Two State Solution Is Dead ...!!! http://www.theyeshivaworld.com/news/General+News/164738/Kerry%3A-Two-State-Solution-Window-of-Opportunity-Closing.html Matinya gagasan "two state solution" berarti juga matinya negara Palestina karena arti two state solution adalah satu negara Israel dan satu negara Arab yang menamakan dirinya sebagai Palestina. Israel sudah jauh2 hari sudah berdiri, tapi negara Palestina Arab ini baru gagasan, sehingga kalo gagasan "two state solution" batal, dengan sendirinya berarti batalnya negara Palestina. http://5tjt.com/the-two-state-solution-is-dead-and-why-we-should-be-celebrating/
Konflik dasarnya sejak semula hanyalah konflik agama dimana Islamisasi mau dipaksakan para pengikutnya keseluruh dunia. Namun berdirinya Israel sebagai negara Yahudi ditahun 1948 bukan saja cuma menghambat perkembangan Islamisasi tapi akan merangsang berkembangnya agama Yahudi kewilayah Islam nantinya. Itulah sebabnya, sewaktu berdirinya negara Israel, segala cara digunakan negara2 Arab dan Islam untuk menghancurkannya dengan mempersenjatai orang2 Arab yang disusupkan kedalam wilayah Israel untuk melakukan penyerangan dan penghancuran dari dalam. Tapi usaha tsb gagal total dan Israel malah makin kuat apalagi juga dibantu oleh Amerika. Namun meskipun gagal merebut tanah Israel, orang2 Arab Islam ini mundur menyelamatkan kekuatannya ke negara2 tetangganya seperti Yordania, Libanon dan Syria dimana kekuatan baru dibangun di-negara2 tetangga Israel ini. Israel kewalahan menghadapi gerilya2 yang berpusat di-negara2 tetangganya karena untuk menyerbu ke negara tetangga akan menjadi pelanggaran2 Internasional yang diprotest diseluruh dunia. Israel boleh dikatakan putus asa menghadapi serangan2 ini karena betul2 menghabiskan biaya yang pasti menghancurkan ekonomi Israel dalam jangka waktu yang panjang. Strategi gerilya orang2 Arab ini memang ampuh, tapi harus ditingkatkan untuk menjadi kemenangan mutlak merebut tanah Israel keseluruhannya sebagai tindakan akhir. Untuk itulah dengan pembentukan Republik Persatuan Arab, direncanakanlah pengepungan militer resmi dalam kerangka penyerangan akhir menduduki Israel, dan terjadilah perang 6 hari 1967 dimana gabungan negara2 Arab Islam secara serentak mendadak tanpa pernyataan perang menyerbu masuk ke Israel dari segala penjuru dimana Amerika sedang dalam kondisi kritis terpukul Vietcong di Vietnam. Keajaiban muncul, lebih ajaib dari perang uhud, lebih ajaib dari perang khaibar, lebih ajaib dari semua perang yang pernah dimenangkan nabi Muhammad, disini Israel yang dikeroyok negara2 Islam yang begitu banyak itu ternyata berhasil keluar sebagai pemenang perang memukul hancur semua pasukan Arab Islam yang ratusan kali lebih banyak dan lebih kuat persenjataannya. Selain pasukan Islam berhasil dihancurkan juga wilayah Jerusalem Timur, Gaza, West Bank, Golan, Sinai, dataran Sheba dan banyak lagi berhasil diduduki dan direbut pasukan Israel. Namun meskipun negara2 penyerbu berhasil ditaklukkan, tapi gerilyawan2 yang selama ini menggerayangi keamanan Israel masih tetap bisa bercokol di-negara2 tetangganya, bahkan mengubah strategi mereka dengan mengubah perjuangannya menjadi cita2 mendirikan negara Palestina dalam bentuk organisasi PLO dibawah pimpinan Yasser Arafat. PLO kemudian melancarkan kampanye diplomatik ke negara2 didunia untuk mendapatkan bantuan dana, senjata, dan dukungan sehingga berakhir dengan pengakuan Israel secara terpaksa terhadap tuntutan berdirinya negara Palestina. Ternyata Israel juga melancarkan strategi politik tandingan dengan menawarkan tanah Gaza dan West Bank didalam wilayahnya untuk menjadi negara Palestina yang baru sebagai ganti niat merebut dan menghancurkan negara Israel. Ditanda tanganilah perjanjian Camp David yang mewajibkan Israel menyerahkan Gaza dan West Bank, sementara PLO wajib menyelenggarakan perdamaian dan pengakuan adanya