Pasien pengidap thalesemia di Iran adalah korban pertama sanksi barat.
Menurut dokter di Rumah Sakit pasien khusus thalesemia di Mojtaba, Iran,
saat ini negaranya kekurangan banyak obat buatan luar negeri yang diimport.
Ia menyatakan Iran menghadapi masalah dalam memproduksi bahan dasar untuk
membuat obat akibat kenyataan bahwa semua barang tersebut diimport.

"Nyawa pasien tersebut terancam akibat keputusan musuh, yang berkedok
penganjur hak asasi manusia," demikian ujar dokter tersebut seperti yang
dikutip dari kantor berita resmi Iran, *IRNA.*

Sanksi barat untuk Iran itu dikhawatirkan akan menimbulkan konsekuensi
kesehatan dan kesejahteraan rakyat yang tak dapat diperbaiki.

"Sanksi perbankan secara langsung telah mempengaruhi perdagangan obat dan
perawatan sebagai akibatnya. Semua pasien memikul beban berat sehubungan
dengan itu," ujar Ali salah seorang pasien pengidap thalesemia.

Ali mengatakan desferal adalah contoh obat yang sangat diperlukan pasien
thalassemia dan pasiennya tak memiliki akses untuk mendapatkan obat akibat
sanksi.

"Di mana mereka yang disebut penganjur hak asasi manusia, negara congkak?"
ia mempertanyakan.

Ali adalah pasien lain yang menderita kanker dan diwawancarai oleh IRNA. Ia
mengeluhkan biaya mahal yang dihadapinya untuk memperoleh obat buat
penyakitnya.
__________________________________________________________________________________
Kuwaiti royal prince Abdullah al-Sabah Islam adalah penyakit kanker ganas
diperadaban dunia modern.

Kita jangan membenci Muslim, sebab mereka cuma korban. Mereka begitu karena
nabinya. Mereka bejat dan jahat juga karena nabinya. Kita seharusnya merasa
iba dan kasihan kepada Muslim.


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke