Hehehe.. si ayub_yahya lg ngibul. Nabi pedophile lu itu nyuruh miara kumis, ga motong jenggot, nyabutin bulu ketek, nyedot2 air pake hidung antara lain.
Itu bukan syariat? Dasar bajingan ga kenal malu unt ngibul dan ngefitnah. Yg menggelikan jg adalah suryana yg ga tau apa2 ttg Islam itu bisa kaing2 ngomongin Islam. Tp emang itulah tugas anjing buduk piaraan orang islam yg setia, kalo ga gitu, si anjing buduk udah pasti dianiaya. On 4/1/13, ayub <[email protected]> wrote: > Lembaga Fatwa Mesir (Darul Ifta` Al-Mishriyyah) yang dipimpin Syaikh Prof. > Dr. Ali Jum’ah, hari Senin (7/1) kemarin mengeluarkan fatwa yang menjelaskan > bahwa > mencukur atau memanjangkan jenggot hanya kebiasaan orang arab dan bukan > perintah syariat Islam. > > > http://news.fimadani.com/read/2013/01/08/lembaga-fatwa-mesir-memanjangkan-jenggot-hanya-kebiasaan-orang-arab-bukan-perintah-syariat/ > > > Dalam menanggapi pendapat yang mewajibkan lelaki memanjangkan > jenggotnya, Lembaga Fatwa Mesir menyatakan, “Para ulama telah berbeda > pendapat tentang hukum memanjangkan jenggot bagi laki-laki semenjak > dahulu kala sampai sekarang. Sebagian ulama berpendapat, memanjangkan > jenggot hanya kebiasaan orang arab bukan termasuk dalam kategori ibadah > yang diperintahkan. Lafazh perintah yang terdapat dalam banyak hadits > berfungsi sebagai tuntunan bukan menunjukkan hal yang wajib atau pun > sunnah. Pendapat inilah yang dijadikan pedoman oleh ulama kontemporer.” > > Dalam fatwa itu juga disebutkan, Syaikh Mahmud Syaltut dalam kitabnya Al > Fatawa menuturkan, “Pendapat yang benar tentang perintah Nabi Shallallahu > Alaihi wa Sallam yang berhubungan dengan cara berpakaian dan penampilan > fisik -termasuk > di dalamnya memanjangkan jenggot- adalah bahwa perintah itu menunjukkan > kebiasaan setempat dan seseorang harus menerapkannya sesuai dengan > daerah tempat dia berada. Jika seseorang berada di suatu daerah yang di > sana terdapat satu hal baik menurut kebiasaan warganya, maka dia harus > menurutinya. Jika tidak melakukannya maka dia dianggap sebagai orang > yang ingin mengasingkan diri dari pergaulan sehari-hari.” Hal senada > juga diterangkan Syaikh Muhammad Abu Zahra dalam kitabnya Ushul Al Fiqh, dia > memilih pendapat yang menyatakan bahwa memanjangkan jenggot bagi > laki-laki adalah sebuah kebiasaan semata bukan perintah syariat.” > > Selanjutnya disebutkan, pendapat ini pula yang dijadikan pegangan oleh > sebagian besar ulama Al-Azhar yang mana mereka ibarat bintang bagi dunia di > bidang ilmu agama. Lembaga Fatwa Mesir ini juga menerangkan, > sekelompok ulama bermadzhab Syafi’i menyatakan bahwa memanjangkan > jenggot hukumnya sunnah bukan wajib. > > Lembaga Fatwa Mesir menjelaskan, kaidah syariat yang disepakati ulama > menyebutkan, perbuatan yang harus dibantah adalah jika seseorang > mengerjakan sesuatu yang telah disepakati oleh para ulama bahwa hal itu > haram atau meninggalkan sesuatu yang telah disepakati ulama bahwa hal > itu wajib. Namun jika seseorang mengerjakan perbuatan yang > diperselisihkan oleh para ulama maka tidak boleh dibantah. Jika > seseorang merasa rumit dalam memilih pendapat yang benar dalam masalah > agama maka dia boleh taklid (mengikuti) pendapat para ulama yang kapabel di > bidangnya. > > [Non-text portions of this message have been removed] > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
