Sebuah kicauan dari akun Twitter Pangeran Al Waleed bin Talal yang
mendukung perempuan Arab Saudi diperbolehkan mengemudi mobil menyulut
perdebatan hangat di dunia maya.

"Memulangkan pekerja ilegal adalah keputusan yang tepat dan mengizinkan
perempuan mengemudikan mobil akan menghemat 500.000 lapangan kerja yang
dulu diisi orang asing. Ini akan memberikan keuntungan sosial dan ekonomi
untuk negara," kata Pangeran Al Waleed lewat akun Twitter-nya yang memiliki
pengikut 315.479 orang.

Pemerintah Arab Saudi kini memang tengah berupaya memulangkan para pekerja
migran ilegal atau yang melebihi masa tinggal yang tertuang dalam visa
mereka.

Namun, rencana pemulangan pekerja asing ilegal itu ditunda setelah Raja
Abdullah bin Abdul Aziz Al Saud memberikan tenggang waktu selama tiga bulan
bagi para pekerja asing itu untuk mengurus berbagai dokumen.

Pangeran Al Waleed yang dikenal sebagai seorang pengusaha dan salah satu
orang terkaya di dunia itu mendukung rencana pemerintah tersebut. Dia
bahkan mengatakan sudah saatnya Arab Saudi merengkuh era keterbukaan.

Perdebatan soal boleh atau tidaknya perempuan Arab Saudi mengemudi mobil
sendiri sudah hangat selama beberapa waktu belakangan. Pernyataan Pangeran
Al Waleed menjadi dukungan tersendiri bagi kelompok yang menginginkan peran
perempuan lebih besar di negeri yang sangat konservatif ini.

Fakta bahwa banyak pengemudi pria yang membawa penumpang perempuan
digunakan kelompok ini untuk semakin menyuarakan perlunya perempuan Arab
Saudi mengemudikan mobil sendiri.

Sebenarnya tak ada hukuman resmi bagi perempuan yang mengemudikan mobil di
Arab Saudi. Namun, larangan ini lebih mengacu kepada tradisi masyarakat
yang sudah berlaku sejak zaman dahulu.
__________________________________________________________________________________
Kuwaiti royal prince Abdullah al-Sabah Islam adalah penyakit kanker ganas
diperadaban dunia modern.

Kita jangan membenci Muslim, sebab mereka cuma korban. Mereka begitu karena
nabinya. Mereka bejat dan jahat juga karena nabinya. Kita seharusnya merasa
iba dan kasihan kepada Muslim.


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke