Wak Abd Rahim bertanya GKR menjawab. 1. Apa itu ber-Al Taqqiya ? GKR: Al taqqiya ialah ajaran / teladan nabi Muhammad yg membolehkan orang berdusta demi kebaikan Islam! 2. Kemukakan bukti kata kata Yesus dalam bible melantik Paul sebagai rasul? GKR; Bacalah Kisah Para Rasul Pasal 9. Khususnya bacalah Kisah Para Rasul ayat2 15 – 16: “Tetapi firman tuhan kpd-nya (Ananias) :”Pergilah sebab orang ini (Paulus) adalah ALAT PILIHAN bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku kpd bangsa2 lain serta raja2 dan orang2 Israel. Aku sendiri akan menunjukkan kepadanya, betapa banyak penderitaan yg harus dia tanggung oeh karena nama-Ku.” 3. Apa bedanya Gospel dengan Epistles of Paul? GKR: Gospel (= Injil Yesus Kristus) di dalamnya termasuk Surat2 Dakwah (=Epistles) dari Paulus kpd banyak jemaat di banyak tempat. 4. Cuba tanya guru inggeris anda atau buka kamus erti " Only One God" ? GKR: Wak Abd Rahim sekedar wak faham: Aku saorang senior lecturer in English and Linguistics di universiti di Australia dan juga pernah di U.S.A. dan Middle East. Umat Kristiani percaya pada One God yg mempunyai 3 manifestations. 5. Mana ajaran dalam bible mengatakan Tuhan itu 3 dan 1 atau 1 dalam 3? GKR:
a. Allah Bapa menyatakan bhw Dia berkenan dg Putranya iaitu Yesus sesudah dia dibaptis oleh Yohanes di sungai Yordan. (Lukas 3:22) b. Yesus mengatakan bhw Aku dan Allah Bapa itu Satu (Yoh. 10:30) c. Yesus ialah Firman Allah yg menjadi manusia (=Emmanuel) Semoga wak Abd Rahim faham mengenai iman-kepercayaan Kristiani. Gabriella ________________________________ From: ab rahim abdul hamid <[email protected]> To: [email protected]; Gabriella Rantau <[email protected]> Cc: "[email protected]" <[email protected]>; Abbas Amin <[email protected]>; Alde baran NSSP/B <[email protected]>; Iman K. <[email protected]>; Alexander <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; baswati <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; Dimas H. Pamungkas <[email protected]>; Dwi Santoso <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; Balas Komentar <g+41x4b0kn000zg3r9rh3400409q5ft0oi000zg470lt9i28...@groups.facebook.com>; Ruang Gembala <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; Indonesia <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; Islam Kristen <[email protected]>; item abu <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; Jhonny Research <[email protected]>; Kabarmu Kutunggu <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; Kembung Kotif <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; Abdullatif <[email protected]>; Mahadewa Limo <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; Syiah A <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; proletar <[email protected]>; [email protected] Sent: Thursday, 18 April 2013 4:17 PM Subject: [Debate Religious Spirituality] TOKOH-TOKOH KRISTEN PENENTANG TRINITAS Gabriella Rantau, Terima kasih memberi link ayat ayat bible tu. 1. Apa itu ber-Al Taqqiya ? 2. Kemukakan bukti kata kata Yesus dalam bible melantik Paul sebagai rasul? 3. Apa bedanya Gospel dengan Epistles of Paul? 4. Cuba tanya guru inggeris anda atau buka kamus erti " Only One God" ? 5. Mana ajaran dalam bible mengatakan Tuhan itu 3 dan 1 atau 1 dalam 3? --- On Wed, 17/4/13, Gabriella Rantau <[email protected]> wrote: >From: >Subject: TRINITAS ajaran Yesus. Re: [hakekatku_00] TOKOH-TOKOH KRISTEN >PENENTANG TRINITAS >To: "[email protected]" <[email protected]>, >"[email protected]" <[email protected]> >Date: Wednesday, 17 April, 2013, 6:57 PM > > > >Wak Abd Rahim, ramai umat Islam tanpa pernah melakukan due diligence ikut2 >pendapat orang lain. Mereka ini menuduh Rasul Paus (pilihan Yesus sendiri) >sebagai pencetus ajaran Allah Trinitas. Kalau saja umat Islam jujur dan berani >membaca ayat2 Alkitab dg teliti, maka amereka tidak akan ber-Al Taqqiya >menuduh Paulus. > > >Aku sertakan bersama ini sejumlah ayat dari Perjanjian Lama dan Perjanjian >Baru yg dengan jelas menggambarkan kepercayaan Kristiani bhw hanya ada SATU >Tuhan. Ayat2 lain menunjukkan siapa Alla-Bapa, siapa Yesus dan siapa >sebenarnya roh Kudus itu. Kalau anda baca dengan baik, maka anda akan tahu bhw >Rasul Paulus bukanlah pencetus doktrin Trinitas. > > >Selamat belajar. > > >Gabriella > > > > >There is only one God >The first step is to establish how many Gods exist: one! Isaiah 43:10; 44:6,8; >45:5,14,18,21,22; 46:9; 47:8; John 17:3; 1 Cor. 8:5-6; Gal. 4:8-9 > * "I am the LORD, and there is no other; besides Me there is no God," > (Isaiah 45:5). > * “Thus says the Lord, the King of Israel And his Redeemer, the Lord of > hosts: ‘I am the first and I am the last, And there is no God besides Me," (Isaiah 44:6). > >The Trinity > FATHER SON HOLY SPIRIT >Called God Phil. 1:2 John 1:1,14; Col. 2:9 Acts 5:3-4 >Creator Isaiah 64:8 John 1:3; Col. 1:15-17 Job 33:4, 26:13 >Resurrects 1 Thess. 1:10 John 2:19, 10:17 Rom. 8:11 >Indwells 2 Cor. 6:16 Col. 1:27 John 14:17 >Everywhere 1 Kings 8:27 Matt. 28:20 Psalm 139:7-10 >All knowing 1 John 3:20 John 16:30; 21:17 1 Cor. 2:10-11 >Sanctifies 1 Thess. 5:23 Heb. 2:11 1 Pet. 1:2 >Life giver Gen. 2:7: John 5:21 John 1:3; 5:21 2 Cor. 3:6,8 >Fellowship 1 John 1:3 1 Cor. 1:9 2 Cor. 13:14; Phil. 2:1 >Eternal Psalm 90:2 Micah 5:1-2 Rom. 8:11; Heb. 9:14 >A Will Luke 22:42 Luke 22:42 1 Cor. 12:11 >Speaks Matt. 3:17; Luke 9:25 Luke 5:20; 7:48 Acts 8:29; 11:12; 13:2 >Love John 3:16 Eph. 5:25 Rom. 15:30 >Searches >the heart Jer. 17:10 Rev. 2:23 1 Cor. 2:10 >We belong to John 17:9 John 17:6 . . . >Savior >1 Tim. 1:1; 2:3; 4:10 2 Tim. 1:10; Titus 1:4; 3:6 . . . >We serve Matt. 4:10 Col. 3:24 . . . >Believe in John 14:1 John 14:1 . . . >Gives joy . . . John 15:11 John 14:7 >Judges John 8:50 John 5:22,30 . . . >Therefore, the doctrine of the Trinity is arrived at by looking at the whole >of scripture, not in a single verse. It is the doctrine that there is only one God, not three, and that the one God exists in three persons: Father, the Son, and the Holy Spirit. An analogy would be time. Time is past, present, and future. But, there are not three times, only one. > > > > >________________________________ > From: ab rahim abdul hamid <[email protected]> >To: [email protected] >Cc: >Sent: Wednesday, 17 April 2013 11:02 PM >Subject: [hakekatku_00] TOKOH-TOKOH KRISTEN PENENTANG TRINITAS > > > > >TOKOH-TOKOH KRISTEN PENENTANG TRINITAS (ajaran paulus sesat) > > >Sebelum Yesus lahir, wilayah Yerusalem dijajah oleh imperium Romawi yang >agamanya beraliran politeisme. Karena sebagai penduduk yang terjajah, bangsa >Yahudi Essenes yang masih taat berpegang pada hukum-hukum Taurat Musa, tidak >mampu mengembangkan ajaran agamanya di tengah-tengah masyarakat. Sedangkan >Yahudi Farisi dan Saduki memakai agamanya dalam bentuk formalitas saja, dan >sikap hidupnya selalu menyalahi hokum-hukum taurat. >Ketika Yesus mendapat tugas menyampaikan risalah Tuhan, dia selalu >memperingatkan penyelewengan Yahudi Farisi dan Saduki. Oleh karena itu dua >kelompok ini sangat membenci Yesus dan ingin membunuhnya. Untuk melaksanakan >niat jahat itu, mereka menghasut penjajah Romawi, bahwa Yesus adalah tokoh >pemberontak yang ingin menjadi raja Yahudi, dan ingin membebaskan bangsanya >dari pendudukan imperium Romawi. Dengan bantuan kedua kelompok Yahudi itu, >tentara Romawi berusaha menangkap Yesus dan membinasakan pengikutnya. >Setelah Yesus tiada, para muridnya menyebarkan ajarannya secara meluas ke >tengah-tengah masyarakat yang sudah terpengaruh oleh kepercayaan politeisme. >Yang kemudian melahirkan dua kelompok penganut Yesus. Pertama, yang >betul-betul mengikuti ajaran Yesus secara murni, tanpa dicampuri oleh >kepercayaan politeisme. Mereka berkeyakinan bahwa satu-satunya Tuhan hanyalah >Allah, dan Yesus adalah manusia biasa utusan Allah. Kelompok ini lebih dikenal >dengan sebutan Unitarian. Kedua, mengikuti ajaran Yesus yang telah disebarkan >oleh para muridnya, tetapi masih sulit meninggalkan kepercayaan politeisme >yang sudah mendarah daging pada diri mereka. Akhirnya mereka mengkultuskan >Yesus sebagai penyelamatnya, bahkan diangkat menjadi Tuhannya. Kelompok ini >dipelopori oleh Paulus (Saulus) yang kemudian lebih dikenal dengan sebutan >Kristen Trinitas. >Proses kepercayaan kelompok kedua ini sudah menjadi fenomena biasa bagi yang >mudah kita jumpai di mana-mana. Perjalanan kepercayaan Kristen Trinitas >periode pertama, mendapatkan tantangan hebat dari kelompok Kristen Unitarian. >Yaitu sekte Kristen yang berkeyakinan bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan >yang patut disembah, dan Yesus adalah manusia biasa yang diberi tugas oleh >Allah untuk menyampaikan ajaran-ajaranNya, dengan dibekali beberapa Mukjizat. >Berkat bantuan imperium super power Romawi yang juga beragama politeisme itu, >agama Kristen Trinitas cepat menyebar luas ke beberapa negara. Sedangkan >beberapa ribu penganut Unitarian disiksa dan dibunuh. Di antara tokoh-tokoh >Unitarian tersebut adalah : >IRANAEUS (130 ? 200 M) >Ketika Iraneus lahir, agama Kristen yang berpusat di Antiokia telah menyebar >ke Afrika Utara sampai ke Spanyol dan Perancis selatan. Uskup Lyon yang >bernama Pothinus pernah menyuruh Iranaeus membawakan surat petisinya ke Paus >Eleutherus (174 189 M) di Roma. Dalam petisi itu, Pothinus memohon agar Paus >menghentikan pembunuhan terhadap orang-orang Kristen yang menolak doktrin >Trinitas. Disaat Iranaeus masih berada di Roma, dia mendengarkan berita >pertikaian antar kelompok Kristen yang mengakibatkan Uskup Pothinus terbunuh. >Setelah pulang ke Lyon, dia menjadi uskup menggantikan Pothinus. >Tahun 190 M, dia menulis surat kepada Paus Victor I (189 ? 198 M) untuk >menghentikan pembunuhan terhadap orang-orang Kristen yang berbeda keyakinan. >Kerusuhan antar kelompok terulang lagi, dan pada tahun 200 M, dia dibunuh >kelompok Trinitas yang dipelopori Paus Victor. >Iranaeus meyakini bahwa Yesus bukanlah Tuhan, melainkan manusia biasa yang >diutus oleh Allah. Dia melontarkan kritik tajam terhadap Paulus, dan >menudingnya sebagai orang yang bertanggung jawab atas penyusupan ajaran-ajaran >politeisme dan filsafat Plato ke dalam agama Kristen. Dalam menyampaikan >ajaran yang diyakininya, Iranaeus sering mengutip ayat-ayat yang termaktub >dalam injil Barbanabas. >TERTULIAN (160 ? 220 M) >Tertulian berasal dari Kartago, kemudian dia menjadi tokoh Gereja Afrika. Dia >adalah seorang Unitarian yang mengidentikkan Yesus dengan Meisah dalam agama >Yahudi. Beliau menentang Paus Calixtus (217 ? 222 M) yang mengajarkan bahwa >dosa besar itu bisa diampuni setelah melakukan taubat secara kanonik. >Diantara pernyataan Tertulian masih tercatat sampai sekarang adalah Mayoritas >manusia berpendapat bahwa Yesus adalah manusia biasa?. Dialah yang mula-mula >memperkenalkan istilah Trinitas dsari bahasa latin sewaktu membahas doktrin >yang dipandangnya aneh itu. Sebab istilah seperti itu tidak pernah dijumpai >dalam kitab suci. >ORIGEN (185 ? 254 M) >Origen lahir di Iskandariah Mesir. Bapaknya, Leonidas, mendirikan pusat >pendidikan teologi, dan menunjuk Clement sebagai kepalanya. Gereja Paulus >(Trinitas) sangat membenci Leonidas, karena menganut ajaran Unitarian yang >disebarkan oleh murid-murid Yesus (Apostolic Christianity), dan menolak >ajaran-ajaran Paulus. Oleh karena itu pihak gereja Paulus membunuhnya pada >tahun 208 M. Peristiwa itu sangat menggores di hati Origen, dan ia ingin >mempertaruhkan nyawanya untuk menuntut kematian ayahnya, namun dicegah oleh >ibunya. >Gurunya, Clement, merasa terancam dan meninggalkan Iskandariah. Karena ayahnya >terbunuh dan gurunya meninggalkan dia, Origen menggantikan Clement sebagai >kepala sekolah teologi. Dalam kedudukannya yang baru itu, dia terkenal sebagai >cendekiawan yang berani. Kesalehan dan semangatnya yang tinggi diilhami oleh >sebuah ayat yang termaktub dalam kitab Matius 19;12 yang berbunyi : >?Ada orang yang tidak dapat kawin karena memang ia lahir demikian dari rahim >ibunya, dan ada orang yang dijadikan demikian oleh orang lain, dan ada orang >yang membuat dirinya demikian karena kemauannya sendiri oleh karena kerajaan >Sorga. Siapa yang dapat ,mengerti hendaklah mengerti?. >Pada tahun 230 M Origen menjadi pengkhotbah di Palestina. Tetapi Uskup >Demerius memecat dan membuangnya. Dia pergi ke Caesarea dan membangun pusat >pendidikan yang sangat terkenal di kota itu. Konsili Iskandaria tahun 250 M >menjatuhkan kutukan kepada Origen. Dia ditangkap dan menjalani siksaan sampai >menemui ajalnya tahun 254 M, karena menolak doktrin Trinitas. Origen >berkeyakinan, Allah adalah Maha Agung dan Yesus adalah hambaNya yang >derajatnya tidak sebanding dengan Tuhannya. >Dia dikenal sebagai ahli sejarah gereja yang termashur. Sejak muda sampai >akhir hayatnya terkenal keberaninnya. Memiliki sifat-sifat terpuji sebagai >guru kebenaran dan sangat dicintai oleh murid-muridnya. Ilmu pengetahuannya >sangat luas, yang tidak ada duanya di kalangan Kristen saat itu. Dia pernah >menulis kurang lebih enam ratus risalah dan makalah. >DIODORUS >Diodorus adalah uskup di Tarsus, kota kelahiran Paulus. Dia termasuk salah >satu tokoh Kristen Antiokia. Dia berpendapat, alam semesta ini selaludalam >perubahan. Dia proses perubahan itu pasti ada periode awalnya yang berasal >dari yang Maha Abadi dan Maha tidak Berubah. Yang Maha Abadi itulah sang >Pencipta yang Maha Esa. Diodorus menegaskan, Yesus itu berkodrat manusiawi >baik ruhani maupun jasmani, dan sama sekali tidak memiliki kodrat Ilahi (Tuhan) >LUCIUS (Wafat 312 M) >Disamping terkenal sebagai ahli teologi yang menguasai bahasa Ibrani dan >Yunani, diapun sebagai tokoh yang sangat taat kepada Allah. Dia berada di luar >lingkungan Gereja sejak tahun 220 M sampai tahun 290 M. Kesalehan dan luasnya >ilmu pengetahuan yang dimilikinya, mengundang kekaguman banyak orang. >Perguruan di Antiokia yang dipimpinnya, melahirkan aliran Arianisme yang >dicetuskan oleh muridnya yang bernama Arius. >Dalam memahami kitab sucinya, dia berpegang pada penafsiran dariu segi tata >bahasa beserta pengertiannya secara lahiriah dan kritis. Dia menentang >penafsiran yang diambil dari pengertian simbolik dan allegoris. >Lucius berpendapat, adanya pertentangan paham yang sangat tajam di tubuh >Gereja telah membuktikan, bahwa orang-orang Kristen berpedoman pada ajaran >yang bersumber dari tradisi tulisan dan mengesampingkan tradisi lisan. Padahal >Yesus atau para muridnya tidak pernah mencatat ajaran Yesus. Sedangkan tradisi >tulisan berasal dari orang-orang yang tidak pernah menjadi murid Yesus. >Tragedi ini menunjukkan, ajaran Yesus begitu cepat lenyap disebabkan kekacauan >isi ajaran yang berkembang sampai penghujung abad ketiga Masehi. >Lucius merevisi Septuaginta, yakni naskah Alkitab berbahasa Yunani. Dia >membunag sekian banyak perubahan-perubahan yang disisipkan ke dalam Alkitab, >ketika disalin ke dalam bahasa Yunani. Dia berkeyakinan bahwa Yesus itu bukan >Tuhan, melainkan hamba Allah. Karena tetap mempertahankan keyakinan seperti >itu, maka dia ditangkap dan disiksa sampai mati pada tahun 312 M. >ARIUS (925- – 336 M) >Kehidupan Arius sangat erat kaitannya dengan Constantin, kaisar imperium >Romawi. Sehingga kita tidak bisa memahami sejarah kehidupan salah satunya, >tanpa memahami orang satunya lagi. Kisah Constantin menaruh perhatiannya >kepada gereja berawal dari kekhawatirannya terhadap kedudukannya di Roma. >Kaisar ini merasa cemburu terhadap putra mahkota bernama Crispus. Putra ini >sangat termashur, karena posturnya yang menawan dan sikapnya yang ramah, >disertai keberaniannya di medan pertempuran. Agar namanya tetap bertahan >sebagai figure kaisar Romawi, dan tidak tenggelam oleh ketenaran nama putra >mahkotanya, maka Constantin membunuh Crispus. Kematiannya menimbulkan duka >rakyat Romawi. Dibalik pembunuhan itu, ada berita bahwa ibu tiri putra mahkota >itu menginginkan putra kandungnya sendiri yang akan menjadi kaisar, sehingga >dia berniat untuk menghabisi Crispus. Akhirnya Constantin menjatuhi hukuman >mati kepada ibu tiri itu dengan membenamkannya ke dalam air mendidih. Para pendukung permaisuri yang mati itu bergabung dengan para pecinta putra mahkota menuntut atas kematian kedua orang itu. Constantin dalam posisi tersudut dan meminta bantuanpendeta kuil Yupiter di Roma. Tetapi para pendeta itu mengatakan, tidak ada kebaktian atau korban yang bisa menghapus dosa pembunuhan yang telah dilakukannya. Suasana yang tegang di Roma membikin dia tidak tentram, sehingga Constantin pergi ke Bizantium. >Setelah tiba di sana, dia mengubah nama kota di pinggir selat Bosporus itu >sesuai dengan namanya, Constantinopel. Di tempat baru itulah dia melihat >perkembangan gereja Paulus sangat menakjubkan. Constantin mendapat pelajaran, >bahwa bila dia mau bertobat dan mengakui dosanya di Gereja, maka dosa itu akan >diampuni. Kesempatan ini dipergunakan sebaik-baiknya untuk membersihkan nama >dan tangannya yang telah dikotori lumuran darah dua pembunuhan dan >keputusan-keputusan jahat selama dia berkuasa. Setelah merasa terbebas dari >beban dosa, dia pun mencurahkan pikirannya untuk memecahkan masalah-masalah >yang dihadapi oleh imperiumnya. Dia melihat adanya kemungkinan memperalat >gereja untuk meraih tujuannya dan menunjukkan loyalitasnya, dengan cara >memberi kebebasan kepada Gereja untuk berkembang, yang sebelumnya telah >ditindas dan dibinasakan oleh Kaisar Diolektianus (284 ? 305 M). Berkat >dukungan Constantin inilah perkembangan gereja semakin kuat dan pesat. Sebaliknya dia mendapatkan keuntungan yang besar, karena wilayah sekitar Laut Tengah dipenuhi oleh Gereja, yang pemeluknya dapat dipergunakan untuk mendukungnya di medan perang. Bantuan pendeta merupakan factor yang sangat penting untuk menyatukan Eropa dan Timur Tengah di bawah kekuasaan Constantin. Karena rasa terima kasih kepada Gereja disatu sisi, dan ingin menyudutkan para pendeta kuil Yupiter di Roma yang tidak mau membantunya, pada sisi lainnya, dia mengajak Uskup Roma untuk membangun greja yang besar dan megah di kota Roma. Dari posisi terjepit di kota itu, agama Kristen kemudia diberi fasilitas-fasilitas yang luar biasa oleh Constantin. Di samping itu dia membiayai pembangunan gereja yang besar dan megah di bukit Zion, Yerusalem. >Walaupun dia telah memberikan bantuan besar dan masuk agama Kristen, tetapi >dia belum pernah dibaptis, sebab pengaruh agama Paganisme yang menyembah dewa >Yupiter dan dewa-dewi lainnya masih sangat dominan. Oleh karena itu Constantin >bersikap menjaga keseimbangan, yang kadangkala dia menampakkan diri >seakan-akan sebagai pemuja dewa itu. Sikap seperti itu berlangsung cukup lama >sampai meledaknya pertentangan di tubuh Kristen, antara sekte Pauline Church >(Gereja Paulus) yang bertuhan Trinitas dengan sekte Apostolic Church (Gereja >Rasuli) yang menganut paham Unitarian. >Tokoh terkemuka sekte Unitarian waktu itu adalah Arius, salah seorang Dewan >Gereja yang sangat terkenal dalam sejarah dunia Kristen. Dia lahir di Libya >dan belajar di perguruan Antiokia yang dinina oleh Lucius. Ia >merupakankekuatan baru bagi gereja rasuli yang menghidupkan dan mempertahankan >ajaran Yesus yang murni, dengan semboyan ; ?Ikutilah Yesus menurut yang >diajarkan olehnya?, serta menentang ajaran-ajaran Kristen yang diciptakan oleh >Paulus. Keagungan nama Arius pada masa itu dapat dilihat dari namanya yang >sampai sekarang disinonimkan dengan sekte Unitarianisme, yakni aliran yang >meyakini bahwa satu-satunya Tuhan hanyalah Allah, dan Yesus adalah hamba dan >utusan Allah. >Gereja Paulus menerima pukulan telak ari pihak Arius. Mereka mengakui, Arius >bukan hanya seorang ahli perencana saja, melainkan juga sebagai orang yang >jujur dan tidak pernah melakukan perbuatan tercela. Pada saat Tradisi Lisan >(oral tradition) ? yang mempertahankan ajaran Yesus ? mulai lumpuh, dibarengi >dengan pemahaman Tradisi Tulisan semakin menyimpang jauh, maka arius tampil >dengan segala keberanian dan kegigihannya mempertahankan ajaran Yesus yang >telah disampaikan oleh para muridnya secara murni, serta menentang persekutuan >pihak gereja dengan kaisar Constantin. >Arius adalah murid Lucian yang paling keras mengecam gereja Paulus. Oleh >karena dia selalu diincar pembunuhan oleh aliran Trinitas. Arius menyadari >akan bahaya yang mengancamjiwanya. Walaupun riwayat hidup masa mudanya tidak >begitu jelas, tetapi dia tercatat menjadi tokoh gereja Becaulis Iskandariah. >Sampai pada masa Konsili Nicea tahun 325 M, perbedaan keyakinan di kalangan >Kristen sangat beragam. Karena kepercayaan di kalangan Kristen sangat beragam. >Karena kepercayaan berdasarkan kemauan dan pilihan masing-masing individu. >Sebelum gereja mendapatkan kebebasan dari imperium Romawi, perbedaan keyakinan >itu menimbulkan pertentangan sengit, yang pada akhirnya mengakibatkan >pertikaian antar kelompok Kristen. Bahkan sering terjadi penangkapan, >penyiksaan, malah pembunuhan gelap. >Ketika Constantin menjalin aliansi dengan gereja, terjadilah perubahan >dramatis. Meskipun waktu itu Constantin masih menjabat kepala negara yang >penduduknya mayoritas menganut Paganisme, tetapi secara terbuka memberi >bantuan kepada gereja, yang pada masa itu mungkin perbedaan antara Pauline >Church dengan Apostolic Church belum begitu tajam. Dengan demikian, agama >Kristen memperoleh kedudukan baru di bawah naungan kaisar Romawi. Bagi >kebanyakan orang, perkembangan Kristen seperti ini menimbulkan masalah >politik. Sebagian orang yang dulunya menentang agama itu, berbalik >mendukungnya karena mendapat tekanan dari pemerintah. Oleh karena itu mereka >memeluk agama Kristen bukan karena panggilan hati nuraninya, melainkan karena >tujuan-tujuan tertentu. Perubahan situasi itu sangat menguntungkanpihak >Kristen. Gereja Paulus dan Gereja Rasuli masing-masing berkembang pesat ke >seluruh wilayah imperium Romawi, mengakibatkan pertentangan kedua sekte itu >semakin tajam di setiap daerah. >Constantin yang pada waktu itu masih belum memahami agama Kristen, hanya ingin >mendapatkan keuntungan politis bila tercipta kesatuan gereja yang tunduk >padanya, dan berpusat di Roma, bukan Yerusalem. Ketika para jemaat gereja >Rasuli (Apostolic Church) menolak untuk memenuhi keinginan kaisar itu, >Constantin berusaha melakukan tekanan-tekanan terhadap mereka. Tetapi setiap >tekanan itu tidak mendatangkan hasil yang diharapkan. Para jemaat gereja >Rasuli yang menganut faham Unitarian itu tetap menolak untuk tunduk kepada >Uskup Roma. >Pertentangan semakin tajam mengenai pokok-pokok keyakinan di dalam agama >Kristen. Sementara itu doktrin Trinitas telah diterima sepenuhnya oleh >pihak-pihak tertentu dalam dunia Kristen. Sedangkan pihak Donatus, Melitus, >terutama Arius menentang doktrin tersebut. Setelah lebi dari dua abad, doktrin >itu menjadi bahan perdebatan, tidak ada pihak yang bisa memberikan penjelasan >dan penafsiran yang memuaskan. Karena banyak fihak yang menentangnya, semakin >banyak membutuhkan penjelasan dan difinisi dogma itu. Pihak gereja harus >memberikan difinisi tentang kodrat kemanusiaan dan kodrat ketuhanan Yesus. >Serta memberikan penjelasan mengenai hubungan oknum yang satu dengan oknum >lainnya dalam Trinitas. Gereja harus menunjukkan difinisi yang akurat mengenai >hubungan ketuhanan Yesus dengan perawan Maria, ibunya. Karena setiap orang >Kristen selalu dihadapkan pada sekian banyak problem dogma Trinitas, maka >surat pertanyaan yang dikirim kepada pihak Paus di Roma semakin menggunung. >Surat jawaban dari Paus ternyata tidak bisa memberikan kepuasan bagi semua >pihak. Arius tampil mengajukan tantangannya kepada pihak Paus untuk memberikan >difinisi yang logis dan rasional mengenai doktrin Trinitas. Arius sendiri >memberikan penjelasan sebagai berikut : >?Jika Yesus itu sebagai anak Tuhan, berarti Bapa (Allah) harus ada terlebih >dahulu dari pada Yesus. Justru sebelum ada anak (Yesus), harus ada jarak >waktu. Dalam jarak waktu itu sang anak belum ada. Dengan demikian sudah pasti, >bahwa anak (Yesus) itu dicipta oleh Allah dari esensi yang sebelumnya tidak >ada. Oleh karena itu Yesus tidak sama dengan Bapa (Allah)?. >Kalangan gereja Trinitas merasa terjungkal. Patriarch Alexander mengundang >dewan gereja untuk mempersoalkan pendapat Arius itu. Sekitar seratus uskup >dari Mesir dan Libya menghadiri undangan itu untuk meminta pertanggung jawaban >dari Arius. Untuk mempertahankan keyakinannya, Arius mengajukan argumentasi >yang tidak bisa dibantah sebagai berikut : >?Ada suatu tempo, yang di dalam tempo waktu itu Yesus belum ada, sedang Allah >bersifat Maha Dulu dan Maha Abadi. Karena Yesus adalah makhluk Allah, maka dia >bersifat fana (tidak kekal), dan sudah tentu tidak memiliki sifat abadi. >Karena Yesus itu makhluk, maka dia termasuk obyek bagi perubahan seperti >makhluk berakal lainnya. Karena hanya Allah saja yang tidak berubah, maka >Yesus bukanlah oknum Tuhan? >Disamping menggunakan logika, dia pun mengukuhkan argumentasinya dengan >mengutip ayat-ayat Alkitab untuk membantah doktrin Trinistas seperti : >?Jika Yesus sendiri telah mengatakan : ?Bapa lebih besar dari pada aku? >(Matius 14:28), bagaimana kita bisa percaya bahwa Allah dan Yesus itu sama?. Kepercayaan seperti itu sangat bertentangan dengan sabda Yesus sendiri di dalam kitab suci? >Pendapat Arius ini tidak bisa dibantah oleh semua uskup yang hadir pada siding >itu. Tetapi Patriarch Alexander, dengan menggunakan kekuatan jabatannya, >menjatuhkan vonis ?Hukuman Pengucilan Gereja? terhadap Arius. >Dalam tradisi gereja, siapa yang mendapat hokum pengucilan itu, tumpahan >darahnya menjadi halal. Dan pembunuhnya akan mendapatkan surga, karena telah >berjasa membasmi pembawa ajaran sesat !!. Tetapi Arius mempunyai banyak >pengikut yang pengaruhnya sangat luas, dan tidak dapat dianggap enteng oleh >pihak gereja Trinitas, apalagi para uskup Wilayah Timur tidak membenarkan >vonis Patriarch Alexander itu. >Pertentangan masalah keyakinan ini semakin memuncak. Alexander berada pada >posisi yang terjepit, bahkan sangat kecewa karena para uskup wilayah timur >mendukung Arius. Terutama Eusebius Nicomedia (mati 342 M) sahabat Arius yang >sangat berpengaruh di istana Constantinopel, dan Eusebius Caesarea (260 ? 340 >M) memberikan dukungan yang sangat besar kepada Arius. Dua orang ini dan Arius >adalah murid Lucian. Pembunuhan gelap terhadap guru mereka, membuat hubungan >ketiga murid itu semakin erat. >Sampai sekarang kita bisa melihat surat Arius yang dikirim kepada Eusebius >Constantinopel, setelah dia dijatuhi vonis ?hukuman pengucilan? dari >Alexander. Diantara surat itu berbunyi Kami dihukum karena menyatakan, Yesus >itu mempunyai permulaan, sedangkan Allah tidak mempunyai permulaan? >Catatan mengenai pertentangan tajam waktu itu, sangat sedikit sekali yang bisa >kita jumpai. Surat-surat yang masih selamat, menunjukkan, Arius tabah >mempertahankan ajaran Yesus yang murni dan yang bebas dari perubahan, dan sama >sekali tidak menghendaki perpecahan dalam Kristen. Sedangkan kumpulan >surat-surat Alexander memperlihatkan, penggunaan bahasa yang tidak sopan >terhadap Arius dan para pendukungnya. Diantara surat-surat itu Alexander >pernah menulis sebagai berikut : ?Mereka sudah dikuasai iblis yang merasuk >dalam diri mereka. Mereka adalah tukang sulap dan penipu yang cerdk merayu. >Mereka kelompok penyamun yang hidup dalam persembunyian, yang siang malam >mengutuki Kristus?mereka mendapatkan banyak pengikut dengan memperalat wanita >tunasusila? >Surat yang bernada kasar itu membangkitkan kemarahan Eusebius. Beliau >mengundang uskup-uskup wilayah timur untuk menjelaskan duduk persoalannya. >Pertemuan para uskup itu menghasilkan keputusan untuk mengirim surat pada >seluruh uskup wilayah timur dan barat, agar mendesak Patrirrch Alexander untuk >mencabut hukuman yang dijatuhkan kepada Arius. Alexander mau mencabut >vonisnya, asalkan Arius mau tunduk kepadanya. Syarat itu ditolak oleh Arius, >dan ia pergi ke Palestina untuk membina jemaat Kristen di tempat iru. >Alexander mengirimkan surat kecaman terhadap Arius dan Eusebius kepada seluruh >pelayan-pelayan gereja Katolik. Alexander menuduh, Eusebius mendukung Arius >bukan karena keyakinan yang dianut oleh Arius, melainkan disebabkan oleh >kepentingan ambisius. >Kaisar Constantin melihat situasi dalam Kristen semakin memburuk. Dia terpaksa >turun tangan dengan mengirimkan surat kepada kedua pihak. Kaisar itu sangat >mengharapkan kesatuan pendapat dalam agama. Karena hal itu akan menjamin >stabilitas daerah yang dikuasainya. Dia meminta keduanya melupakan masalah >yang dipertentangkan. >Sementara itu terjadi persengketaan antara Constantin dengan saudara iparnya, >Lucianus, yang menguasai wilayah Tracia. Dalam pertempuran tahun 324 M. >Lucianus tewas. Karena dia termasuk pendukung Arius, kematiannya mengakibatkan >posisi Arius mengalami kemunduran. Sekalipun Constantin memenangkan >peperangan, tetapi dia tidak mampu membendung kerusuhan yang melanda beberapa >wilayah Romawi. Kaisar tidak mempunyai jalan lain, kecuali dengan cara >mengundang seluruh uskup untuk menyelesaikan persoalan rumit itu. Posisi >dirinya yang masih menganut faham Paganisme, bisa menguntungkan dia, karena >tidak termasuk pengikut salah satu sekte Kristen, dan bisa menjadi pemimpin >sidang dan penengah yang tidak memihak. Constantin direstui oleh para uskup >untuk menjadi pemimpin sidang, karena tidak ada pihak yang menyetujui sekte >lain memimpin sidang itu. Sidang para uskup tahun 325 Masehi yang dipimpin >oleh Constantin itu terkenal dengan sebutan Konsili Nicea. >Anggota siding gereja sedunia yang pertama kali kebanyakan terdiri dari para >uskup yang masih lugu, jujur dan berpegang teguh pada keyakinan yang >dianutnya. Di saat itulah secara mendadak mereka harus berhadapan dengan >tokoh-tokoh yang menguasai filsafat Yunani. Sehingga mereka tidak bisa >memahami ungkapan-ungkapan filosofis yang didengarnya. Sebaliknya, mereka >kehilangan kemampuan untuk mengungkapkan pendapatnya, apalagi harus menghadapi >argumentasi pihak lain yang berdasarkan logika. Oleh karena itu, mereka harus >memilih salah satu dari dua pilihan, bertahan pada keyakinannya secara >diam-diam, atau menyetujui apa saja yang diputuskan oleh pemimpin siding. >Wakil-wakil dari pihak gereja Paulus (Trinitas) yang mempertahankan Tiga >Oknum, ternyata mereka mampu menunjukkan Dua Oknum, yakni Bapa Allah dan Anak >(Yesus). Mereka tidak berdaya untuk mencari dalil dari Alkitab bahwa Roh Kudus >itu adalah salah satu dari oknum Tuhan. >Para uskup murid Lucian seperti Arius, dengan mudah menyudutkan pihak gereja >Paulus dari masalah satu ke persoalan yang lain dalam Trinitas. Pihak >Unitarian mengakui, di dalam Alkitab, Yesus memanggil Allah dengan kata ?Bapa? >dan menyebut dirinya dengan kata ?Anak?, tetapi mereka menunjukkan kepada >lawannya mengenai sabda Yesus yang berbunyi : ?Dan janganlah kamu memanggil >Bapa kepada seorang pun di dunia ini, karena satu saja Bapa kamu, yaitu yang >ada di Sorga? (Matius 23:9) >Dengan demikian oknum anak itu bukan hanya satu, bukan Yesus saja, melainkan >berjuta-juta manusia!!. >Pihak Trinitian tidak mampu mematahkan argumentasi pihak Unitarian, sebab >kepercayaan terhadap doktrin Trinitas yang diyakini oleh mereka tidak >berdasarkan pada kitab Injil. Dengan susah payah mereka berusaha ingin >membuktikan bahwa Bibel telah menyatakan ?Yesus itu bayangan Allah yang Maha >Benar?. Pihak Unitarian menjawab : ?Kita sebagai manusia adalah bayangan dan >kemegahan Tuhan. Jika dikatakan bahwa bayangan Allah adalah Tuhan, berarti >seluruh manusia itu adalah Tuhan !!!? >Perdebatan dalam siding semakin meruncing, dan semua pihak merasa pesimis >terhadap hasil siding itu. Pada akhirnya masing-masing pihak saling >mengharapkan dukungan kaisar yang memegang keputusan akhir. Constantia adik >kaisar Constantin adalah penganut faham Unitarian, memberitahu Eusebius >Nicodemia bahwa kaisar ingin mempersatukan gereja. Karena perpecahan akan >membahayakan kekaisaran. Jika tidak tercapai persetujuan dan kesamaan >keyakinan, mungkin kaisar akan kehilangan kesabaran dan menarik bantuannya >kepada gereja, yang akan mengakibatkan keadaan Kristen lebih memprihatinkan >dari pada sebelumnya. >Eusebius berunding dengan Arius bersama sahabat lainnya, dan mengambil >kebulatan tekad untuk mempertahankan keyakinannya, serta menolak doktrik >Trinitas yang mungkin akan mendapatkan suara mayoritas dalam Konsili Nicea itu. >Dukungan Constantin terhadap gereja Paulus akan menambah kekuasaan gereja, dan >akan mampu mengakhiri gereja rasuli (Unitarian) di Afrika Utara dengan segala >bentuk kekerasan. Untuk mendapatkan dukungan itu, gereja Paulus menyetujui >perubahan-perubahan pada agama Kristen. Karena pemujaan kepada Dewa Matahari >sudah menjadi tradisi bangsa Romawi pada waktu itu, dan kaisarnya dipandang >sebagai perwujudan dari dewa matahari, maka gereja Paulus menyusun rumusan >sebagai berikut: >1. Hari Minggu (hari Dewa Matahari) bangsa Romawi dijadikan hari Sabat bagi >agama Kristen. >2. Hari kelahiran Dewa Matahari tanggal 25 Desember dijadikan hari kelahiran >Yesus. >3. Lambang Dewa Matahari, Salib Sinar, dijadikan lambing agama Kristen. >4. Untuk menyatukan upacara ritual bagi Dewa Matahari dan Yesus, patung Dewa >Matahari pada salib diganti dengan patung Yesus. >Kaisar merasa puas, karena jurang perbedaan antara agama Kristen dengan agama >Pagan yang dianut oleh bangsa Romawi bisa diakhiri. Akhirnya Trinitas itu >diterima dengan suara terbanyak sebagai keyakinan resmi dalam agama Kristen. >Pengertian Keesaan Tuhan dalam bahasa Yesus telah berubah maknanya setelah >disalin dalam bahasa filsafat Neo-Platonisme yang dikenal dengan Mystic >Trinity. Setelah perubahan pengertian keesaan Tuhan diterima oleh suara >terbanyak, langkah perumusan ajaran Kristen lkainnya semakin jauh menyimpang >dari ajaran Yesus. Rumusan Credo Nicea yang dikenal sampai saat ini adalah >rumusan yang ditanda tangani oleh peserta konsili itu, dengan mendapatkan >dukungan kaisar Constantin. >Karena pihak Arius tidak mau mengakui keputusan konsili itu, maka diumumkan >Anathema (kutukan) terhadap ajaran Arius, sebagai berikut : >?Bagi orang yang berkata : ?Ada jarak waktu dimana Yesus belum ada. Sebelum >dilahirkan, Yesus tidak ada. Yesus diciptakan dari ynag tidak ada. Anak >(Yesus) berbeda zatnya dengan Allah. Yesus adalah obyek perubahan?, maka >Gereja Katolik menjatuhkan kutukan? >Setelah peserta konsili pulang ke daerahnya masing-masing, mereka terlibat >kembali dalam perdebatan mengenai keputusan konsili itu. Pengikut Unitarian >yang selalu menentang keputusan konsili itu ditangkapi, dan yang tak mau >taubat untuk menerima doktrin Trinitas dijebloskan dan disiksa di penjara >bawah tanah!!. Arius sendiri sejak tahun 325 M, telah dimasukkan ke dalam >penjara bawah tabah di pulau kecil sekitar selat Bosporus. Walaupun begitu, >perdebatan semakin meruncing di wilayah kekuasaan Romawi. Hanya Athanasius >yang masih mematuhi keputusan tersebut, sedangkan para pendukungnya sendiri >diliputi kebingungan menghadapi berbagai tantangan. >Sabinas uskup tertua di Thracia mengatakan, yang hadir dalam konsili Nicea itu >adalah orang dungu yang bodoh. Keputusan Konsili itu hanya disahkan oleh >orang-orang tolol yang tidak memiliki pengetahuan dalam masalah itu. Setelah >konsili selesai, Patriarch Alexander mati tahun 328 M. Terjadilah perebutan >jabatan keuskupan Iskandariah. Athanasius dipilih dan ditasbihkan menjadi >uskup di daerah itu. Pemilihan itu menimbulkan kecaman keras, karena dilakukan >dengan intimidasi dan tindakan kekerasan lainnya. Pengikut Arius mengadakan >perlawanan terhadap Athanasius. >Cosntantina, saudara kaisar Constantin, menentang pembunuhan terhadap orang >Kristen Unitarian, terutama menentang pembuangan Eusebius Nicomedia. Dia tetap >mempertahankan bahwa Arius adalah pemimpin agama Kristen yang benar. >Alkhirnya, Constantina berhasil membebaskan Eusebius agar kembali ke istana. >Kembalinya Eusebius ini merupakan pukulan telak bagi kelompok Athanasius. >Constantin semakin condong kepada Arius. Ketika mendapat laporan tentang >kecaman masyarakat Kristen atas pemilihan Athanasius, dia memanggil uskup itu >agar datang ke Constantinopel. Dengan berbagai alas an Athanasius tidak mau >datang memenuhi panggilan itu. Pada tahun 335 M, ketika dilangsungkan konsili >di kota Tyre untuk memperingati tiga puluh tahun pemerintahan kaisar >Constantin, Athanasius diwajibkan untuk menghadirinya. Dalam konsili itu, dia >dituduh telah melakukan kelaliman di wilayah keuskupannya. Karena suasana >siding saat itu menyudutkan dirinya, maka dia segera keluar sebelum konsili menjatuhkan hukuman kutukan kepada dirinya. Para uskup kemudia melanjutkan siding di Yerusalem dan mengukuhkan kutukan terhadap Athanasius, serta menerima Arius kembali ke pangkuan gereja. >Constantin mengundang Arius dan Eusebius ke Constantinopel. Perdamaian antara >Arius dan kaisar terjalin baik, dan para uskup menjatuhkan kutukan kepada >Athanasius. >Arius diangkat menjadi Patriarch Constantinopel, tetapi jabatan itu tidak >berlangsung lama, dia wafat secara mendadak pada tahun 336 M, karena >makanannya diberi racun. Pihak gereja menganggapnya suatu keajaiban, tetapi >pihak istana mencurigai peristiwa itu. Kaisar membentuk komisi untuk >menyelidikinya. Athanasius terbukti sebagai otak pembunuhan tersebut dan >dijatuhi kutukan !!. >Constantin yang perasaannya sangat terguncang atas kematian Arius itu, dibawah >bimbingan Constantina, akhirnya dia memeluk agama Kristen Unitarian, dan >dibaptis oleh Eusebius Nicomedia. Pada tahun 377 M, kaisar Romawi itu >meninggal dunia dengan membawa keyakinan bahwa Allah satu-satunya Tuhan, dan >Yesus adalah manusia biasa utusan Allah. >Arius memiliki peranan penting dalam sejarah Kristen. Bukan hanya karena >jasanya yang berhasil menarik kaisar Constantin memeluk agama Kristen, tetapi >juga karena mewakili orang-orang yang tabah mempertahankan ajaran Yesus yang >murni. Di saat itu ajaran Yesus tercampu aduk dengan kepercayaan-kepercayaan >pagan dan politeisme, sehingga ajaran Kristen yang asli dan yang palsu semakin >kabur. Maka Arius dengan segala keberaniannya dan ketabahan hatinya, tampil >mempertahankan kemurnian ajaran Yesus. >Pada hakikatnya agama samawi telah mengajarkan keesaan Tuhan. Tetapi >perkembangan berikutnya telah menyeret pengikutnya ke dalam kemerosotan Tauhid >yang mengakibatkan mereka melanggar batas-batas agama. Kondisi keimanan mereka >semakin memburuk, yang pada akhirnya mereka terperosok dalam keyakinan >Politeisme. >Kisah tersebut diatas semakin meyakinkan kita bahwa ajaran Islamlah yang tetap >memegang teguh agama Tauhid, tiada Tuhan selain Allah yang layak disembah >adapun Nabi-nabi mulai dari Adam?.Ibrahim ..Nuh Isa dan Muhammad adalah >utusannya!!. Mereka diutus untuk menyampaikan risalahnya kepada umat manusia, >agar manusia mengenal jalan lebar dan lurus yang ditunjukkanNya agar umat >manusia mempunyai bekal yang cukup untuk kembali kepadaNya bila saatnya telah >tiba. !! > > >http://yesuscross.wordpress.com/2010/02/03/tokoh-tokoh-kristen-penentang-trinitas-ajaran-paulus-sesat/ >--- On Wed, 17/4/13, Elfrida Maria <[email protected]> wrote: > > >>From: Elfrida Maria <[email protected]> >>Subject: [SSK] Fwd: ETHOS KERJA KRISTIANI >>To: [email protected] >>Date: Wednesday, 17 April, 2013, 7:43 AM >> >> >> >> >> >> ETHOS KERJA KRISTIANI >> oleh: Hans E. >>Kawulusan >> >> >>Kolose 3: 23 Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu >>seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. >> >> >>Ethos kerja kristiani dilandasi oleh Kolose 3: 23, bahwa semua yang kita kerjakan, perbuat, atau lakukan, haruslah kita lakukan seolah-olah kita kerjakan demi Tuhan dengan catatan: >> >> >>A. Karena untuk Tuhan maka pekerjaan itu akan kita lakukan dengan penuh sukacita, penuh kegembiraan, penuh kebahagiaan, dan dengan sepenuhhati. >>B. Karena untuk Tuhan maka tentunya karyawan ingin agar apa yang dihasilkan dari pekerjaan itu adalah yang terbaik, kualitas yang tertinggi. >>C. Karena untuk Tuhan maka kita akan melakukan semua tugas dengan rajin dan >>tidak akan bermalas-malas. >>D. Karena untuk Tuhan maka semua karyawan akan bekerja saling mendukung dalam suatu sistem kerjasama yang sempurna dengan rekan-rekan sekerjanya. >>E. Karena untuk Tuhan maka kita ingin agar pekerjaan itu dapat selesai >>secepatnya. >>F. Karena untuk Tuhan maka kita ingin pekerjaan itu kita selesaikan dengan >>seefisien mungkin. >>G. Tuhan akan berkenan atas karya kita karena hasilnya mendukung MISI TUHAN (Hukum Kehidupan) bagi semua Ciptaanya yaitu membahagiakan mereka yang membelinya. >> >> >>Kalau semua pegawai, karyawan dan pekerja suatu perusahan--besar atau kecil--bekerja dengan ETHOS KERJA KRISTIANI seperti itu maka: >> >> >>1. Semua perusahan akan menghasilkan komoditi yang akan dibeli oleh masyarakat dengan senanghati karena kualitas dan harga yang tepat. >>2. Semua perusahan akan membayar gaji yang tepat dan membahagiakan semua >>pegawai dan karyawannya. >>3. Perusahan dengan penuh rasa tanggungjawab akan membayar seamua kewajiban >>pajaknya kepada Negara. >>4. Pemilik dan Pimpinan perusahan akan menikmati investasinya dengan penuh >>sukacita, penuh damai sejahtera, dan tanpa beban. >>5. Bila semua pegawai, karyawan, dan pekerja melakukan semua tugas dan kewajibannya dengan menerapkan ETHOS KERJA KRISTIANI seperti itu maka perusahan akan bertumbuh dan berkembang, dan terus berkembang. >>6. Masyarakat, bangsa dan negara akan terus berkembang menjadi makmur, >>berkeadilan sosial, dan damai sejahtera di dalam Tuhan. >>7. Karya Tuhan terwujud didalam masyarakat, bangsa dan negara Republik >>Indonesia yang diberkati-Nya. >> >> >>Haleluya, Amin! >> >> >>Hans E. Kawulusan >>Jakarta, 15 Maret, 2011 >>================== >> >>Sent from my iPad >> > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