negara Israel yang hidup bertetangga dengan damai sebagai "two state solution". Strategi Islam dalam AlQuran cukup jelas dan teliti, kalo kekuatan muslimin belum cukup mampu merebut Israel tidak salah untuk ber-pura2 menerima dulu tawaran Israel dengan rencana apabila sudah menduduki Gaza dan West Bank nantinya bisa dilanjutkan dengan serangan tikaman dari dalam Israel merebut negeri Yahudi ini. Bermilyard dollar berhasil dikumpulkan Yasser Arafat dari bantuan negara2 seluruh dunia atas kesediaannya mengakui Israel dan hidup damai sebagai "two state solution". Tapi rahasia Islam itu bocor oleh intel Israel. Bantuan bermilyard dollar yang harusnya untuk pembangunan sekolah dan infra structure ternyata diselewengkan Arafat untuk membangun pusat2 pelatihan pembom2 bunuh diri yang dipersiapkan untuk menyerbu dan menduduki Israel. Bocornya rahasia ini menjadi bencana bagi Palestina. Arah jarum jam berputar balik, tentara Israel masuk menyerbu menghancurkan pusat2 pelatihan teroris bom jihad bunuh diri di Jenin. 5000 anggauta pembom jihad bunuh diri yang sudah siap diterjunkan ke Israel dibantai tentara Israel hanya dalam sekejab mata sedangkan sisanya yang masih dalam pelatihan sebanyak lebih dari 10 ribu anak2 dibantai bersih setelah diseleksi dengan teliti. Palestina kemudian secara sepihak membatalkan perjanjian camp David yang tentunya bukan masalah bagi Israel. Negara2 didunia yang memberi bantuan terkejut dengan tindakan Palestina, dan semua menghentikan bantuannya. Palestina yang Arab2 muslimin ini ibarat tikus yang terjebak dalam perangkapnya. Wilayah Gaza dan West Bank yang direncanakan menjadi pusat penyerangan merebut negara Israel berubah menjadi penjara besar bagi para mujahidin2 ini yang terkurung dalam wilayah Israel dimana senjata, amunisi, makanan, dan semua kebutuhan hidup mereka tidak bisa diselundupkan masuk ke wilayah yang ketat terkurung oleh pasukan Israel yang berada diwilayahnya sendiri. Bahkan Israel berhasil melakukan blokade ke Gaza untuk semua kebutuhan hidup dari gerakan terorist Hamas ini. http://www.telegraph.co.uk/news/worldnews/middleeast/israel/10003623/Kerry-criticised-for-claiming-two-state-solution-will-be-impossible-in-two-years.html Untuk menghindari protest negara2 didunia, maka Israel mengikuti gagasan2 yang diajukan negara2 Arab disekitarnya. Munculnya gagasan2 ini malah menyebabkan terpecahnya gerakan Palestina dan Islam itu sendiri yang akibatnya bisa kita saksikan sekarang ini yaitu Palestina yang direncanakan sekarang sedang menuju proses pembatalan yang sudah disetujui oleh John Kerry Menlu Amerika yang baru2 ini berkunjung ke Israel dan Ramalah. Palestina sekarang sudah bukan dalam posisi yang bisa tawar menawar dengan Israel, strategi yang seharusnya melancarkan negosiasi perdamaian bukan mempertajam konflik yang hanya akan merugikan diri sendiri. Palestina sudah kalah strategi, kalah kekuatan, kalah posisi, yang kesemuanya disebabkan blunder kesalahan dalam strategi AlQuran yang bisa dibaca semua orang termasuk orang2 Yahudi. Bahkan Hamas sekarang hanya jadi mercenary pasukan bayaran yang dibiayai Arab Islam Sunni untuk memerangi Suriah yang Islam Alawit-Syiah. Mungkin dimasa depan kalo berhasil negara Palestina yang diimpikannya bisa diberdirikan dinegara Suriah. Kerry sudah mengeluarkan pernyataan resmi sebagai laporannya ke senat Amerika bahwa gagasan "two state solution" sudah mati, tidak mungkin dilanjutkan dan dalam dua tahun sudah akan berakhir dengan pembatalan negara Palestina menjadi otorita Palestina dibawah pengawasan pemerintah Israel. Palestina sekarang sudah mengalami demiliterisasi, dan semua persenjataan akan segera dilucuti oleh pasukan Israel dan diganti dengan melatih tenaga2 kepolisian dari orang2 Palestina yang lama bekerja pada pemerintahan Israel. Ny. Muslim binti Muskitawati. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
