Saya ulang menyampaikan..

Ketika Suryana mengeritik keras orang Nasrani, mula-mula saya anggap sebagai
kebiasaan orang Nasrani untuk saling mengeritk, yang adalah adab sehat orang
Nasrani.

Dan saya juga tidak begitu memasaalahkan saat dia diam ketika Tawang bilang dia
maunya semua perempaun Tionghoa, jadi juga ibu, istri dan anak perempuan 
Suryana,
diperkosa aja dan ketika rezameutia berulang-ulang ngaco menghina Yesus dan
pamer kedunguannnnya tentang ajaran agama Nasrani: saya pikir ketika itu Suryana
sekedar memaafkan orang yang tidak tahu saja..

Dan, saya tentu senang-senang saja.

Tapi ketika dia mengucapkan selamat kepada psikopat berat rezameutia waktu
kampiun tukang fitnah itu naik haji maka saya sadar bahwa Suryana ini adalah
manusia munafik penjilat pantat Islam.

Sejak saat itu penghargaan saya kepadanya hilang sama sekali dan saya kritik
ketika dia tetap diam dihadapan omongan rezameutia yang ngaco tentang pemahaman
orang Nasrani tentang agama mereka.

Dan sejak itu dia jadi sedeng dan rajin menyebar fitnah tentang diri saya.


--- In [email protected], "suryana" <gsuryana@...> wrote:
>
> Apakah pengikut Yesus sebagai jalan keselamatan diajarkan utk menghina agama 
> lain ?, bila memang demikian apakah tertulis di Perjanjian Baru ?
> 
> Apakah dengan memaki agama lain, akan membuat iman Kristen menjadi lebih 
> kuat dibandingkan dengan yg tidak mau melakukan penghinaan umat dari agama 
> lain ?, bila memang demikian apakah ada tertulis di Perjanjian Baru ?
> 
> Apakah dengan membaca tulisan dari beberapa orang bisa menuduh sebagai umat 
> agama lain sebagai tuduhan dan fitnah yg diajarkan oleh Yesus ?, bila memang 
> demikian adakah tertulis di Perjanjian Baru ?
> 
> Apakah dengan membela Yesus di millis, sudah yakin bahwa cara tersebut akan 
> mendapat jalan keselamatan ?, bila memang demikian apakah tertulis di 
> Perjanjian Baru ?.
> 
> Bila memang mau menjadi martir pembela Yesus apakah dibenarkan utk memaki 
> sambil bersembunyi ditempat yg tidak ingin diketahui keberadaannya ?, apakah 
> hal demikian diajarkan oleh Yesus di Perjanjian Baru ?
> 
> Bila berdiskusi apakah wajar bila memaksa kehendak sendiri tanpa peduli 
> dengan teman diskusi sehingga tercipta sekat antipati dan benci ?, bila 
> memang demikian apakah memang diajarkan oleh Yesus dan apakah tertulis di 
> Perjanjian Baru ?
> 
> Dan pada intinya apakah dengan memfitnah pengikut agama lain akan memuaskan 
> nafsu duniawi yg diajarkan oleh Yesus ?.
> 
> Apakah tidak mengenal istilah sepakat utk tidak sepakat ?
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke