Sekedar menambah info ttg topik ini. Silakan baca dg cermat apa yg tertulis
dalam Surat Ahqaf (Bukit pasir) 46 : 9 berikut ini.
Qul Mā Kuntu Bid`āan MinaAr-Rusuli Wa Mā 'Adrī Mā Yuf`alu Bī Wa Lā Bikum 'In
'Attabi`u 'Illā Mā Yūĥá 'Ilayya Wa Mā 'Anā 'Illā Nadhīrun Mubīnun Katakanlah:
"Aku bukanlah rasul yang pertama di antara rasul-rasul dan aku tidak
mengetahui apa yang akan diperbuat terhadapku dan tidak (pula)
terhadapmu. Aku tidak lain hanyalah mengikuti apa yang diwahyukan
kepadaku dan aku tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan yang
memberi penjelasan". (QS. 46:9) قُلْ مَا كُنْتُ بِدْعاً مِنَ الرُّسُلِ وَمَا
أَدْرِي مَا يُفْعَلُ بِي وَلاَ بِكُمْ إِنْ أَتَّبِعُ إِلاَّ مَا يُوحَى إِلَيَّ
وَمَا أَنَا إِلاَّ نَذِيرٌ مُبِين
Allah menyuruh NabiMuhammad untuk mengatakan kepada segenap pengikutnya: (1)
Aku tidak termasuk rasul yg istimewa (prodigy) a.l. krn tidak bisa membuat
mujizat; (2) Aku tidak tahu apa yg akan diperbuat kpd aku (sesudah wafat); (3)
Aku tidak tahu apoa yg akan diperlakukan kpd umat Islam nanti sesudah mati; (3)
Aku hanyalah seorang pemberitahu ('warner').
ISTIMEWA, bukan?! dlm Bhs. Ingris ada peribahasa yg mengatakan; "Like a blind
leading the blind." - Bagaikan seorang tuna netra menuntun orang buta!
Gabriella
________________________________
From: Tawangalun . <[email protected]>
To: [email protected]; [email protected];
[email protected]; [email protected]
Sent: Monday, 15 April 2013 3:14 PM
Subject: [islam-kristen] Muhammad TIDAK tahu apakah dia akan pergi ke surga
setelah kematian!
Muslim percaya Muhammad adalah nabi terakhir dan percaya wahyu yang diterimanya
berasal dari Allah. Seharusnya sebagai nabi Allah yang terakhir, dia diharapkan
untuk memiliki standar dan kualitas seperti nabi sebelumnya bahkan lebih tinggi.
Tapi kenyataan bertolak belakang dengan pengharapan, Muhammad malah
memperlihatkan kualitas sebagai nabi palsu
1. Muhammad TIDAK tahu apakah dia akan pergi ke surga setelah kematian!
Dikisahkan Kharija bin Zaid bin Tsabit: Um Al-'Ala', seorang wanita Ansari yang
memberikan janji setia kepada Nabi berkata kepada saya, "budak-budak
didistribusikan di antara kami dan kami mendapat budak bernama 'Utsman bin Maz
'un. Kami membuatnya tinggal bersama kami di rumah kami Kemudian ia menderita
penyakit yang parah. Ketika ia sehabis mandi dan diberi pakaian, Rasul Allah
datang dan aku berkata,' Semoga Allah memberkati Anda, O Abu As-Sa'ib. Saya
bersaksi bahwa Allah telah menghormatimu. Nabi berkata, "Bagaimana Anda tahu
bahwa Allah telah menghormatinya?". Aku menjawab, 'O Rasul Allah! Biarlah ayah
saya dikorbankan untuk anda. Pada siapa lagi Allah akan berikan
penghormatan-Nya?!". Nabi berkata, "Tidak diragukan lagi, kematian datang
kepadanya. Demi Allah, aku juga ingin dia baik, tetapi demi Allah, saya tidak
tahu apa yang Allah akan lakukan dengan saya meskipun saya adalah Rasul Allah."
Demi Allah, saya tidak bisa membela kebenaran siapa pun
setelah kematian" (Sahih al-Bukhari, Vol2, Buku 23, No. 334)
Jika Muhammad tidak tahu bagaimana untuk sampai ke surga, mengapa muslim tetap
mendengarkan dia?
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/