Perjanjian Helsinki yang dibuat antara Pemerintah Indonesia dan Gerakan
Aceh Merdeka (GAM) merupakan bentuk kemerdekaan secara de facto yang
diberikan kepada Aceh.

Pemerintah diharapkan mampu memahami isi dari perjanjian tersebut. Jika
tidak, hal ini dikhawatirkan akan menelurkan gerakan-gerakan separatis lain
yang justru akan memecah-belah kesatuan negara.

Di dalam isi perjanjian itu Aceh bisa membuat partai sendiri, mata uang,
bahkan bisa melakukan perdagangan internasional sendiri. Itu artinya Aceh
sudah berdaulat secara de facto

Meski saat ini Aceh masih belum membuat mata uangnya sendiri, akan tetapi
pergerakan menuju kemerdekaan Aceh sudah mulai ditunjukkan. Hal itu
diperlihatkan dengan adanya pengibaran bendera di sejumlah wilayah di Aceh.

Bendera dan mata uang sebenarnya adalah hal yang sama. Itu adalah simbol
suatu negara. Seharusnya pemerintah itu sadar karena apa yang terjadi di
Aceh juga bisa terjadi di wilayah lain.

Secara politik, Aceh merupakan wilayah yang merdeka. Hal itu terlihat dari
isi Perjanjian Helsinki yang telah diakui secara internasional. Bedanya,
Aceh tidak perlu mendirikan kedutaan besar di setiap negara. Karena pasti
akan memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Untungnya, saat ini Aceh belum melaksanakan seluruh isi perjanjian
Helsinki. Karena jika Aceh telah melaksanakan seluruh isi perjanjian
tersebut maka tidak menutup kemungkinan akan muncul "Aceh" baru di sejumlah
wilayah negara ini.

Pembentukan bendera Aceh telah melanggar konstitusi negara. Apalagi mereka
menaikkan bendera itu diiringi dengan kumandang adzan, itu merupakan suatu
bentuk pelanggaran terhadap konstitusi.

Pengibaran bendera yang dilakukan beberapa waktu lalu sarat dengan adanya
intervensi pihak asing. Ada intervensi intelejen asing di Aceh. Jadi
pergerakan Aceh itu bukan karena pergerakan rakyat. Asing memiliki
kepentingan untuk mengeksploitasi kekayaan alam yang ada di Aceh.

__________________________________________________________________________________________________________________________________________
Kuwaiti royal prince Abdullah al-Sabah Islam adalah penyakit kanker ganas
diperadaban dunia modern.

Kita jangan membenci Muslim, sebab mereka cuma korban. Mereka begitu karena
nabinya. Mereka bejat dan jahat juga karena nabinya. Kita seharusnya merasa
iba dan kasihan kepada Muslim.


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke