kepingin berbuat sesuatu bagi kelangsungan umat manusia 
> di alam semesta. 
> 
> Keduanya lalu menawarkan jasa sebagai pejantan, door to 
> door. 
> 
> Beruntunglah uplik (bukan nama sebenarnya) segera direkrut 
> sekumpulan wanita lokalisasi yang punya keprihatinan dan 
> tekad mulia yang sama. 
> 
> Namun karena faktor usia, uplik jarang berhasil membuahi 
> para wanita yang berjumlah 72 orang itu. 
> 
> Sang germo pun segera mengontrak pejantan rada mudaan yang 
> tak lain dalah bekas kekasih uplik. 
> 
> Entah karena cemburu atau merasa tersaingi, uplik mengingatkan 
> bleki (demikian nama samaran pejantan rada mudaan) agar 
> jangan serakah. Jumlah perempuan itu harus dibagi rata atau 
> sekurang-kurangnya sisakan satu buat uplik. 
> 
> "Tidak bisa," kata bleki. "Kamu sudah berbukti tua dan loyo, 
> jadi 72 cewek yang gak gua kenal itu boleh-boleh aja buat gua." 
> 
> "Anjing! Kamu tau apa itu anjing?!" sahut uplik dengan wajah 
> merah delima. Lalu dia menantang bleki, "Ayuh kita adu jogging. 
> Siapa yang menang boleh ambil semua cewek!" 
> 
> "Hehehe... Boleh-boleh aja lu kaing-kaing, faktanya lu udah 
> tua opa," jawab bleki menerima tantangan. 
> 
> "Tu die.. berhubung ik sudah tua, ik start duluan. Setelah 
> 10 menit, baru jij start." 
> 
> "Gamasalah," 
> 
> Uplik tua pencet tombol di erloji GPSnya lalu mulai lari. 
> Sepuluh menit kemudian bleki menyusul lari bak kuda Arab. 
> Dalam waktu singkat jaraknya semakin rapat dengan uplik. 
> 
> Tiba-tiba, "DORRR!" 
> 
> Sebuah tembakan menancapkan sebutir peluru ke kepala bleki. 
> Calon pejantan itu pun tersungkur tak bekutik. 
> 
> Sambil mencolek-colek bleki dengan kaki untuk memastikan 
> nasib pemuda itu, si penembak yang ternyata germo pensiunan 
> satpol menggerutu. 
> 
> "Dasar homo. Ngaku pejantan taunya masih aja ngejar-ngejar 
> homo tua."
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke