marlene minta ijin sama uplik untuk pelesiran ke kebon teh malabar. uplik 
bilang "nanti malam kita musyawarah dulu ya . . . . 

marlene mengernyitkan dahi. terus berkata : "musyawarah apaan ? duit duit gw, 
yang mau pergi gw, kenapa mosti musyawarah segala? "

uplik diem. pingsan.

. . . . . . .  

beda saat susi similikiti minta ijin suaminya buat pelesiran ke hongkong.
suaminya mengijinkan.
tidak hanya mengijinkan. tapi juga ngasih duit. ngasih bekal. nganter ke 
bandara. jemput ke bandara. dan selalu ada kapanpun susi similikiti nelpon 
untuk "laporan" betapa menyenangkannya suasana saat pelesiran.

. . . . . .  

menjadi lelaki gagal. ayah yang gagal. dan anak yang gagal kayak uplik emang 
membuat hidup jadi ribet.

bukannya secara rutin ngajak marlene pelesiran atau ngasih kesempetan buat 
marlene jalan jalan menikmati idup. inimah apan dibikin rumit dengan harus 
diakusi dulu lah. . . musyawarah dulu lah. . . konferensi luar biasa dulu lah. 
. . nimbang ini itulah. . . 

padahal urusannya apan simple. istri pengen pelesiran. tinggal bilang yes or 
no. kalai bilang yes, ya kasih bekal duit yang cukup. kalau bilang no, ya ajak 
marlene liburan ke tempat yang lebih baik, lebih romantis.

uplik. . . uplik. . . 
hal yang sederhana aja elo bikin rumit.
gimana mau hidup bahagia atuh.

kasihan.

--- In [email protected], arya <arya.yok@...> wrote:
>
> Untuk hal2 tertentu istri mmg enggak perlu meminta ijin suami, misal mau 
> masak apa hari ini, mau bayar listrik bulanan, dll..kalo minta ijin 
> malah repot kan ;-)
> Secara alamiah suami istri akan melakukan interaksi sesuai kenyamanan 
> mereka. Mereka akan melakukan diskusi dlm pertimbangan tertentu misal 
> milih sekolah anak dan hal lain.
> Peran dan tanggung jawab selaku suami dan istri itu memang harus terbagi 
> agar interaksi pasangan lebih efisien dan nyaman.
> Ijin itu bisa merupakan pertimbangan final. Suami boleh saaj melarang 
> istri masak hari ini, krn mau ngajak ke resto romantis... ;-)
> 
> 
> 
> On 3/31/2013 8:55 AM, Habe Proletar wrote:
> > kalau istri minta ijin suami
> > suami jelas punya hak untuk bilang yes or no
> > semua sangat wajar, dan ngga semua kemauan istri perlu dituruti
> >
> > misalnya istri minta ijin nginap di rumah ibunya
> > suami mau bilang apa coba?
> > istri kangen sama orang tuanya
> > pengen curhat dan jadi anak kecil kembali
> >
> > atau istri pengen reuni sma, dia ngajak suami
> > sedang suaminya kagak mau, dia pengen jalan sendiri
> > suami mau bilang apa coba?
> > istri rindu sama temen temen semasa remaja
> > ngumpul ngumpul, foto foto bareng baren di sebuah cafe
> > semua foto, dari orangnya sampe makananya selalu, acapkali
> > secara noraknya tampil di FB
> > ya suami ngga bisa bilang selain memberikan ijin
> >
> > tapi kalau istri minta ijin untuk beli tas versace atau hermes
> > lantaran ngga mau kalau saingan dengan temen deketnya
> > suami pantas ngga memberikan ijin
> > apalagi harga tas itu equal dengan 10 bulan rata rata gaji orang indonesia
> >
> > banyak ijin istri yang ngga perlu dikabuli suami
> >
> > contohnya istri yang minta ijin dugem, ijin untuk kembali merokok,
> > ijin untuk punya  amex gold card nebeng suami,
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke