Kasihan saya melihat psikopat berat Suryana tukang nyabo yang makin sedeng...
Omongannya makin kaco aja.. --- In [email protected], "suryana" <gsuryana@...> wrote: > > Tulisan dibawah ini forwads dari salah satu member T-net. > Isi tulisan mengenai kondisi keuangan dinegara Amerika, Inggris dan UE. > Minimal buat penerima jatah gembel semodel haram jadah juspig membuat > keuangan negara tambah amburadul, yg kaya mabur, yg bokek nganggur. > +++++ > > ----- Original Message ----- > From: Chan CT > > Pemantauan dan Pemikiran terhadap > Kondisi sulit yang dihadapai oleh Kapitalisme Barat : > Tiga Ilham besar bagi Tiongkok. > > Penulis : Liu Xiao Ming, Dubes Tiongkok di Inggris. > Tulisan ini bersumber dari harian Qiang Dao Ri Bao (Harian Nusantara) 17 > April yang lalu. Terjemahan dari bahasa Tionghua ini ada bagian yang > disingkat. --Indarto.Tan > > September 2008 yang lalu, dengan ambruknya Lehman Brothers Amerika, dunia > Barat terperangkap kedalam krisis finansial berat. Lima tahun telah lewat, > krisis ini bukannya usai, justru dari masalah finansial ekonomi merembet ke > masalah politik dan lingkup sosial, ¡§penyakit darurat¡¨ berubah menjadi > ¡§penyakit kronis¡¨. > > Tulisan ini terdiri tiga bagian : > 1. Situasi sulit yang dihadapi Kapitalisme Barat. > 2. Bagaimana menilai Kapitalisme Barat yang berada dalam kondisi > sulit. > 3. Tiga Ilham besar (bagi Tiongkok) atas Kapitalisme Barat yang > sedang berada dalam kondisi sulit. > 1. Situasi sulit yang dihadapi Kapitalisme Barat. > A. Pertumbuhan ekonomi ¡§kehilangan kendali¡¨. Metoda yang dipakai dalam > penanganan moneter dan finansial oleh Kapitalisme Barat, hingga sekarang > hasilnya tidak jelas. Ada tiga hal sebagai penyebab : > 1. Terjebak moneter. Ahkir-ahkir ini, dunia meneter Barat terlalu > membengkak, perkembangan usaha keuangan lebih besar beberapa kali lipat > ketimbang berkembangan dunia usaha riel, kemungkinan resiko menjadi besar > sekali. Inggris sebagai contoh, industri hanya mempati 21% dari nilai > ekonomi keseluruhan Inggris, sedang dunia usaha keuangan dalam perekonomian > Inggris nilainya mencapai 70%. Penggembosan ekonomi riel ini memperlemah > Kapitalisme Barat menangani krisis untuk mewujudkan pertumbuhan ekonominya. > Produk finansial yang membengkak tanpa batas membentuk ¡§gelembung¡¨ yang > ahkirnya pecah. > > 2. Terjebak hutang. Barat dalam waktu panjang terbiasa hidup konsumtiv > dengan cara berhutang, menyebabkan hutang menumpuk tanpa mampu melunasi. > Menurut data statistik, hutang negara maju sampai tahun 2012 mencapai 110% > dalam perbandingan dengan GDP, mencapai tingkat tertinggi setelah PD II. > Untuk mengatasi krisis hutang diambil cara mengetatan pengeluaran negara, > ahkirnya prtumbuhan melemah, ketidak puasan rakyat terhadap pemerintah > meningkat, pemerintah seolah naik macan sulit turun. > > 3. Terjebak jaminan kesejahteraan. Dalam jangka panjang, jaminan sosial > dijadikan cara paling penting bagi negara untuk menenteramkan kelas menengah > bawah demi kestabilan masyarakat. Ada semboyan seolah dari ayunan bayi > sampai kuburan jaminan sosial hanya naik tanpa turun, hanya bertambah tanpa > berkurang. Ini menjadikan beban pemerintah semakin berat dari tahun ke > tahun. Di Inggris, dimana jaminan sosial paling besar, bahkan masyarakat > kelas menengah bawah hasil yang didapat dari jaminan sosialnya lebih besar > ketimbang penghasilan kerjanya, sehingga hilanglah motivasi untuk bekerja. > Saat belum terjadi krisis, pengeluaran untuk jaminan sosial yang besar masih > bisa dipertahankan, tetapi, setelah krisis muncul, pemerintah sulit > menanggung beban itu lagi. Tetapi, masyarakat Barat yang sudah terbiasa > hidup nyaman, dalam kenyataan tak sudi untuk mengetatkan ikat pinggangnya > secara tiba-tiba. Bagi Dunia Barat, terjebak jaminan kesejahteraan sosial > menjadi problem yang harus dibereskan dalam masa depan. > > B. Sistem pemerintahan tidak lancar. > 1. Sistem pemilihan sulit mendapatkan orang bijak. Sistem pemilihan di dunia > Barat tidak mendukung pertumbuhan dan berkembang seorang politisi. Pemilihan > di Barat bukan diarahkan pada kemampuan kerja, melainkan mangarah pada siapa > yang bisa meneriakkan semboyan yang indah dan nyaring, bisa menyenangkan > para pemilih, dialah yang akan naik memegang tampuk pemerintahan. Pemimpin > yang dihasilkan dengan cara ini, kadang-kadang kurang pengalaman dalam > tampuk pimpinan negara, yang ¡§menang dalam pemilihan¡¨ bukan ¡§menang dalam > kemampuan¡¨, tapi hanya lebih pandai bicara ketimbang kecakapan dalam > mengatasi masalah. Menghasilkan banyak politikus tetapi sedikit menghasilkan > negarawan. > > 2. Kepentingan partai diatas kepentingan negara. Misalnya, masalah > pertentangan antara partai Demokrat dan partai Republik di Amerika dalam > masalah ¡§Limit atas¡¨ yang diperbolehkan bagi hutang negara, hampir saja > melumpuhkan pemerintahan negara bagian. Orang mengeluh, kalau demikian terus > bukankah Amerika akan ¡§Memilih kehancuran diri sendiri¡¨? Resiko jangka > pendek adalah melemahnya ekonomi, resiko jangka panjang adalah melemahnya > superioritas negara dan ahkirnya seluruh dunia Barat nasibnya terseret > kebawah. > > 3. ¡§Terjebak demokrasi¡¨ penghalang pengaturan negara. Kepentingaan yang > dasar disandra oleh kepenting masyarakat kecil atau opini rakyat yang tidak > rasionil, krisis sulit diatasi. Misalnya, untuk memperbaiki sarana angkutan, > meningkatkan ekonomi keseluruhan, pemerintah Inggris merencanakan satu > proyek kereta api cepat. Tetapi karena selalu dihalang-halangi oleh sebagian > kecil penduduk disepanjang jalan yang akan dilalui kereta, proyek itu terus > molor, ahkirnya baru akan dimulai tahun 2017 dan selesai pada tahum 2032 > yang akan datang, jadilah sebuah proyek yang bisa diharapkan tetapi tidak > bisa dimulai. Ahkir-ahkir ini, sebuah lembaga penelitian Kerajaan Inggris > ¡§Sistem Demokrasi yang akan datang¡¨ melakukan diskusi, kesimpulannya bahwa > sistem Demokrasi Barat memiliki tiga masalah yang menonjol, yaitu pemilihan > demokrasi menjadi ¡§sebuah permaianan¡¨; operasi Demokrasi manjadi > ¡§Pengutamaan modal¡¨; keputusan demokrasi menjadi ¡§Ketetapan Rabun > pendek¡¨. Inilah bentuk demokrasi yang mengganggu pengaturan negara : > Tata-tertib lebih penting dari isi-utama, pembenahan negara menjadi > terhambat. > > C. Mekanisme persatuan masyarakat tidak berfungsi. > Pertama adalah bangkitnya pemikiran extrem. Ahkir-ahkir ini, dalam hal > perdagangan, keimigranan dan keagamaan, pikiran konservativ mucul secara > menyolok. Terlihat adanya gejala sebagian negara Eropa muncul partai-partai > politik berhaluan kanan, misalnya Partai Britain Nasional telah memenangkan > pemilihan di dewan perwakilan, demikian juga di Yunani partai berhaluan > kanan tak segan menggunakan kekerasan menggertak dan mengancam kaum imigran. > > Kedua adalah mandegnya pergeseran dalam masyarakat. Kelas menengah menyusut, > jurang kaya-miskin melebar, dinamika pergeseran dalam masyarakat membeku. > Saat ini 1% orang paling kaya di Inggris, penghasilan rata-ratanya 300 kali > dari 10% orang paling miskin. Pada hal, tahun 70an pada abad yang lalu, 1% > orang terkaya di Amerika menguasai 8% GDP penduduk negeri itu, tetapi, > sampai tahun 2007, orang kaya yang 1% itu telah menguasai 24% kekayaan > Amerika, semakin banyak kaum kelas menegah melorot kedalam garis kemiskinan! > Sampai-sampai, Paul Krugman sipemenang hadiah Nobel ekonomi itu dengan > terkejut berseru: ¡§Impian Amerika¡¨ sudah tiada lagi! Dengan nada tajam > beliau berkata, dinamika pergeseran masyarakat Amerika dalam hal penghasilan > rakyat dan pemerataan sumber-daya alam berada dalam masa terburuk selama 200 > tahun negeri ini berdiri! > > Ketiga adalah menajamnya kontradiksai dalam masyarakat dengan bertambahnya > ¡§peristiwa massal¡¨. Contoh yang paling menyolok adalah munculnya ¡§gerakan > pendudukan¡¨ yang dalam tingkat tidak sama memberi benturan pada kota-kota > tertentu. Essensi dari ¡§gerakan pendudukan¡¨ adalah masyarakat Barat sudah > tidak melihat adanya harapan lagi, mereka nenuntut perubahan. Selain itu, di > Amerika, Inggris, Perancis bahkan di negeri Eropa Utara tertentu telah > terjadi kekerasan yang cukup mengejutkan dunia, pembunuhan bersenjata, > peristiwa kerusuhan massal, hakekatnya adalah manifestasi meruncingnya > kontradiksi sosial. Dilatar-belakangi masalah sosial yang sulit dipecahkan, > peristiwa massal dan peristiwa buruk lainnya akan terjadi tiada > henti-hentinya di Dunia-Barat pada masa yang akan datang. > > D. Hilangnya kesuritauladanan dalam moral. > Pertama adalah merosotnya moral para elit politik. Paling menyolok adalah > kejadian skandal membuka rekening pembayaran untuk keperluan pribadi. Tidak > sedikit anggota DPR Inggris menggunakan wang negara untuk keperluan pribadi. > Dari yang besar membayar cicilan pembelian rumah sampai yang kecil untuk > membayar tissu toilet! Banyaknya jumlah uang dan tingginya kedudukan yang > tersangkut dalam peristiwa ini, dalam sejarah polotik negara kapitalis > jarang tercatat. > > Kedua adalah perusahaan besar yang kehilangan moral. Kejadian yang menyolok > adalah peristiwa ¡§permainan bunga bank¡¨. Barkely Bank di Inggris dan > beberapa bank perdagangan internasional lainnya, secara bersekongkol telah > mempermainkan bunga pinjaman mengeruk keuntungan luar biasa. Dan kejadian > ini semua sepengetahuan para pengawas. Hal seperti ini sudah menjadi > ¡§Aturan main dibawah meja¡¨ ! > Ketiga banyak muncul perbuatan amoral para elit masyarakat. Tahun 2012 > terbongkar skandal pelecehan sex oleh seorang presenter BBC selama 40 tahun. > Tak pelak lagi, peristiwa ini adalah bom besar yang telah memporak > perandakan nama BBC yang selalu memposisikan diri sebagai pembelala moral > dengan sikap seorang ¡¥gentleman¡¦. Peristiwa-peristiwa busuk dibawah > sisitem kapitalisme Barat itu menyangkut moral pejabat, moral pengusaha dan > moral umum. Dan skandal-skandal itu telah menggerogoti nilai-nilai kehidupan > dan nilai-nilai kepentingan dibawah sisitem kapitalisme, juga telah > menyingkap keterbatasan konsep ¡§keseimbangan kekuasaan¡¨. Kesemuanya itu > telah menggoyah kepercayaan masyarakat terhadap kekuasaan politik, kekuasaan > bisnis dan kekuasaan opini dibawah sistem kapitalisme. > > 2. Bagaimana menilai Kapitalisme Barat yang berada dalam kondisi sulit. > Harus dari dua sudut pandang menilai Kapitalisme Barat secara > dialektis-ilmiah. > Sudut pertama, krisis dan kesulitan telah memberi pukulan terhadap Dunia > Barat. Menurut perkiraan ketua panitya Penasehat Ekonomi Gedung-putih, hanya > dari kemunculan krisis-kecil keuangan tahun 2007, sampai krisis itu terbuka > sama sekali pada tahun 2009, kerugian Amerika telah mencapai 16 triliun > dolar, sama dengan 1/4 seluruh kekayaan Amerika! Mengenai Inggris sedang > dibahas apakah akan mengalami ¡§kehilangan 10 tahun¡¨. Dilihat secara > keseluruhan, masalah dan kesulitan yang disebabkan krisis keuangan, sulit > secara cepat dan tuntas diselesaikan. Kemungkinan Dunia Barat dalam jangka > waktu cukup panjang akan berada dalam ¡§kondisi kurang sehat¡¨, pengaruh > negativnya akan terus mempengaruhi ekonomi dunia dan ekonomi negara maju. > Sudut kedua, Barat tetap memiliki potensi cukup besar, kekuatan produksinya > masih berpeluang untuk bertahan. Dilihat dari inti kekuatan produksi, inti > hard-power maupun inti soft-powernya, betapapun mengalami pukulan, secara > keseluruhan kelebihan kekuatan Barat masih jelas terlihat. Tiga serangkai > Amerika, Eropa dan Jepang tetap menduduki lebih 60% GDP seluruh dunia. Barat > masih tetap pemimpin terdepan bagi pengembangan pengetahuan moderen > internasional. Dibidang militer dan keamanan masih berada dalam posisi > leading, dan secara keseluruhan masih menguasai opini dan aturan-main dunia. > ¡§Kemerosotan Dunia Barat¡¨ rupanya masih memerlukan waktu cukup panjang. > > Tentu saja, negara Barat dalam menghadapai krisis juga melakukan introspeksi > dengan melakukan penyesuaian secara sungguh-sungguh dan tentu juga melakukan > reformasi. Usaha ini dilakukan dalam beberapa aspek : > a. Memperbaiki sistem. Contohnya penyatuan mata-uang Eropa diperluas menjadi > persekutuan finansial dan untuk nantinya maju selangkah lagi membentuk > persekutuan politik. Amerika dan Eropa sedang berusaha memperbaiki > perusahaan finansial, melakukan reformasi dalam penerimaan pajak dan sistem > jaminan sosial. Melalui undang-undang, Eropa mengontrol bonus atau premi > yang diberikan kepada pejabat tinggi perbankan dan untuk pertamakalinya > membentuk badan pengawas pers, menutup sejarah yang selalu > dibangga-banggakan : Kebebasan pers ! > > b. Mencari titik pertumbuhan baru ekonomi. Negara-negara kapitalis utama > berturut-turut membuat kebijakan dunia industri yang inti usahanya bersifat > inovasi, antara lain meningkatkan investasi dibidang industri > artificial-inteligent, teknologi kedokteran, bio-teknologi, komunikasi > informatika, 3Dprinting dan sumber energi bersih lingkungan. Amerika dan > Kanada telah membuat terobosan dalam exploitasi oil-shale (kerogen shale), > kebutuhan bahan bakar minyak kelak sudah tidak akan bergantung kepada > negara-negara Timur-tengah lagi. Amerika dan Eropa akan mulai membahas > ¡§Persekutuan strategis perdagangan dan penanaman modal trans atlantic¡¨ > dengan cara menurunkan beaya perdagangan mendorong berkembangnya > perekonomian. > > c. Penyesuaian strategi. Semenjak diguncang krisis ekonomi, kecenderungan > melihat kedalam negara Barat meningkat, titik perhatian berpusat keinternal. > Terutama disebabkan kekuatan rielnya cedera, Barat dipaksa menghitung ulang > ¡§nota perekonomian¡¨, tenaganya lebih diarahkan kebidang perekonomian dan > kesejahteraan rakyat. 10 tahun kedepan Amerika akan memotong anggaran > militernya sebesar 800 milyar, Inggris dalam 5 tahun kedepan juga akan > memotong anggaran militernya sebesar 8%, negara-negara Eropa lainnya juga > sekali lagi akan menurunkan anggaran pertahanannya. > > 3. Tiga Ilham besar bagi Tiongkok atas Kapitalisme Barat yang sedang berada > dalam kondisi sulit. > Ilham pertama: Kita (Tiongkok) telah melihat kelebihan ¡§Jalan¡¨ kita, > dengan percaya diri pertahankan terus ¡§Jalan¡¨ itu. Tak peduli siapapun > yang akan melakukan reformasi dan keterbukaan atau berhadapan dengan krisis > ekonomi internasional, ¡§Jalan¡¨ Sosialisme-Tiongkok telah membuktikan > dirinya secara nyata dan riel dalam hal keeffektifan dan keilmiahannya, dan > telah mendapat pengakuan para tokoh yang berpandangan luas didunia > internasional. Semenjak tahun lalu, kalangan teoritikus Barat telah > mengadakan diskusi berkisar tentang ¡§Jalan¡¨ Tiongkok. Dua pakar Amerika > dari MIT dan Havard telah menerbitkan buku dengan judul ¡§Mengapa Negara > bisa Gagal¡¨. Buku ini telah menimbulkan perdebatan didunia Barat. Buku > tersebut menulis, bahwa negara yang tidak menggunakan sistem demokrasi Barat > ahkirnya pasti akan gagal, maka ¡§Jalan¡¨ Tiongkok tidak bisa bertahan lama, > ahkirnya akan dibuktikan suatu praktek perkembangan yang berusia pendek. > Terhadap pandangan itu, pakar Barat lainnya mengajukan rasa keraguan yang > sangat kuat. Seorang kolomnis terkemuka dari ¡§Financial Times¡¨ Inggris > bernama Rahman menunjukkan : Selama 30 tahun reformasi dan keterbukaan, > Tiongkok telah mengentaskan ratusan juta orang dari kemiskinan didunia ini, > telah merealisir pertumbuhan tinggi ekonomi selama satu atau dua generasi, > sesungguhnya dengan ceroboh memvonis ¡§Jalan¡¨ Tiongkok sudah tidak bisa > meyakinkan lagi masyarakat Barat. Selama terus saja mengabaikan kenyataan, > Barat akan terperosok kedalam krisis penipuan terhadap diri sendiri! > > Ahkir-ahkir ini, ada lagi dua ilmuwan Amerika yang menerbitkan buku > ¡§Pengelolaan sempurna abad 21: Sebuah ¡§Jalan¡¨ tengah yang menyatukan > Barat dan Timur¡¨. Buku ini juga mendapat perhatian yang luas. Buku tersebut > dengan tegas mengatakan, pengelolaan terbaik bagi negara maupun > internasional dikemudian hari haruslah mengambil hasil peradaban Barat dan > Timur. Orang-orang yang berpandangan jauh di Barat semakin menerima > ¡§jalan¡¨ Tiongkok, sudah sewajarnyalah kita harus lebih yakin dan teguh > akan ¡§Jalan¡¨ kita. > > Ilham kedua : Melihat kelebihan teori kita, pertahankan keyakinan teori itu. > Salah satu kelebihan terbesar Sosialisme Tiongkok, terletak pada keteguhan > mempertahankan sebuah sistem teori yang lengkap. Kalau dibanding, partai > pemerintah Barat rata-rata menghaapi satu masalah, terjadi suatu ketidak > jelasan teoritis, tidak punya teori pembimbing yang yang bisa diandalkan, > juga tidak mengembangkan suatu teori yang sistematis. Setiap partai begitu > menang dan menduduki pemerintahan, membuat acaranya sendiri, menyelesaikan > masalah sosial ekonomi lihat kanan lihat kiri, berayun tidak stabil. Menurut > statistik yang dibuat majalah ¡§The Guardian¡¨ Inggris, pemerintah Inggris > sering sekali berubah kebijakan, artinya pemerintahan Barat kurang > memikirkan strategi agar sosial masyarakat dapat ketenangan hidup dan > kepuasan rohani, juga tidak berusaha agar pengalaman dalam pemerintahan bisa > disimpulkan menjadi arah kebijakan dikemudian hari demi melaksanakan > pembangunan teori. Dunia Barat memberi kita satu pelajaran, agar satu negara > bisa berkembang baik, hindarilah gejolak tidak perlu, harus mempertahankan > satu sitem teori yang bisa dijalankan dan berkembang sesuai dengan > perjalanan waktu, kalau tidak, perjalanan akan berliku-liku. Kelebihan > Tiongkok adalah berdiri diatas kondisi nyata, maju sesuai perjalanan waktu, > mengembangkan terus menerus teori pembimbing yang realistis dan bisa > dilaksanakan. > > Ilham ketiga : Dengan kelebihan sistem negara kita (Tiongkok), dengan > keyakinan teguh mempertahankan sistem. Melihat kesulitan yang dialami > kapitalisme Barat, dibanding dengan keberhasilan besar pembangunan > Sosialisme kita, kita punya alasan penuh untuk mempertahankan kepercayaan > diri terhadap strategi sistem Sosialisme. Sistem Sosialisme yang kita > pertahankan dan selalu kita kembangkan itu, sudah dibuktikan berkali-kali > secara nyata cocok dengan kondisi nyata Tiongkok masa kini yaitu memenuhi > tuntutan obyektiv atas berkembangnya kekuatan produksi. > > Sistem ini memiliki kekuatan mobilisir yang sangat besar, terutama saat > memfokuskan kekuatan dalam melaksanakan proyek raksasa, sistem kita mampu > secara konsisten mengangkat derajat kehidupan rakyat dan kekuatan negara dan > bangsa menyeluruh. > Selain itu sistem kita mampu beradaptasi dan menghadapai tantangan rumit > atas globalisasi, zaman-informasi dan pluralisme. Orang Inggris selalu > menarik napas panjang dan terkagum terhadap bangsa Tiongkok dalam effisiensi > kerjanya. Mereka sering malakukan perbandingan dalam pembangunan gedung > bandara T3 di Beijing dengan pembangunan gedung T5 dibandara Heathrow di > London, satu menghabiskan waktu 4 tahun, yang satu lainnya butuh waktu 20 > tahun! Sebuah surat kabar Independent di Inggris mengomentari : ¡§Dibanding > dengan kecepatan Tiongkok, orang Inggris terlalu kaku.¡¨ The Times pun > mengomentari, para pemimpin Barat sudah waktunya belajar effisiensi kerja > orang Tiongkok untuk mengatasi berbagai kelemahan Sistem Barat. > > Memahami tentang Kapitalisme Barat secara ilmiah sekarang ini, selain > masalah teori, juga sebuah kajian besar masalah kenyataan. Diteliti mendalam > kemudian secara tepat menguasainya, bermakna sekali terhadap pelaksanaan > pembangunan negara kita (Tiongkok). Dasawarsa kedua abad ini adalah saat > kita merealisir membangun masyarakat berkecukupan, saat menentukan bagi > reformasi dan keterbukaan lebih dalam dan lebih luas. Untuk ini semua, kita > ditutntut dua arah keluar dan kedalam bekerja lebih baik, berusaha keras > menempati posisi atas perkembangan, menguasai inisiatif dan menguasai masa > depan. > Dui Xi Fang Zi Ben Zhu Yi Kun Jing De Guan Cha Yu Si Kao : San Da Qi Shi > ¹ï¦è¤è¸ê¥»¥D¸q§x¹ÒªºÆ[¹î»P«ä¦Ò: ¤T¤j±Ò¥Ü > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
